Minggu, 08 Februari 2026

Dukung Pertumbuhan Industri, Pertagas Menyalurkan Gas Bumi di KEK Sei Mangkei Sumatra Utara



MPN News, Jakarta, 9 Februari 2026 – Sebagai bagian dari Subholding Gas Pertamina, PT Pertamina Gas (“Pertagas”) bersama anak usahanya PT Pertagas Niaga (“PTGN”) menyalurkan energi bersih di kawasan industri nasional melalui pengaliran gas bumi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Sumatra Utara.

Pertagas berperan sebagai yang membangun fasilitas dan infrastruktur pipa extension KEK Sei Mangkei, kemudian PTGN melaksanakan niaga gas bumi kepada pelanggan industri.

PTGN mendistribusikan gas bumi kepada PT Evyap Sabun Indonesia (“ESI”) sejak Januari 2026 dengan kenaikan volume secara bertahap hingga mencapai 3.800 MMBTUD. Adapun pelanggan ini merupakan salah satu perusahaan di Indonesia yang bergerak pada bidang sektor industri oleochemical.

Komitmen Perluasan Gas Bumi untuk Industri

President Director PTGN, Toto Yulianto, menyampaikan bahwa penyaluran gas bumi ke KEK Sei Mangkei merupakan wujud komitmen perusahaan dalam memperluas pemanfaatan gas bumi di sektor industri nasional.

Ia berharap, penyaluran gas bumi di KEK Sei Mangkei dapat meningkatkan keandalan pasokan energi di kawasan industri strategis nasional sekaligus memperkuat daya saing industri hilir berbasis kimia dan oleochemical di Indonesia.

Keberhasilan pengaliran ini merupakan wujud komitmen PTGN dalam mendukung Pemerintah untuk menyediakan energi gas bumi yang andal, aman, dan berkelanjutan bagi pelaku industri. Kami percaya pemanfaatan gas bumi akan membantu sektor industri oleochemical bertumbuh dan mendapat efisiensi operasional serta sekaligus mendukung target dekarbonisasi industri nasional,” ujar Toto.


Lebih lanjut, Toto menegaskan bahwa PTGN dan Pertagas akan terus berperan aktif dalam menjalin kerja sama strategis dengan berbagai industri dalam negeri untuk menyediakan layanan gas bumi sebagai energi transisi yang bersih dan ramah lingkungan.

Peran Strategis Infrastruktur Pertagas

Corporate Secretary PT Pertamina Gas, Sulthani Adil Mangatur, menjelaskan bahwa Pertagas telah mengoperasikan pipa gas Arun–Belawan yang menjadi tulang punggung penyaluran gas bumi ke KEK Sei Mangkei. Untuk memenuhi kebutuhan industri yang terus berkembang di kawasan tersebut, Pertagas membangun pipa extension KEK Sei Mangkei sebagai penguatan dan menjawab kebutuhan perluasan infrastruktur gas bumi.

“Melalui pengembangan dan pengoperasian infrastruktur pipa gas ini, Pertagas mendukung komitmen Pertamina dalam memperkuat infrastruktur gas bumi nasional, mendorong transisi energi, serta membangun ketahanan energi nasional,” ujar Sulthani.

Pemanfaatan gas bumi sebagai sumber energi yang bersih diharapkan dapat membantu upaya Pemerintah untuk menekan emisi karbon, meningkatkan efisiensi biaya produksi sektor industri, serta mendukung pencapaian target net zero emission, lanjut Sulthani.

Adapun sepanjang tahun 2025, Pertagas telah mencatatkan kinerja transportasi gas yang solid dengan volume transmisi melampaui 1.500 MMSCFD, atau tumbuh sekitar 4% dibandingkan tahun 2024.

Pertagas optimis dapat memberikan komitmennya mendukung swasembada energi nasional dengan mengoptimalkan dan membangun infrastruktur energi terintegrasi untuk menyalurkan energi gas bumi yang aman, andal dan berkelanjutan di Indonesia.


-----------------------------


Sekilas PT Pertamina Gas (Pertagas)

Pertagas merupakan bagian dari Subholding Gas Pertamina yang didirikan pada 23 Februari 2007 untuk memenuhi ketentuan UU No. 22 tahun 2001 dan peningkatan kebutuhan komoditas gas di Indonesia. Pertagas bergerak di sektor midstream dan downstream industri energi di Indonesia yang secara berkelanjutan mengembangkan bisnisnya pada sektor energi baik gas, minyak maupun bentuk energi lainnya di seluruh Indonesia. Kegiatan usaha Pertagas didukung oleh 2 (dua) entitas Anak Usaha yaitu PT Pertagas Niaga dan PT Perta Arun Gas dan 2 (dua) entitas Joint Venture yaitu PT Perta Daya Gas dan PT Perta-Samtan Gas yang memiliki peran aktif dalam usaha Oil & Gas Transportation, Gas Sales, Terminal Usage, LPG Sales dan Facility Usage. Melalui tagline terbarunya Delivering Reliable Energy, Pertagas menggambarkan posisinya dalam bisnis transmisi dan distribusi energi di Indonesia yang telah bertransformasi sebagai penyalur sumber energi dengan memanfaatkan infrastruktur yang telah dibangun, dimiliki dan/atau dioperasikan oleh Pertagas dan afiliasinya. (www.pertagas.pertamina.com)



