Jumat, 15 Mei 2026

BioKids Color Day, Cara Seru Anak-anak Belajar Mencintai Satwa di Ancol



MPN News, Jakarta, 15 Mei 2026 – Dalam rangka memperingati International Day for Biological Diversity di bulan Mei 

ini dan juga sejumlah hari penting satwa seperti Sun Bear Day, World Turtle Day, dan Binturong Day, PT 

Pembangunan Jaya Ancol Tbk melalui Unit Konservasinya menghadirkan program edukatif bertajuk BioKids 

Color Day pada 16–17 Mei 2026 di Sea World Ancol dan Samudra Ancol.

Kegiatan ini dirancang sebagai pengalaman belajar yang fun, interaktif, dan kreatif bagi anak-anak serta 

keluarga. Melalui aktivitas mewarnai, permainan edukatif, hingga interaksi langsung dengan satwa, BioKids 

Color Day mengajak generasi muda untuk mengenal lebih dekat keanekaragaman hayati sekaligus 

memahami pentingnya menjaga kelestarian alam.

Program edukasi seru ini akan berlangsung di dua lokasi, yaitu:

 Sea World Ancol :

Sabtu & Minggu, 16–17 Mei 2026 Pukul 11.15 WIB hingga selesai

di Amphitheater Sea World Ancol 

 Samudra Ancol

Sabtu & Minggu, 16–17 Mei 2026 Pukul 14.00 WIB hingga selesai

di Taman Rumput Samudra Ancol 

Beragam aktivitas lainnya yang tak kalah menarik telah disiapkan, antara lain:

 Wild Discovery Games, permainan seru untuk mengenal berbagai satwa. 

 Conservation Message Spot, sesi edukasi bersama maskot tentang pentingnya konservasi. 

 Color My Animal Workshop, kegiatan mewarnai karakter satwa favorit. 

 Talk Show & Interactive Reptile, khusus di Samudra Ancol. 

Seluruh pengunjung Sea World Ancol dan Samudra Ancol dapat mengikuti kegiatan ini tanpa biaya 

tambahan.

Sebagai destinasi wisata yang mengedepankan unsur edukasi dan konservasi, Ancol terus berupaya 

menghadirkan program-program inspiratif yang mampu memberikan nilai tambah bagi pengunjung dan 

membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem dan keberagaman hayati Indonesia.

Bagi keluarga muda yang sedang mencari aktivitas akhir pekan yang edukatif sekaligus entertaining, BioKids 

Color Day menjadi pilihan tepat untuk quality time bersama anak sambil belajar tentang satwa dan alam.

Color the Animal, Care for Nature! Karena dari kreativitas sederhana, bisa tumbuh kepedulian besar untuk 

keberlanjutan bumi kita.



Sonny H. Sayangbati

Selasa, 12 Mei 2026

PELNI Perkuat Bisnis Komersial, Sukses Angkut Perdana 55 Ribu Ton Batubara


 

MPN News, Jakarta, 12 Mei 2026 – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) atau PT PELNI (Persero) mencatat pertumbuhan signifikan pada bisnis angkutan barang komersial pada tahun 2026. Hingga April 2026, PELNI telah mengangkut sebanyak 218.918,964 metric ton (MT) barang komersial, yang didominasi oleh muatan batubara sebesar 95% dan pupuk curah sebesar 5%. Capaian tersebut menunjukkan pertumbuhan (year-on-year) sebesar 338% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Salah satu pencapaian tersebut ditandai dengan keberhasilan pelaksanaan shipment perdana pengangkutan batubara skala besar menggunakan kapal bulk carrier jenis Supramax dengan muatan mencapai 55.000 MT. Pengangkutan perdana tersebut dilaksanakan melalui skema voyage charter menggunakan kapal MV Majestic Laksono. Pengiriman berlangsung pada April 2026 dengan rute pengangkutan dari Bontang menuju Surabaya.

Direktur Usaha Angkutan Barang & Tol Laut PELNI Kokok Susanto menyampaikan bahwa pemanfaatan kapal charter berukuran Supramax menjadi langkah strategis PELNI dalam memenuhi kebutuhan pasar terhadap layanan logistik komoditas curah dalam skala besar.

“Shipment perdana pengangkutan batubara dengan muatan 55 ribu ton ini merupakan langkah strategis PELNI dalam mengakselerasi kinerja bisnis angkutan barang. Kami terus mengembangkan kemampuan logistik untuk memberikan solusi pengangkutan yang andal, efisien, dan berdaya saing tinggi,” ujar Kokok.

Kokok Susanto menambahkan bahwa keberhasilan pengangkutan menggunakan kapal Supramax merupakan bagian dari strategi building capacity PELNI dalam memperkuat kompetensi angkutan barang komersial, khususnya pengangkutan komoditas curah dalam jumlah besar. Pengalaman ini sekaligus menjadi portofolio baru bagi lini usaha angkutan barang PELNI dalam memperluas cakupan layanan logistik maritim nasional.

“Kami optimis pengembangan segmen angkutan barang komersial, khususnya komoditas curah seperti batubara, akan memberikan kontribusi positif yang signifikan bagi kinerja perusahaan ke depan. PELNI juga siap memperluas kerja sama dengan berbagai mitra strategis guna mendukung kebutuhan logistik nasional serta memperkuat ketahanan energi Indonesia,” tambah Kokok.

Selain itu, PELNI juga menerapkan strategi sharing capacity melalui kerja sama dengan pemilik kapal guna meningkatkan fleksibilitas operasional dan optimalisasi layanan pengangkutan barang.

Melalui keberhasilan shipment perdana ini, PELNI semakin memperkuat posisinya sebagai penyedia jasa logistik maritim yang andal dan kompetitif. PELNI optimis dapat menjadi mitra logistik terpercaya bagi industri energi nasional sekaligus berkontribusi dalam mendukung rantai pasok komoditas strategis di Indonesia.

Tentang PELNI

PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang jasa pelayaran saat ini mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 483 ruas dan menyinggahi 75 pelabuhan.

Selain angkutan penumpang, PELNI juga melayani 30 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di wilayah 3TP, dimana kapal perintis menyinggahi 229 pelabuhan dengan total 516 ruas dan 2.515 rute. PELNI juga mengoperasikan sebanyak 17 kapal rede. Untuk pelayanan bisnis logistik, saat ini PELNI mengoperasikan 8 trayek tol laut serta satu trayek khusus untuk kapal ternak.


Sonny H. Sayangbati



Ancol Perkuat Keselamatan Wisata Bahari melalui Penerimaan E-Pas Kecil


 

MPN News, Jakarta, 12 Mei 2026 – PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk terus memperkuat komitmennya 

dalam menghadirkan layanan wisata bahari yang aman, nyaman, dan sesuai regulasi. 

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerimaan E-Pas Kecil (surat izin kelaikan 

berlayar) bagi kapal/perahu wisata yang beroperasi di kawasan Ancol.

Penyerahan E-Pas Kecil dilakukan oleh Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otorita 

Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Priok, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, 

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Kapten Heru Susanto kepada Manajemen PT 

Pembangunan Jaya Ancol Tbk yang diwakili oleh Martua Hami Siregar selaku Vice President 

Corporate Affairs, pada Senin (11/5) di Pantai Festival Ancol. 

Selain penyerahan dokumen kapal, kegiatan ini juga disertai dengan sosialisasi keselamatan 

pelayaran serta pemberian jaket keselamatan (life jacket) kepada para operator 

kapal/perahu wisata.

