Bali Gapura Marina Luncurkan Dock Pertama (Dock B), Siap Layani Puluhan Yacht
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melalui subholdingnya, PT Pelindo Solusi Logistik, bersama mitra Marina Development Indonesia (MDI) meresmikan pengoperasian Dock B Bali Gapura Marina, Area Pengembangan 1 Pelabuhan Benoa, Bali.
IPCM Raih PENGHARGAAN dan MASUK Ke PAPAN UTAMA : KEPERCAYAAN INVESTOR MENINGKAT
PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM), anak usaha dari Pelindo Group yang bergerak di bidang jasa pemanduan dan penundaan kapal, kembali menegaskan posisinya sebagai penyedia layanan kepelabuhanan yang unggul melalui pencapaian pada ajang CSA Awards 2025.
IPC Terminal Petikemas Cabang Pontianak Catat Peningkatan Kinerja 14,3% Sepanjang Oktober Tahun 2025
IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Pontianak membukukan kenaikan kinerja operasi sebesar 14,3% pada Oktober 2025 dibanding periode yang sama di tahun 2024. Volume operasi mencapai 26.275 TEUs, naik dari 22.994 TEUs pada Oktober tahun lalu.
Jumat, 20 Februari 2026
Kinerja Pelabuhan Awal 2026 Menggeliat, Arus Barang dan Peti Kemas Naik
Trafik Kapal Terminal Kijing Naik 15 Persen di 2025, Siap Perkuat Layanan Petikemas
MPN News, Pontianak, 20 Februari 2026 - Kinerja operasional Terminal Kijing sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren pertumbuhan positif. Tercatat sebanyak 741 kapal sandar di terminal yang dikelola oleh PT Pelindo ini, meningkat 15 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 643 kapal.
Kinerja Operasional 2025 Solid, Elnusa Perkuat Dukungan Strategis bagi Produksi Hulu Migas Pertamina
MPN News, Jakarta, 20 Februari 2026 – PT Elnusa Tbk (Elnusa) terus memperkuat kontribusinya sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina dalam mendukung aktivitas hulu migas Pertamina Group. Sejalan dengan tema perusahaan tahun 2026, “Rediscover Technology and Innovation Edge”, Elnusa menempatkan teknologi dan inovasi sebagai pengungkit utama dalam menjaga keandalan operasi dan keberlanjutan produksi migas nasional.
Pendekatan tersebut tercermin dari kinerja operasional Elnusa sepanjang tahun 2025 yang menunjukkan capaian solid di berbagai lini layanan. Pada segmen geosains, Elnusa berhasil menyelesaikan survei seismik onshore seluas 596,6 km² sebagai bagian dari dukungan terhadap kegiatan eksplorasi dan pengembangan lapangan migas. Dari sisi drilling services, Modular Rig Elnusa menuntaskan pengeboran 9 sumur di wilayah PHSS dengan kinerja operasi yang andal dan efisien.
Sementara itu, pada lini well services, Elnusa melaksanakan pengujian produksi pada 16.130 sumur serta mengoperasikan Hydraulic Workover Unit (HWU) pada 160 sumur guna menjaga keberlanjutan dan meningkatkan performa produksi. Skala operasi ini mencerminkan peran Elnusa dalam mendukung aktivitas produksi di berbagai wilayah kerja Pertamina Group.
Direktur Utama Elnusa, Litta Ariesca, menyampaikan bahwa kinerja tersebut merupakan hasil dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara volume pekerjaan dan kualitas pelaksanaan. “Sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina, Elnusa memiliki tanggung jawab strategis untuk memastikan setiap layanan mampu mendukung peningkatan produksi secara optimal. Kami tidak hanya berfokus pada volume pekerjaan, tetapi juga pada keandalan operasi, efisiensi biaya, dan keselamatan kerja,” ujar Litta.
Kinerja layanan intervensi dan logging juga menunjukkan kontribusi yang konsisten. Sepanjang tahun 2025, Elnusa merealisasikan Cementing Services (CMT) pada 453 sumur, Coiled Tubing Services (CTS) pada 875 sumur, serta 1.298 pekerjaan wireline logging di berbagai wilayah kerja. Dalam mendukung integritas fasilitas produksi, Elnusa turut melaksanakan inline inspection pada 8 jalur pipa di wilayah PHM guna memastikan keandalan aset serta keselamatan operasi hulu migas.
Selain capaian volume pekerjaan, Elnusa juga mencatatkan kinerja positif dari sisi ketepatan waktu dan efisiensi pelaksanaan proyek. Proyek Engineering Blanket di PHE Jambi Merang berhasil diselesaikan lima bulan lebih cepat dari jadwal, sementara Proyek EPC Booster Pump tuntas empat bulan lebih awal dari target. Pencapaian ini mencerminkan komitmen Elnusa dalam menghadirkan nilai tambah melalui pengelolaan proyek yang efektif dan disiplin.
Penguatan kinerja tersebut berjalan seiring dengan fokus Elnusa pada pemanfaatan teknologi dan inovasi. Implementasi Casing While Drilling dilakukan untuk meningkatkan efisiensi pengeboran, Chronoflux Technology dimanfaatkan sebagai solusi stimulasi kimia guna meningkatkan produktivitas sumur, sementara Dual Velocity String diterapkan untuk mendukung optimalisasi produksi minyak dan gas. “Pengembangan dan pemanfaatan teknologi ini merupakan bagian dari upaya Elnusa dalam menjawab kebutuhan lapangan yang dinamis, sekaligus mendukung strategi peningkatan produksi Pertamina Group,” ungkap Litta.