Sonny H. Sayangbati

LOMBA REELS & FOTOGRAFI BULAN K3 2026

 




MPN News, Jakarta 7 Februari 2026 - Dalam rangka memperingati Bulan K3 Nasional 2026, Pelindo Regional 3 mengundang kamu semua untuk ikut memeriahkan Lomba Reels & Fotografi dengan tema:

✨ "Safety is Start From Me!" ✨

 

Tunjukkan kreativitasmu dalam menangkap momen keselamatan kerja dan menangkan total hadiah jutaan rupiah!

 

💰 Total Hadiah:

 

Juara 1: Rp 3.000.000

Juara 2: Rp 2.000.000

Juara 3: Rp 1.000.000

(Hadiah dalam bentuk saldo E-Money)

 

🗓️ Timeline Penting: Pendaftaran & Pengumpulan: 26 Januari – 10 Februari 2026

 

🔗 Link Pendaftaran:

Lomba Foto: bit.ly/Fotografi_K3Pelindo_2026

Lomba Reels: bit.ly/Reels_K3Pelindo_2026

 

Yuk, ajak teman-temanmu dan tunjukkan kalau K3 itu keren dan dimulai dari diri sendiri!




Sonny H. Sayangbati

UMKM Pertamina Laris Manis di INACRAFT 2026, Digemari Buyer Asing Hingga Tembus Transaksi Miliaran

 



MPN News, Jakarta, 8 Februari 2026 – Produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan PT Pertamina (Persero) menjadi magnet incaran pembeli (buyer) dalam dan luar negeri pada ajang pameran kerajinan The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) Februari 2026 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), 4-8 Februari 2026. Tercatat transaksi UMKM Pertamina hingga hari ke-3 pameran, mencapai miliaran rupiah, serta beberapa komitmen penjualan ekspor. 

Salah satu UMKM yang mencuri perhatian adalah Bali Ayu, brand wellness dan aromaterapi asal Bali milik Komang Yatik. 

“Saya tidak pernah membayangkan produk yang saya rintis dari Kramasan, Gianyar, Bali, bisa dipercaya dan diminati buyer dari berbagai negara. Melalui pameran seperti di Inacraft ini dan pendampingan Pertamina, benar-benar membuka jalan bagi kami untuk melangkah ke pasar global,” ujar Komang. 

Sejumlah buyer mancanegara dari Prancis, Belanda, Jerman, Malaysia, Jepang, Korea Selatan, Argentina, Chili, hingga beberapa negara Afrika tercatat melakukan transaksi langsung sekaligus menjajaki kerja sama jangka panjang dengan UMKM binaan Pertamina.

Buyer dari Malaysia, selain melakukan pembelian produk unggulan secara retail, juga menyepakati rencana pasokan rutin untuk pasar ritel di negeri jiran ini.

Minat buyer internasional juga datang dari Prancis dan Maladewa. Buyer asal Prancis, yang merupakan pemilik sejumlah outlet suvenir ternama, melakukan pemesanan awal dan membuat komitmen pemesanan berkelanjutan dalam skala besar. Sementara itu, buyer dari Maladewa memesan ribuan unit lilin berbahan batok kelapa, menegaskan tingginya minat pasar global terhadap produk berbasis kearifan lokal dan keberlanjutan.

Hal sama juga dirasakan oleh UMKM Agrominafiber yang mendapatkan buyer dari Argentina dan Jepang. Hingga hari ke-3 gelaran INACRAFT, transaksi UMKM binaan Pertamina sudah mencapai Rp7,5 miliar, terdiri dari transaksi retail Rp3,8 miliar dan komitmen buyer Rp3,7 miliar.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyampaikan bahwa capaian tersebut mencerminkan keberhasilan pembinaan UMKM yang dijalankan Pertamina secara konsisten.

“Inacraft merupakan etalase strategis bagi UMKM binaan Pertamina untuk memperluas pasar dan membangun kepercayaan buyer global. Kami mendorong UMKM untuk tidak hanya mencetak penjualan, tetapi juga membangun keberlanjutan usaha agar mampu naik kelas dan bersaing di pasar internasional,” ujar Baron.

Keikutsertaan UMKM binaan Pertamina dalam Inacraft 2026 menegaskan komitmen perusahaan dalam memperkuat ekosistem UMKM nasional, memperluas akses pasar global, serta menjadikan UMKM sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia.  

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan, dengan menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina, berkoordinasi dengan https://www.danantaraindonesia.co.id/.



Sonny H. Sayangbati


Space Iklan Bawah Halaman 1


Space Iklan Bawah Halaman 4