Program E-Pas Kecil merupakan dokumen resmi bagi kapal dengan ukuran di bawah GT 7 

yang berfungsi sebagai bukti legalitas kapal, pemenuhan aspek keselamatan pelayaran, serta 

dapat dimanfaatkan sebagai dokumen pendukung untuk akses pembiayaan usaha.

“Keselamatan pengunjung serta operator kapal wisata menjadi prioritas utama kami. 

Penerimaan E-Pas Kecil ini merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh 

operasional wisata bahari di Ancol memenuhi standar keselamatan dan ketentuan pelayaran 

yang berlaku,” ujar Martua Hami Siregar, Vice President Corporate Affairs PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk.

Melalui langkah ini, Ancol menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan standar 

keselamatan transportasi wisata bahari dan kualitas layanan serta memberikan rasa aman 

bagi seluruh pengunjung yang menikmati berbagai aktivitas wisata bahari di kawasan 

destinasi wisata unggulan Jakarta.

Sinergi antara regulator, pengelola kawasan, dan pelaku usaha diharapkan terus terjalin 

guna mendukung sektor pariwisata nasional yang profesional, aman, dan berdaya saing



Sonny H. Sayangbati

Senin, 11 Mei 2026

Indonesia dan Australia Perkuat Kerja Sama Keselamatan Transportasi Melalui Indonesia-Australia Transport Safety Forum



MPN News, AUSTRALIA (12/5) – Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Australia kembali menegaskan komitmen bersama untuk meningkatkan kerja sama keselamatan transportasi melalui penyelenggaraan Indonesia-Australia Transport Safety Forum yang berlangsung di Canberra dan Sydney, Australia, pada 4–8 Mei 2026.

Kegiatan tersebut merupakan forum strategis tingkat pejabat tinggi di bidang transportasi dalam kerangka kerja sama Indonesian Transport Safety Assistance Package (ITSAP) antara Indonesia dan Australia. Forum ini menjadi wadah penguatan kolaborasi bilateral guna mendukung terciptanya sistem transportasi yang selamat, aman, dan berkelanjutan.

Delegasi Republik Indonesia dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan, Arif Toha, didampingi Kepala Pusat Fasilitasi Kemitraan dan Kelembagaan Internasional (PFKKI), Amiruddin, Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP), Triono, serta perwakilan dari Basarnas, KNKT, AIRNAV, dan unit kerja terkait.   

Sementara itu, delegasi Australia dipimpin oleh Secretary of the Department of Infrastructure, Transport, Regional Development, Communications, Sport and the Arts, Jimm Betts. Forum ini turut dihadiri oleh perwakilan otoritas keselamatan transportasi, regulator maritim, serta pemangku kepentingan terkait dari kedua negara.

Forum tersebut membahas evaluasi kerja sama keselamatan transportasi yang terjalin antara Indonesia dan Australia, sekaligus menyusun action plan kerja sama periode 2026–2027. Lingkup pembahasan dalam forum meliputi berbagai isu strategis, antara lain keselamatan pelayaran, perlindungan lingkungan maritim, peningkatan koordinasi pencarian dan pertolongan (SAR), investigasi insiden transportasi, penguatan kebijakan dan regulasi keselamatan transportasi, serta peningkatan kapasitas kelembagaan dan sumber daya manusia di sektor transportasi.

Plt. Direktur KPLP, Triono, mengungkapkan bahwa pada forum tersebut juga dilaksanakan Subworking Group Meeting antara Direktorat KPLP dan Australian Maritime Safety Authority (AMSA). 

“Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas sejumlah program tindak lanjut di bidang perlindungan lingkungan maritim yang akan dilaksanakan secara kolaboratif,” ujar Triono. 

Adapun program kerja sama yang akan ditindaklanjuti meliputi Basic Equipment Operation (BEO Training), OILMAP Training, SPILL ASIA, National Plan Exercise Australia, Regional MARPOL Exercise, Oil Sampling Training.

“Melalui forum ini, Indonesia dan Australia menegaskan komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi dan kerja sama di sektor transportasi, khususnya dalam mewujudkan sistem transportasi yang selamat, aman, dan berkelanjutan demi mendukung konektivitas regional dan pertumbuhan ekonomi kedua negara,” tutup Triono.



Sonny H. Sayangbati 

PT Pelindo Sinergi Lokaseva Bangun Kawasan Industri Kuala Tanjung (KIKT), Dukung Hilirisasi dan Kawasan Industri Terintegrasi


 

MPN News, Jakarta, 12 Mei 2026 – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) terus memperkuat perannya dalam pengembangan kawasan yang terintegrasi dengan pelabuhan. Di sisi utara pulau Sumatera, SPSL melakukan pembangunan Kawasan Industri Kuala Tanjung (KIKT) di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara yang terhubung langsung dengan Pelabuhan Kuala Tanjung. Langkah ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam membangun ekosistem port-led industrial infrastructure yang terintegrasi, efisien, dan berkelanjutan guna menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.

Kawasan Industri Kuala Tanjung (KIKT) merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang berada di jalur strategis Selat Malaka, salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia. KIKT memiliki berbagai keunggulan strategis, di antaranya konektivitas dengan akses Tol Medan–Kuala Tanjung, kedekatan dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangke, industri pengolahan aluminium, serta berada pada hinterland perkebunan kelapa sawit yang luas. Posisi tersebut menjadikan KIKT memiliki potensi besar sebagai kawasan industri berbasis pelabuhan yang mendukung pengembangan industri hilir dan perdagangan internasional.

Senior Vice President Sekretariat Perusahaan PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Dewi Fitriyani menyampaikan bahwa pengembangan KIKT merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung agenda strategis pemerintah terkait Transformasi Ekonomi Indonesia melalui hilirisasi sumber daya alam, peningkatan produktivitas secara masif dan ekonomi yang terintegrasi dengan jaringan rantai global dan domestik serta ekspor yang kokoh. 

“Sejalan dengan arah kebijakan pemerintah tahun 2026 dalam penguatan hilirisasi dan penguatan daya saing, integrasi kawasan industri dengan pelabuhan diharapkan mampu meningkatkan efisiensi rantai pasok, memperkuat konektivitas industri nasional, serta meningkatkan daya tarik investasi di wilayah Sumatera Utara,” ujar Dewi.

Pengembangan Kawasan Industri Berbasis Pelabuhan

Dalam pengembangannya, KIKT dikelola melalui anak usaha PT Pelindo Sinergi Lokaseva, yaitu PT Prima Pengembangan Kawasan (PPK), yang terus mendorong pembangunan infrastruktur dasar kawasan sebagai tahap awal pengembangan. Hingga saat ini, pembangunan gate kawasan dan jalan masuk (access road) telah diselesaikan sebagai akses utama menuju area pengembangan kawasan industri.

Pembangunan infrastruktur dasar tersebut menjadi langkah penting dalam mendukung kesiapan kawasan menuju pengembangan berikutnya secara bertahap. Ke depan, berbagai infrastruktur pendukung lainnya juga akan terus dikembangkan guna mempersiapkan kawasan industri yang modern, terintegrasi, dan berdaya saing.