Melalui layanan yang terintegrasi, mulai dari survei seismik, drilling services, well intervention, engineering, inspeksi pipa, hingga production enhancement, Elnusa secara konsisten berkontribusi dalam mendukung target produksi migas nasional sebesar 1 juta barel minyak per hari (BOPD) yang ditetapkan pemerintah. Peran tersebut dijalankan melalui kolaborasi erat dengan seluruh pemangku kepentingan di lingkungan Pertamina Group.
Komitmen ini menegaskan kesiapan Elnusa untuk terus mendampingi Pertamina Group melalui penyediaan solusi hulu migas yang aman, efisien, dan berbasis teknologi. Dengan semangat Rediscover Technology and Innovation Edge, penguatan kapabilitas berkelanjutan, serta penerapan budaya operational excellence secara konsisten, Elnusa berupaya memberikan kontribusi terbaik dalam mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional.
Sekilas Elnusa (IDX: ELSA)
PT Elnusa Tbk (Elnusa) merupakan Anak Perusahaan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, bergerak dalam bidang jasa energi yang terintegrasi untuk memberikan solusi total. Ketangguhan dan inovasi telah menjadi karakter dasar Elnusa selama lebih dari 56 tahun dalam industri energi, memiliki kompetensi inti pada jasa hulu migas terintegrasi, penjualan barang dan jasa distribusi & logistik energi serta jasa penunjang migas. Lini jasa hulu migas terintegrasi meliputi jasa Geoscience & Reservoir (land, transition zone & marine serta data processing), jasa pengeboran & pemeliharaan lapangan migas (drilling & workover), jasa engineering, procurement, construction & operation maintenance (EPC-OM). Lini penjualan barang dan jasa distribusi & logistik energi meliputi jasa transportasi BBM, pengelolaan depot, dan penjualan chemical. Lini jasa penunjang migas meliputi jasa marine support, fabrikasi, hingga manajemen data. Elnusa terus berkomitmen menerapkan Tata Kelola Perusahaan sesuai dengan prinsip-prinsip GCG dan juga ESG untuk mewujudkan Perusahaan yang berdaya saing tinggi, terus tumbuh dan memberikan kebermanfaatan yang keberlanjutan untuk seluruh pemangku kepentingan. Informasi lebih lanjut dapat diakses
pada www.elnusa.co.id
Sonny H. Sayangbati
Disaksikan Presiden RI Prabowo, Pertamina–Halliburton Teken MoU Pemulihan Lapangan Migas
MPN News, Washington D.C., 20 Februari 2026 – PT Pertamina (Persero) menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama pemulihan lapangan minyak (oilfield recovery) dengan Halliburton. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri dan President Director PT Halliburton Indonesia Ankush Balla, serta disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Rabu (18/2).
Kesepakatan ini merupakan bagian dari 11 nota kesepahaman investasi yang dilakukan Pemerintah Indonesia bersama pelaku usaha dalam ajang Indonesia–US Business Summit yang digelar di U.S. Chamber of Commerce, Washington D.C, Amerika Serikat, pada Rabu (18/2) waktu setempat.
Kerja sama ini menjadi langkah konkret penguatan kolaborasi strategis Indonesia dan Amerika Serikat, khususnya di sektor energi.
Pada kesempatan US - Indonesia Exclusive Business Rountable, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan optimisme kuat terhadap masa depan hubungan Indonesia dan Amerika Serikat. Presiden menegaskan bahwa dalam kunjungannya ini, Pemerintah Indonesia membawa agenda strategis, termasuk penyelesaian perjanjian dagang besar antara kedua negara.
“Saya juga berada di sini untuk menyelesaikan sebuah perjanjian perdagangan besar antara kedua negara kita. Kita telah bernegosiasi sangat intens selama beberapa bulan terakhir, dan saya pikir kita telah mencapai kesepakatan yang solid dalam banyak isu,” ujar Presiden Prabowo.
Menurut Presiden Prabowo, perjanjian dagang ini diharapkan menjadi pendorong utama penguatan kemitraan ekonomi Indonesia–Amerika Serikat. Berbagai kesepakatan penting telah ditandatangani, baik antara institusi pemerintah maupun pelaku usaha kedua negara, termasuk tindak lanjut atas isu keseimbangan perdagangan.
“Saya menantikan perjanjian perdagangan ini sebagai dorongan besar bagi kelanjutan kemitraan ekonomi dan kerja sama ekonomi antara Amerika Serikat dan Indonesia,” ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri menegaskan bahwa kerja sama dengan Halliburton merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional melalui optimalisasi produksi migas dalam negeri.
“Oilfield recovery diharapkan dapat membantu Pertamina dalam memaksimalkan produksi minyak nasional khususnya lapangan-lapangan migas dalam negeri yang telah mengalami penurunan produksi secara alami atau natural decline,” ujar Simon.
Simon menambahkan, kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga pada transfer teknologi, peningkatan kapabilitas sumber daya manusia, serta penerapan praktik operasi berstandar global. Menurutnya, sinergi dengan mitra bereputasi internasional akan mempercepat implementasi teknologi enhanced oil recovery (EOR) dan solusi pengeboran yang lebih efisien dan berkelanjutan.
“Kerja sama ini menjadi bagian dari transformasi berkelanjutan Pertamina untuk menjaga keberlanjutan produksi hulu, meningkatkan lifting nasional, serta memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat dan industri. Dengan dukungan teknologi dan pengalaman global, kami optimistis lapangan-lapangan mature dapat kembali memberikan kontribusi signifikan terhadap produksi nasional,” tegas Simon.
Melalui kesepakatan ini, Pertamina menegaskan komitmennya dalam mendukung agenda Pemerintah untuk memperkuat ketahanan dan kedaulatan energi nasional, sekaligus memperluas kemitraan strategis internasional yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia.
Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan, dengan menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina, berkoordinasi dengan https://www.danantaraindonesia.co.id/.
Sonny H. Sayangbati