Selain pembangunan fisik kawasan, PT PPK juga memperkuat aspek tata kelola dan kepastian hukum aset perusahaan. Pada awal tahun 2026, PT PPK menerima 31 sertifikat tanah Tahap I Bagian A dan B hasil pendampingan hukum bersama Kejaksaan Negeri Batu Bara. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat pengamanan aset serta mendukung implementasi Good Corporate Governance (GCG) melalui sinergi lintas instansi.

Upaya pengembangan KIKT juga terus diperkuat melalui koordinasi strategis antar entitas Pelindo Group. Dalam Rapat Progress Program Prioritas Pengembangan Ekosistem Kuala Tanjung yang diselenggarakan PT Pelabuhan Indonesia bersama entitas anak dan mitra strategis pada April 2026, dibahas berbagai langkah percepatan pengembangan kawasan industri dan penguatan konektivitas Pelabuhan Kuala Tanjung sebagai simpul strategis perdagangan internasional.

Pengembangan Kawasan Industri Kuala Tanjung diarahkan menjadi kawasan industri berbasis pelabuhan (port-led industrial/logistic infrastructure) yang terkoneksi langsung dengan jalur perdagangan internasional. Integrasi kawasan dan pelabuhan tersebut diharapkan dapat mendukung agenda pemerintah dalam penguatan ekonomi nasional.

Melalui pengembangan KIKT, PT Pelindo Sinergi Lokaseva berkomitmen mendukung pengembangan kawasan industri terintegrasi yang mampu menciptakan nilai tambah bagi pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai perdagangan kawasan maupun global.



Sonny H. Sayangbati

Kemenhub Kawal Ketat Penanganan Insiden Taruna Praktek Laut yang Terjatuh di Perairan Norwegia


 

MPN News, JAKARTA (10/5) – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan terus melakukan pengawalan intensif terhadap penanganan insiden Man Overboard (MOB) yang menimpa seorang taruna Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar, Aslan Yusuf, saat sedang melaksanakan praktek laut (sea practice) di atas kapal tanker MT. Alfa Baltica.

Insiden tersebut dilaporkan terjadi pada tanggal 5 April 2026 di perairan barat daya Stavanger, Norwegia, saat kapal sedang dalam pelayaran menuju Lithuania. Korban terjatuh dari kapal akibat terjangan gelombang besar di tengah cuaca ekstrem Badai Dave.

Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Samsuddin, menegaskan bahwa Ditjen Hubla telah berkoordinasi secara aktif dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Luar Negeri, KBRI Oslo, perusahaan (manning agency), dan pihak sekolah untuk memastikan proses investigasi dan pemenuhan hak-hak korban berjalan transparan.

"Situasi Man Overboard atau orang jatuh ke laut adalah kondisi darurat yang membutuhkan tindakan penyelamatan seketika. Dalam insiden ini, prosedur darurat dilaporkan telah dilaksanakan dengan segera, mulai dari teriakan peringatan, pelemparan pelampung (life buoy), hingga operasi SAR yang melibatkan helikopter dan kapal di sekitar lokasi," ujar Samsuddin di Jakarta.

Berdasarkan laporan kronologi, korban sedang bersama tim awak kapal lainnya melakukan penanganan pada tali kawat baja (mooring wire) yang bergeser akibat cuaca buruk. Pada pukul 15.57 waktu setempat, gelombang besar menghantam sisi kanan kapal yang menyebabkan korban terlempar ke laut. Upaya pencarian oleh Joint Rescue Coordination Centres (JRCC) Norwegia dilakukan hingga pukul 21.00 waktu setempat, namun terkendala suhu air yang sangat rendah (6°C) dan kondisi badai. 

Samsuddin menambahkan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah perlindungan dan kepastian hak bagi keluarga korban. 

"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga Aslan Yusuf. Saya tegaskan bahwa proses rekrutmen dan penempatan taruna ini telah mengikuti regulasi yang berlaku. Kami menuntut transparansi penuh dari PT Hanmarine Global Indonesia selaku agen pengirim dan terus memantau proses investigasi yang saat ini tengah dilakukan oleh otoritas bendera kapal (Bahamas) serta pemilik kapal," tegasnya.

Saat ini, pihak Kepolisian Norwegia juga telah meminta sampel DNA korban melalui barang pribadi di atas kapal untuk keperluan identifikasi internasional melalui sistem Interpol, sebagai langkah antisipasi jika korban ditemukan di masa mendatang.

Mengenai status hukum dan asuransi, Ditjen Hubla melalui Bagian Hukum dan Kerja Sama menekankan bahwa penetapan status korban oleh otoritas berwenang merupakan dasar mutlak untuk pengajuan klaim asuransi dan kompensasi, saat ini perushaan sudah memberikan kompensasi serta dalam proses pengurusan claim asuransi yang nantinya disampaikan kepada Keluarga Aslan.

"Kami telah menugaskan Kepala Subdirektorat Kepelautan untuk melakukan pendampingan langsung kepada pihak keluarga di Pinrang, Sulawesi Selatan. Kami memastikan bahwa komunikasi akan terus dibuka secara luas agar pihak keluarga mendapatkan informasi yang valid dan hak-hak korban terpenuhi secara adil dan layak sesuai ketentuan perundang-undangan," tutup Samsuddin.

Sebagai bentuk tindak lanjut, Ditjen Hubla mendorong dilakukannya koordinasi intensif antara pihak perusahaan, PIP Makassar, dan otoritas terkait di Lithuania tempat kapal MT. Alfa Baltica saat ini bersandar, guna mendapatkan kejelasan status final dari Aslan Yusuf.



Sonny H. Sayangbati

Sabtu, 09 Mei 2026

Ditjen Hubla Tingkatkan Kesiapsiagaan Penanganan Tumpahan Minyak Melalui Kolaborasi Global



MPN News, BATAM (9/5) – Dalam rangka memperkuat kesiapsiagaan dan respons terhadap insiden pencemaran laut, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP) turut berpartisipasi dalam Lokakarya “Optimasi Manajemen Tumpahan Minyak: Kesiapsiagaan dan Respons Sesuai dengan Standar Global” pada tanggal 6-7 Mei 2026 di Batam, Kepulauan Riau.

Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antara Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan bersama PT Pertamina Patra Niaga dan PT Pertamina Port and Logistics, serta mitra internasional seperti Global Initiative for Southeast Asia (GI SEA), ITOPF, dan Oil Spill Response Limited (OSRL) Singapore. 

Dalam sambutannya, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur KPLP yang mewakili Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Triono, menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kerja sama yang terus terjalin dalam menjaga keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan maritim Indonesia.  

“Sinergi dan kolaborasi yang kuat antarinstansi serta seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam mewujudkan pelayaran yang selamat, aman, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat upaya perlindungan lingkungan maritim nasional,” ujar Triono.

Menurutnya, Lokakarya ini menjadi forum stratetgis yang bertujuan untuk memperkuat kapasitas teknis, koordinasi, serta penerapan standar global di bidang penanggulangan tumpahan minyak yang selaras dengan standar internasional, termasuk Konvensi Marine Pollution (MARPOL) dan International Convention on Oil Pollution Preparedness, Response and Co-operation (OPRC) 1990.  

“Melalui sinergi dan kerja sama, kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Indonesia dalam meningkatkan kapasitas nasional bersama berbagai pemangku kepentingan, baik nasional maupun internasional,” ungkap Triono.

Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah Table Top Exercise untuk menguji, mendalami, dan memverifikasi rencana kedaruratan insiden tumpahan minyak melalui simulasi diskusi skenario. Para peserta didorong untuk aktif berdiskusi, berbagi pengalaman, serta memperkuat koordinasi lintas sektor guna menciptakan sistem kesiapsiagaan dan respons tumpahan minyak yang lebih optimal, efektif, dan berstandar global.



Sonny H. Sayangbati

Jumat, 24 April 2026

Pelindo Dukung Pengembangan Dryport di Kawasan Industri Batang

 


MPN News, Batang, 23 April 2026 — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (Perseroda), dan Perumda Aneka Usaha Kabupaten Batang secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) terkait pengembangan Dry Port di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Selasa, (21/04/2026).

Penandatanganan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem logistik nasional, khususnya di kawasan industripolis Batang. Kerja sama ini bertujuan untuk mendorong pengembangan sistem logistik yang terintegrasi, efisien, dan berdaya saing tinggi, sekaligus menjawab kebutuhan konektivitas kawasan industri dengan pelabuhan dan jaringan distribusi nasional.

Pengembangan dry port berbasis rel ini akan menjadi tulang punggung logistik yang menghubungkan kawasan industri dengan pelabuhan laut secara lebih efektif dan berkelanjutan. DryPort Industropolis Batang dirancang sebagai gerbang ekspor-impor bagi tenant industri sekaligus pusat konsolidasi logistik regional.

Fasilitas ini diharapkan mampu menekan biaya logistik nasional serta memangkas waktu distribusi secara signifikan melalui integrasi moda transportasi berbasis kereta api dan jaringan pelabuhan.

Pengembangan dryport ini akan dibangun di atas lahan sekitar 30 hektare dengan kapasitas awal mencapai 600.000 hingga 650.000 TEUs per tahun dan berpotensi meningkat hingga 1 juta TEUs seiring pertumbuhan kawasan.

Kehadiran fasilitas ini akan memperkuat konektivitas logistik di Jawa Tengah serta mendukung jaringan perdagangan domestik maupun global. Kolaborasi lintas sektor antara BUMN, pemerintah daerah, dan pengelola kawasan industri ini menjadi wujud nyata sinergi dalam mendorong integrasi logistik nasional. Penguatan konektivitas berbasis rel yang terhubung langsung dengan pelabuhan dinilai sebagai solusi strategis untuk meningkatkan efisiensi rantai pasok dan menekan biaya logistik nasional.

Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Ali Murtopo Simbolon, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dalam pengembangan dry port ini.

Ia menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan langkah awal yang penting dalam memperkuat sistem logistik nasional.

“Penguatan konektivitas berbasis rel dan integrasi dengan pelabuhan menjadi kunci untuk menurunkan biaya logistik nasional. Inisiatif seperti di Industropolis Batang ini adalah contoh konkret bagaimana kolaborasi dapat menghadirkan solusi nyata bagi efisiensi dan daya saing ekonomi Indonesia,” ujarnya.

Ia juga berharap pembangunan dry port ini dapat berjalan sesuai rencana dan menjadi model pengembangan logistik terintegrasi di berbagai kawasan industri lainnya di Indonesia.

Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Achmad Muchtasyar menyampaikan bahwa pengembangan dryport ini akan menjadi perpanjangan layanan pelabuhan yang mendekatkan proses logistik ke kawasan industri. Hal ini diyakini mampu meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat arus barang, serta memperkuat konektivitas dengan jaringan pelabuhan global.

“Kami sudah menyiapkan Pelabuhan Batang sebagai penompang dan pintu masuk logistik di KITB, dengan adanya dryport ini akan menjadi penguat layanan kepelabuhanan dan konektovitas logistik yang cepat dan efisien”. Ujar Achmad Muchtasyar.

Sementara itu, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin menegaskan komitmennya dalam menyediakan layanan angkutan barang berbasis rel yang andal dan berkelanjutan, yang diharapkan menjadi game changer dalam sistem distribusi logistik nasional.

Pengembangan dry port ini akan dilaksanakan secara bertahap, dimulai dari tahap perencanaan dan studi kelayakan pada tahun 2026, dilanjutkan dengan pembangunan infrastruktur pada periode 2027–2028, hingga tahap operasional dan pengembangan lanjutan sesuai kebutuhan pasar.

Melalui kolaborasi strategis ini, para pihak berkomitmen untuk mendorong peningkatan daya saing industri nasional, memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global, serta menciptakan sistem logistik yang lebih efisien, terintegrasi, dan berkelanjutan.



Sonny H. Sayangbati

Pasar Seni Ancol Meriahkan International Jazz Day & Pameran Seni - Rangkaian Menuju Jakalcer Festival Seamphony of The Art

 


MPN News, Jakarta, 24 April 2026 — PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk melalui Pasar Seni Ancol kembali 

menghadirkan rangkaian kegiatan seni dan budaya sebagai bagian dari komitmen 

menghadirkan ruang kreatif bagi masyarakat. Dalam momentum memperingati International 

Jazz Day, Pasar Seni Ancol menggelar dua event spesial bertajuk “Jazz Night with Sumber Ria 

Live in Collaboration featuring Andien” dan “Pura Pura Rupa” Art Exhibition pada Jumat, 

24 April 2026.

Kegiatan ini menjadi pembuka menuju event besar Pasar Seni Ancol di bulan Juni 2026, yakni 

Jakalcer (Jakarta Cultural Festival) : Seamphony of the Art, sebuah perayaan seni yang 

menghadirkan art exhibition, art performance, community collaboration, bazaar culinary, live 

painting, art activities & experience, hingga flora & fauna.

Direktur PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Eddy Prastiyo menyampaikan bahwa “Momentum 

International Jazz Day menjadi kesempatan yang sangat baik untuk menghadirkan energi baru 

di Pasar Seni Ancol. Kami ingin menjadikan kawasan ini bukan hanya sebagai destinasi yang 

‘legend’, tetapi juga sebagai pusat interaksi kreatif yang mempertemukan seni visual, musik, 

budaya, dan komunitas. Ini sekaligus menjadi langkah awal menuju Jakalcer sebagai perayaan 

besar budaya Jakarta dalam menyambut HUT ke-499 Kota Jakarta,” ujarnya.

Pameran seni “Pura Pura Rupa” menghadirkan karya dua seniman, Nanek dan Bang Black, 

yang menampilkan eksplorasi artistik dengan karakter visual yang kuat dan reflektif. Pameran 

ini berlangsung pada 24–30 April 2026 di North Art Space, Pasar Seni Ancol, menghadirkan art 

exhibition, live music, dan art talk yang terbuka untuk publik.

Suasana Pasar Seni Ancol semakin semarak melalui gelaran Jazz Night bersama Sumber Ria 

Live in Collaboration featuring Andien, yang menghadirkan nuansa musikal yang hangat dan 

intim di tengah atmosfer artistik Pasar Seni. Perhelatan ini menjadi simbol kolaborasi lintas 

generasi dan lintas disiplin seni dalam merayakan jazz sebagai bahasa universal yang menyatukan.

Sebagai bagian dari rangkaian menuju Jakalcer, Pasar Seni Ancol akan terus menghadirkan 

berbagai program menarik yang melibatkan seniman, komunitas kreatif, pelaku budaya, hingga 

generasi muda sehingga menjadi destinasi pilihan bagi masyarakat Jakarta dan wisatawan 

sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai kota kreatif yang dinamis, berbudaya, penuh inspirasi dan.berkelas dunia.

Saatnya menikmati suasana kreatif, seru, dan penuh inspirasi di Pasar Seni Ancol !




Sonny H. Sayangbati

Rabu, 22 April 2026

Pelindo Dukung Percepatan PSEL untuk Solusi Sampah Berkelanjutan

 



 

MPN News, Jakarta, 22  ceApril 2026 – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo turut serta dalam penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tahap pertama pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), yang merupakan inisiatif Pemerintah sebagai solusi pengelolaan sampah yang ramah lingkungan sekaligus menghasilkan energi listrik yang bersih dan berkelanjutan. 

Penandatanganan kerja sama yang dilaksanakan di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta (Selasa 21/04/2026), merupakan bagian dari percepatan implementasi Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 tentang Penanganan Sampah Perkotaan melalui Pengolahan Sampah menjadi Energi Terbarukan berbasis teknologi ramah lingkungan.

Dalam program ini, Pelindo menyiapkan lahan di area Benoa, Bali, sebagai lokasi pembangunan fasilitas PSEL, bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kota Denpasar.

Wakil Direktur Utama Pelindo, Drajat Sulistyo, menyampaikan bahwa keterlibatan Pelindo dalam proyek ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung agenda keberlanjutan nasional sekaligus memperkuat peran pelabuhan sebagai ekosistem logistik yang ramah lingkungan.⅘5

“Pelindo berkomitmen untuk mendukung penuh program pemerintah dalam penanganan sampah melalui pengembangan PSEL. Kami turut menyiapkan lahan HPL Pelindo di area Benoa sebagai bentuk kontribusi nyata perusahaan dalam mendorong pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan,” ujar Drajat.

Melalui kolaborasi lintas sektor antara BUMN dan pemerintah daerah, pembangunan PSEL diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang dalam mengurangi volume sampah perkotaan sekaligus mendukung transisi menuju energi bersih di Indonesia.



Sonny H. Sayangbati

Selasa, 21 April 2026

Danantara Indonesia Buka Pelatihan Semikonduktor Bersama Arm untuk Talenta Indonesia


 

MPN News, Jakarta 21 April 2023 - Industri semikonduktor menjadi fondasi bagi berbagai teknologi masa depan mulai dari AI, perangkat pintar, hingga kendaraan listrik. Kini saatnya mengambil peran dalam transformasi tersebut.

Danantara Indonesia bersama Arm dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta didukung oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, menghadirkan program Joint Semiconductor Training untuk talenta Indonesia.

Program ini memberikan kesempatan untuk belajar langsung dari praktisi global, memahami ekosistem teknologi terkini, serta membuka peluang karier di industri semikonduktor yang terus berkembang.

Bagi Anda dengan latar belakang Ilmu Komputer atau Teknik Elektro, inilah saatnya untuk melangkah lebih jauh.

Pendaftaran dibuka hingga 3 May 2026 dan pelatihan akan dilaksanakan di Jakarta.

Mari ambil peran dalam membangun masa depan teknologi Indonesia.



Sonny H. Sayangbati

Serangan Misil di Laut Arab, Kemenhub Gerak Cepat Fasilitasi Pemulangan Pelaut WNI

 



MPN News, JAKARTA (21/4) – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut memastikan penanganan cepat terhadap pelaut Warga Negara Indonesia (WNI) yang terdampak insiden kapal MV Gold Autumn di perairan Laut Arab, termasuk fasilitasi pemulangan ke Indonesia serta pemenuhan hak-hak pelaut.

Terdapat 3 (tiga) orang Pelaut WNI yang difasilitasi pemulangannya antara lain Adhelan Azhiz Fiqih, Robi Andika Saputra, dan Farhan Setio Budi. Ketiganya tiba di Indonesia pada Minggu, 19 April 2026 di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan fasilitas penjemputan oleh Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

Penjemputan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan perusahaan keagenan dan penempatan awak kapal beserta asosiasi pelaut.

Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Samsuddin, menegaskan bahwa keselamatan pelaut Indonesia merupakan prioritas utama dalam setiap penanganan keadaan darurat di sektor pelayaran.

“Dalam situasi apapun, negara memastikan pelaut Indonesia tidak dibiarkan menghadapi risiko sendiri. Penanganan dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan menyeluruh,” ujarnya.

Pendampingan dan Proses Repatriasi

Pasca evakuasi, pelaut WNI yang selamat dibawa ke Karachi, Pakistan, dan mendapat pendampingan dari perusahaan pengelola kapal, yaitu SHANGHAI DEFENG SHIPPING CO., LTD. 

Seluruh dokumen perjalanan yang hilang akibat insiden tersebut kemudian diterbitkan kembali melalui koordinasi antara perwakilan RI dan pihak terkait guna memastikan kelancaran proses kepulangan ke Indonesia.

Penanganan kasus ini merupakan hasil koordinasi yang baik antara Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Perkapalan dan Kepelautan, Kementerian Luar Negeri melalui Direktorat Perlindungan WNI, serta KJRI Karachi, yang berkomitmen dalam proses pemulangan, pemeriksaan kesehatan, dan pemenuhan kebutuhan dasar pelaut.

Rangkaian Insiden di Laut Arab

Insiden terjadi pada 8 April 2026 pukul 11.00 waktu setempat saat MV Gold Autumn berlayar di Laut Arab. Kapal mengalami serangan misil yang mengenai ruang muat nomor 4 dan memicu kebakaran pada muatan. Sekitar 15 hingga 20 menit kemudian, terjadi serangan lanjutan yang menyebabkan kerusakan pada area akomodasi serta kebakaran di anjungan. 

Situasi yang semakin memburuk mendorong sebagian awak kapal melakukan evakuasi darurat menggunakan sekoci penyelamat, namun sekoci tersebut mengalami gangguan mesin sehingga awak kapal hanyut di laut terbuka.

Para awak kapal akhirnya berhasil ditemukan sekitar pukul 19.30 waktu setempat oleh kapal MV Eunice dan dievakuasi dalam keadaan selamat.

Melihat insiden tersebut, Samsuddin menegaskan bahwa keselamatan pelaut Indonesia merupakan prioritas utama dalam setiap penanganan keadaan darurat di sektor pelayaran.

“Penanganan ini tidak hanya fokus pada evakuasi, tetapi juga memastikan seluruh hak pelaut terpenuhi, mulai dari aspek keselamatan, administrasi, hingga tanggung jawab pihak terkait,” tegas Samsuddin.

Lebih lanjut, Ditjen Perhubungan Laut menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat perlindungan pelaut Indonesia, khususnya dalam menghadapi dinamika risiko pelayaran di perairan internasional.

“Penguatan sistem perlindungan pelaut Warga Negara Indonesia (WNI) akan terus kami tingkatkan melalui pengawasan, koordinasi lintas sektor, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi darurat,” tutupnya. 



Sonny H. Sayangbati

Kajati Jabar Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban Fase I-2

 


MPN News, Subang, 21 April 2026 — Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Hermon Dekristo, bersama Kepala Kejaksaan Negeri Subang, Noordien Kusumanegara, meninjau langsung progres pembangunan Pelabuhan Patimban Fase I-2 di Kabupaten Subang, Senin (20/4).

Kunjungan tersebut diterima oleh Kepala Kantor KSOP Kelas II Patimban, Mohd Arief Agustian. Dalam peninjauan lapangan, rombongan melihat langsung pekerjaan konstruksi Terminal Kendaraan (Paket 5) dan Terminal Peti Kemas Nomor 2 (Paket 6).

Progres pembangunan kedua paket tersebut terus berjalan sesuai rencana, dengan target penyelesaian Juli 2026 untuk Paket 5 dan Oktober 2026 untuk Paket 6.

Kepala KSOP Patimban menyampaikan bahwa Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui KSOP Patimban berkomitmen menyelesaikan pembangunan Pelabuhan Patimban sesuai target yang telah ditetapkan. Proyek ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diharapkan dapat memperkuat konektivitas logistik nasional.

“Penyelesaian pembangunan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan kinerja operasional pelabuhan, khususnya dalam melayani ekspor-impor kendaraan, peti kemas, serta layanan kepelabuhanan lainnya,” ujar Arief.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat menegaskan pentingnya pembangunan Pelabuhan Patimban dan jalan aksesnya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. Kejati Jawa Barat bersama Kejari Subang juga berkomitmen untuk terus mendukung dan mengawal penyelesaian proyek strategis nasional tersebut.



Sonny H. Sayangbati 

Peringatan Hari Kartini : Penguatan Peran Perempuan di Industri Wisata

 


MPN News, Jakarta, 21 April 2026 – Dalam industri pariwisata, peran perempuan semakin kuat sebagai penggerak 

utama yang menghadirkan nilai, empati, dan inovasi. Di lingkungan Ancol Taman Impian, peran 

perempuan semakin strategis dalam membentuk wajah pariwisata modern yang inklusif, berkelanjutan, 

dan berdaya saing tinggi.

Di unit operasional, mulai dari pelayanan pengunjung, pengelolaan destinasi, pengembangan kreatifitas, 

hingga kepemimpinan, perempuan menghadirkan perspektif yang memperkaya pengalaman wisata. 

Inilah sejumlah peran kunci yang dijalankan oleh perempuan-perempuan hebat :

 Dunia Fantasi Ancol : Seluruh petugas wahana akan diisi oleh perempuan yang akan 

memberikan pelayanan ramah dan profesional demi pengalaman pengunjung yang 

menyenangkan.

 Sea World Ancol: Underwater Diver Kartini's Day - Penampilan diver perempuan (penyelaman 

di Akuarium Raksasa) dengan profesionalisme dan ketangguhan.

 Samudra Ancol : Para keeper perempuan akan memukau pengunjung dengan pertunjukan 

mamalia laut yang edukatif dan menghibur.

 Atlantis Water Adventure: Life guard perempuan akan bersiaga dan terlatih untuk menjaga 

keselamatan pengunjung di seluruh wahana air.

 Jakarta Bird Land: Keeper perempuan akan menjaga dan menampilkan satwa dengan penuh 

kasih sayang dan profesionalisme.

Khusus di Hari Kartini ini, Ancol memberikan Promo Khusus untuk Kartini-Kartini Indonesia. Hanya 

dengan 1 tiket harga Rp 121.000,- Pengunjung khusus Perempuan dapat menikmati semua unit rekreasi 

(Dufan, Sea World Ancol, Samudra, Atlantis dan Jakarta Bird Land)

Syarat dan Ketentuan :

* 1 Tiket GRATIS ke SEMUA unit rekreasi (Dufan, Sea World Ancol, Samudra, Atlantis Ancol, Jakarta 

Bird Land!)

* Promo ini khusus untuk para Perempuan

* Pembelian tiket secara Online: tanggal 21 - 26 April 2026 di ancol.com

* Pembelian tiket secara Offline hanya pada tanggal 26 April 2026

* Tiket digunakan untuk kunjungan tanggal 26 April 2026

* Harga belum termasuk tiket masuk gerbang Ancol (PGU) & tiket kendaraan.

Ke depan, Ancol Taman Impian berkomitmen untuk terus memperkuat kontribusi perempuan sebagai 

pilar penting dalam transformasi industri wisata. Dengan semangat kolaborasi dan kesetaraan, 

perempuan tidak hanya menjadi bagian dari perjalanan Ancol, tetapi juga menjadi kekuatan yang 

menentukan arah masa depan pariwisata Indonesia.

SELAMAT HARI KARTINI – Teruslah melayani dengan sepenuh hati dan tetaplah terseyum untuk Ancol 

yang lebih baik!



Sonny H. Sayangbati

Senin, 20 April 2026

Perkuat Kompetensi Marine Inspector, Ditjen Hubla Gelar Bimtek Pemeriksa Keselamatan Kapal

 

 

MPN News JAKARTA (21/4) — Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kualitas Pejabat Pemeriksa Keselamatan Kapal Tahun Anggaran 2026 pada 20–22 April 2026 di Jakarta.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, kapasitas, dan kompetensi para Pejabat Pemeriksa Keselamatan Kapal (Marine Inspector) dalam memastikan standar keselamatan pelayaran tetap terjaga sesuai ketentuan yang berlaku.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, dalam sambutannya saat membuka acara, menegaskan bahwa peran Pejabat Pemeriksa Keselamatan Kapal sangat strategis dalam memastikan setiap kapal yang beroperasi telah memenuhi persyaratan teknis, kelaiklautan, serta standar keselamatan sesuai dengan regulasi nasional maupun konvensi internasional.

“Pejabat Pemeriksa Keselamatan Kapal memiliki tanggung jawab penting dalam memastikan keselamatan pelayaran. Kompetensi dan integritas menjadi kunci utama agar setiap kapal yang berlayar benar-benar memenuhi standar kelaiklautan yang telah ditetapkan,” ujar Dirjen Masyhud di Jakarta, Senin (20/4).

Ia menambahkan, pelaksanaan Bimtek ini merupakan bagian dari komitmen Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk menjaga kualitas dan konsistensi pelaksanaan pemeriksaan keselamatan kapal di Indonesia.

“Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang profesional, transparan, dan berstandar tinggi demi keselamatan pelayaran Indonesia di masa mendatang,” tuturnya.

Lebih lanjut, Dirjen Masyhud menekankan pentingnya sikap adaptif dan responsif terhadap perubahan standar keselamatan kapal yang terus berkembang, guna mendukung terwujudnya visi Indonesia sebagai poros maritim dunia yang aman, selamat, dan berdaya saing tinggi.

“Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan dapat meningkatkan pemahaman terhadap regulasi, prosedur, serta standar keselamatan yang berlaku, sekaligus mampu beradaptasi dengan dinamika dan perkembangan global di sektor maritim,” ungkapnya.

Dirjen Masyhud juga meminta seluruh jajaran Ditjen Perhubungan Laut untuk selalu menerapkan prinsip 3P dalam menjalankan tugas, yaitu Peduli Regulasi, Peduli Organisasi, dan Peduli SDM.

Sementara itu, Direktur Perkapalan dan Kepelautan Samsuddin, dalam laporannya mengungkapkan, tujuan dilaksanakannya Bimtek ini adalah untuk memberikan pembekalan teknis terkait perkembangan keselamatan kapal, baik di tingkat nasional maupun internasional guna meningkatkan profesionalisme para Marine Inspector.

“Diharapkan seluruh materi yang diperoleh dapat diimplementasikan secara optimal dalam pelaksanaan tugas pemeriksaan kapal di lapangan,” pungkasnya.

Adapun kegiatan ini diikuti oleh 385 orang perwakilan dari Direktorat Perkapalan dan Kepelautan dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut yang hadir secara luring maupun daring.

Bimtek ini menghadirkan narasumber dari Direktorat Perkapalan dan Kepelautan, Balai Teknologi Keselamatan Pelayaran dan AMSAT, yang menyampaikan materi mengenai pengetahuan tentang update peraturan di bidang penyelenggaraan kelaiklautan kapal dan perkembangan informasi di bidang keselamatan kapal, baik nasional maupun internasional.



Sonny H. Sayangbati

PTP Nonpetikemas Pangkalbalam pasang "oil boom" antisipasi pencemaran lingkungan

 


MPN News, Pangkalpinang 20 April 2026 - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) Nonpetikemas Cabang Pangkalbalam, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), memasang perangkat oil boom, guna mengantisipasi pencemaran lingkungan akibat tumpahan minyak di pelabuhan tersebut.

"Ini merupakan komitmen kami untuk menjaga lingkungan sungai dan laut di lingkungan Pelabuhan ini," kata Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Pangkalbalam Alamsyah di Pangkalpinang, Minggu.

Ia mengatakan PTP Nonpetikemas Cabang Pangkalbalam pada tahun ini lebih memfokuskan layanan bongkar muat minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) dan turunannya, guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di daerah itu.

"Bongkar muat CPO dan turunannya di Pelabuhan Pangkalbalam ini sangat tinggi, sehingga kami telah menyiapkan oil boom beserta kapalnya untuk mengatasi pencemaran lingkungan apabila terjadi tumpahan minyak CPO di Pelabuhan ini," ujarnya.

Ia menyatakan saat ini sudah ada empat segmen oil boom. Satu segmen oil boom ini memiliki jangkauan 20 meter, sehingga total kemampuan perangkat oil boom untuk memblokir tumpahan minyak ini mencapai 80 meter.

"Kami bisa memblokir 80 meter jika terjadi tumpahan CPO dari kapal di air," katanya.

Menurut dia, oil boom merupakan perangkat terapung yang dirancang khusus untuk mengurai dan memisahkan antara minyak dengan air, sehingga sangat efektif dalam penanggulangan tumpahan minyak sebelum proses pembersihan lebih lanjut.

"Kami sudah dua kali melakukan uji coba oil boom dan Alhamdulillah kami berhasil menanggulangi tumpahan CPO di kolam pelabuhan ini," katanya.

Ia menambahkan pemasangan oil boom ini seiring dengan bongkar muat pada tahun 2025 di Pelabuhan Pangkalbalam yang mencapai 1,6 juta ton dengan dominasi curah cair berupa CPO sebesar 33,24 persen.

Sementara itu PTP Nonpetikemas Cabang Pangkalbalam pada triwulan I tahun 2026 telah melayani bongkar muat sebesar 391.624 ton CPO, dengan porsi curah cair  mencapai 35,18 persen.

"Oil boom ini penting agar aktivitas bongkar muat CPO yang tinggi ini tidak mengakibatkan pencemaran lingkungan di pelabuhan ini," kata Alamsyah.


Sumber Berita dan Foto : LKBN Antara


Jumat, 17 April 2026

Tiket Seru Ancol - Satu Mobil Rame-Rame Harga Flat

 


MPN News, Jakarta, 17 April 2026 – Ada kabar seru buat kamu yang ingin liburan hemat ke Ancol

bersama keluarga, saudara, atau teman-teman. Mulai 15 April 2026, pengunjung bisa 

menikmati harga hemat masuk Ancol hanya Rp120.000 per mobil. 

Program Promo ini berlaku untuk mobil pribadi non-komersial, jadi cocok banget buat 

kamu yang ingin datang rame-rame dalam satu kendaraan. Berapa pun jumlah orang di 

dalam mobil, harganya tetap Rp120.000 per mobil. Dengan harga ini, liburan ke Ancol 

jadi terasa lebih hemat, praktis, dan menyenangkan untuk dinikmati bersama orang-orang 

terdekat.

Datang ke Ancol rame-rame memang selalu lebih seru. Selain suasananya lebih 

menyenangkan, biayanya juga jadi lebih hemat ketika datang dalam satu mobil. Karena 

itu, program harga hemat Ancol ini bisa jadi pilihan tepat untuk kamu yang ingin

quality time tanpa harus mengeluarkan biaya lebih besar. 

Ajak keluarga untuk menikmati suasana pantai, ajak saudara untuk jalan santai sore, atau 

ajak teman-teman untuk seru-seruan bersama di kawasan Ancol. Dengan satu harga flat 

per mobil, rencana liburan jadi lebih simpel dan tetap ramah di kantong.

Syarat dan Ketentuan :

1. Berlaku mulai: 15 April 2026

2. Jam masuk: mulai pukul 15.00 WIB

3. Akses masuk: Jalur 5 dan 6 Pintu Timur Ancol

4. Pembayaran: menggunakan kartu elektronik (Flazz, E-Money, Brizzi, TapCash,etc)

5. Khusus untuk: mobil pribadi non-komersial

Yuk, rencanakan liburan hemat ke Ancol mulai 15 April 2026 dan ajak rame-rame orang 

tersayang dalam satu mobil. Pastikan kamu datang sesuai jam dan jalur yang telah 

ditentukan agar bisa menikmati program ini dengan lebih nyaman!




Sonny H. Sayangbati

Kamis, 16 April 2026

Perkuat Skema Hub & Spoke, PELNI Perluas Kerja Sama Strategis dengan Meratus Line di Program Tol Laut

 


MPN News, Surabaya, 16 April 2026 – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) bersama PT Meratus Line menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pengangkutan muatan melalui skema Hub & Spoke pada layanan Tol Laut rute S4A dan S4B. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Usaha Angkutan Barang & Tol Laut PELNI Kokok Susanto dan Direktur Utama PT Meratus Line Slamet Raharjo di Kantor Cabang PT PELNI (Persero) Surabaya pada Jumat (10/4) lalu.

Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antar operator pelayaran nasional dalam mendukung konektivitas dan efisiensi distribusi logistik melalui optimalisasi pengangkutan muatan, pemanfaatan armada, serta penguatan skema Hub & Spoke pada kedua rute Tol Laut tersebut.

Direktur Usaha Angkutan Barang & Tol Laut PELNI Kokok Susanto menekankan pentingnya kolaborasi ini dalam mendukung program Tol Laut pemerintah.

“Kerja sama Hub & Spoke dengan PT Meratus Line ini menjadi langkah strategis PELNI untuk memperkuat konektivitas logistik laut, khususnya pada rute S4A dan S4B. Dengan sinergi antar operator, kami dapat meningkatkan utilisasi muatan, mengurangi biaya operasional, serta mempercepat arus distribusi barang dari pelabuhan utama (hub) menuju wilayah akhir (spoke) di Indonesia timur,” ujar Kokok.

Kokok menambahkan bahwa kerja sama ini akan membawa manfaat jangka panjang bagi ekosistem logistik nasional.

“Kami percaya bahwa kolaborasi ini tidak hanya akan meningkatkan efisiensi pengangkutan, tetapi juga memperkuat ketahanan logistik nasional. PELNI dan Meratus Line berkomitmen untuk melakukan monitoring dan evaluasi berkala agar implementasi kerja sama dapat berjalan optimal dan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi melalui distribusi barang yang lebih cepat dan andal,” tambah Kokok.

Adapun penandatanganan kerja sama ini turut dihadiri oleh Direktur Utama PT Sarana Bandar Nasional Sukendra, Vice President Usaha Barang Non Komersial PELNI Sauban Muksin, Kepala Cabang PELNI Surabaya Roni Abdullah, Line Manager PT Meratus Line J. Castella Nostra dan Manager Keuangan PT Meratus Line Tutuk Tri Hediayati.

Sebagai informasi, S4A merupakan trayek yang dilayari oleh KM Kendhaga Nusantara 11 dan melayani rute Kupang – Rote – Sabu – Kupang, sementara trayek S4B dilayari oleh KM Kendhaga Nusantara 7 dengan rute Kupang – Larantuka – Lembata (Lewoleba) – Kalabahi – Kupang.

Pada tahun 2025, data perusahaan menunjukan bahwa program Tol Laut terbukti telah menurunkan disparitas harga di wilayah 3TP (tertinggal, terdepan, terluar dan perbatasan) sebesar 20 hingga 40 persen. Muatan berangkat sendiri didominasi oleh barang kebutuhan pokok dan penting (bapokting), sementara muatan balik diisi komoditas daerah seperti arang, kopra, rumput laut, kopi dan ikan beku.

Melalui kerja sama ini, PELNI terus memperkuat perannya sebagai salah satu pilar utama konektivitas maritim nasional sekaligus mendukung program Tol Laut pemerintah dalam mewujudkan konektivitas maritim yang lebih merata di seluruh Indonesia.


Sonny H. Sayangbati

Rabu, 15 April 2026

Tingkatkan Kompetensi dan Integritas, PPNS Ditjen Hubla Siap Hadapi Tantangan Penegakan Hukum

 


MPN News, BANDUNG (15/4)-Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Bidang Pelayaran harus lebih profesional khususnya dalam menghadapi dinamika dan tantangan penegakan hukum di bidang pelayaran yang semakin kompleks. Pelaksanaan tugas pengawasan dan penegakan peraturan di bidang pelayaran oleh PPNS merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menjamin terselenggaranya pelayaran yang aman dan tertib.

Demikian disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud saat membuka acara secara daring kegiatan Diseminasi Penegakan Hukum dan Peningkatan Kemampuan Petugas Penegakan Hukum di Lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Selasa (14/4) di Bandung, Jawa Barat.

Menurutnya penegakan hukum di bidang pelayaran tidak dapat dilaksanakan secara parsial, sehingga memerlukan sinergi dan kolaborasi yang kuat antara berbagai instansi penegak hukum, baik dari kepolisian, kejaksaan, maupun instansi terkait lainnya.

"Keberadaan PPNS yang profesional, akuntabel, dan berkeadilan dapat membantu mewujudkan keselamatan serta keamanan di bidang pelayaran sehingga mampu menjawab setiap permasalahan yang terjadi secara tegas, adil, dan memberikan kepastian hukum," ujarnya.

Dirjen Hubla juga menyatakan bahwa kehadiran narasumber yang terdiri dari Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum dan Biro Korwas PPNS Bareskrim Polri, serta Direktorat Teknis di Lingkungan Ditjen Hubla menjadi sangat penting dalam memberikan pemahaman yang komprehensif terkait proses penegakan hukum. Utamanya dalam tahap penyidikan yang meliputi tahap 1 berupa penyerahan berkas perkara dan tahap 2 berupa penyerahan tersangka dan barang bukti kepada penuntut umum.

"Saya berharap melalui kegiatan ini peserta dapat meningkatkan pemahaman terkait proses penegakan hukum oleh PPNS di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut sebagai ujung tombak penegakan hukum di daerah, melalui satuan tugas yang telah dibentuk oleh koordinator wilayah penegak hukum," ungkap Masyhud.

Dirjen Masyhud juga mengimbau kepada para PPNS agar meningkatkan kompetensi dan menjunjung integritas. 

Sebagai penutup, Dirjen Hubla menyampaikan apresiasi terhadap seluruh peserta dan narasumber yang telah berkenan hadir dan berbagi pengetahuan yang akan diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas di lapangan. 

"Melalui kegiatan ini diharapkan koordinasi dan sinergitas antar instansi penegak hukum semakin baik dan peserta dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas di lapangan," tuturnya.


Adapun kegiatan ini diikuti oleh 66 orang perwakilan koordinator wilayah penegakan hukum sesuai dengan KP-DJPL 359 Tahun 2025 tentang Penujukan Koordinator Wilayah dalam rangka penegakan hukum pada Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.(SRW/ETJ/HJ)



Sonny H. Sayangbati

Tingkatkan Kompetensi dan Integritas, PPNS Ditjen Hubla Siap Hadapi Tantangan Penegakan Hukum

 





BANDUNG (Medisbisnisnasional.com,15/4/2026)-Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Bidang Pelayaran harus lebih profesional khususnya dalam menghadapi dinamika dan tantangan penegakan hukum di bidang pelayaran yang semakin kompleks. Pelaksanaan tugas pengawasan dan penegakan peraturan di bidang pelayaran oleh PPNS merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menjamin terselenggaranya pelayaran yang aman dan tertib.


Demikian disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud saat membuka acara secara daring kegiatan Diseminasi Penegakan Hukum dan Peningkatan Kemampuan Petugas Penegakan Hukum di Lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Selasa (14/4) di Bandung, Jawa Barat.


Menurutnya penegakan hukum di bidang pelayaran tidak dapat dilaksanakan secara parsial, sehingga memerlukan sinergi dan kolaborasi yang kuat antara berbagai instansi penegak hukum, baik dari kepolisian, kejaksaan, maupun instansi terkait lainnya.


"Keberadaan PPNS yang profesional, akuntabel, dan berkeadilan dapat membantu mewujudkan keselamatan serta keamanan di bidang pelayaran sehingga mampu menjawab setiap permasalahan yang terjadi secara tegas, adil, dan memberikan kepastian hukum," ujarnya.


Dirjen Hubla juga menyatakan bahwa kehadiran narasumber yang terdiri dari Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum dan Biro Korwas PPNS Bareskrim Polri, serta Direktorat Teknis di Lingkungan Ditjen Hubla menjadi sangat penting dalam memberikan pemahaman yang komprehensif terkait proses penegakan hukum. Utamanya dalam tahap penyidikan yang meliputi tahap 1 berupa penyerahan berkas perkara dan tahap 2 berupa penyerahan tersangka dan barang bukti kepada penuntut umum.


"Saya berharap melalui kegiatan ini peserta dapat meningkatkan pemahaman terkait proses penegakan hukum oleh PPNS di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut sebagai ujung tombak penegakan hukum di daerah, melalui satuan tugas yang telah dibentuk oleh koordinator wilayah penegak hukum," ungkap Masyhud.


Dirjen Masyhud juga mengimbau kepada para PPNS agar meningkatkan kompetensi dan menjunjung integritas. 


Sebagai penutup, Dirjen Hubla menyampaikan apresiasi terhadap seluruh peserta dan narasumber yang telah berkenan hadir dan berbagi pengetahuan yang akan diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas di lapangan. 


"Melalui kegiatan ini diharapkan koordinasi dan sinergitas antar instansi penegak hukum semakin baik dan peserta dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas di lapangan," tuturnya.


Adapun kegiatan ini diikuti oleh 66 orang perwakilan koordinator wilayah penegakan hukum sesuai dengan KP-DJPL 359 Tahun 2025 tentang Penujukan Koordinator Wilayah dalam rangka penegakan hukum pada Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.


(Redaksi MBN/SRW/ETJ/HJ).

/


Space Iklan Bawah Halaman 1


Space Iklan Bawah Halaman 4