Rabu, 20 Mei 2026

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026 menjadi momentum bagi PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo


 

MPN News, Jakarta, 20 Mei 2026 – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026 menjadi momentum bagi PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo untuk menegaskan kembali pentingnya penguatan budaya kerja dan kualitas pelayanan dalam menghadapi tantangan industri kepelabuhanan dan logistik yang semakin dinamis.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Direktur Pelindo, Drajat Sulistyo, saat bertindak sebagai pembina upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026 di Halaman Kantor Pelindo Regional 2, Rabu (20/5). Upacara tersebut diikuti oleh jajaran manajemen dan pekerja Pelindo.

Dalam amanatnya, Drajat menyampaikan bahwa tema Hari Kebangkitan Nasional tahun ini, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, menjadi refleksi penting bagi seluruh pekerja Pelindo untuk terus menjaga semangat kebangsaan melalui kontribusi nyata di bidang pelayanan kepelabuhanan.

“Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026 menjadi momentum bagi insan Pelindo untuk memperkuat semangat persatuan, kolaborasi, dan inovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan pengguna jasa pelabuhan. Semangat kebangkitan harus tercermin melalui peningkatan kinerja, transformasi berkelanjutan, serta kontribusi nyata Pelindo dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Drajat dalam amanatnya.

Lebih lanjut, Drajat menegaskan bahwa transformasi Pelindo tidak hanya berfokus pada aspek bisnis dan operasional, tetapi juga pada penguatan budaya kerja yang adaptif, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan.


Melalui momentum Hari Kebangkitan Nasional, Pelindo mendorong seluruh pekerja untuk terus menjaga semangat gotong royong, optimisme, dan profesionalisme dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan. Semangat tersebut diharapkan dapat memperkuat peran Pelindo sebagai penggerak konektivitas dan logistik nasional.



Sonny H. Sayangbati 

PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) terus berupaya memperkuat implementasi Keamanan, Keselamatan, Kesehatan, Kerja dan Lingkungan (K3L)


 

 

MPN News, Jakarta, 20 Mei 2026 – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) terus berupaya memperkuat implementasi Keamanan, Keselamatan, Kesehatan, Kerja dan Lingkungan (K3L) di seluruh area operasional group perusahaan sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung pengembangan ekosistem kepelabuhan yang sehat, aman dan berkelanjutan.

Direktur Strategi & Pengembangan Bisnis PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Retno Soelistianti, mengatakan sebagai Subholding yang bergerak di bidang layanan pendukung kepelabuhan serta pengembangan kawasan yang terintegrasi dengan pelabuhan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva memandang budaya Keamanan,Keselamatan, Kesehatan Kerja & Lingkungan (K3L) sebagai fondasi penting dalam membangun & menjaga keandalan operasional guna mendukung trasnsformasi bisnis Perusahaan kedepan.

"Seiring transformasi bisnis group perusahaan, kami terus memastikan agar anak-anak usaha operasional kami secara bertahap membangun aspek keselamatan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari setiap operasional dan pengembangan kawasan yang dijalankan. Kami ingin menghadirkan layanan yang tidak hanya terintegrasi, tetapi juga sehat,aman dan berkelanjutan dalam mendukung ekosistem kepelabuhanan nasional," ujar Retno.

Perkuat Budaya Keselamatan Secara Berkelanjutan

Sebagai bentuk implementasi komitmen tersebut, PT Pelindo Sinergi Lokaseva secara konsisten menjalankan berbagai program peningkatan awareness K3L secara berkala melalui pelaksanaan Safety Induction, Drill & Exercise, serta Safety Forum di berbagai area operasional group perusahaan. Program ini bertujuan memperkuat pemahaman baik pekerja internal maupun eksternal serta mitra kerja terhadap aspek K3L guna bersama-sama menciptakan lingkungan kerja yang kondusif untuk mendukung peningkatan kinerja operasional perusahaan.

Perusahaan juga berupaya melakukan langkah preventif melalui pelaksanaan Safety Briefing, Management Walkthrough, dan Safety Patrol yang dilakukan secara rutin guna memastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan kerja serta mengidentifikasi potensi risiko sejak dini di area operasional. Guna memastikan seluruh inisiatif tersebut berjalan efektif, Perusahaan secara rutin melakukan monitoring dan rapat evaluasi atas implementasi program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) setiap bulannya.

Selain itu, SPSL terus melakukan berbagai improvement implementasi K3L agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan dinamika operasional di lapangan, salah satunya melalui penerapan metode Safety Induction secara online maupun mengoptimalkan penggunaan CCTV untuk melakukan monitoring pelaksanaan K3L di lapangan secara lebih efektif dan efisien. Perusahaan juga telah melakukan inisiatif perdana pemberianSafety Induction Card bagi pengemudi yang memasuki area operasional wilayah kerja Pontianak sebagai pengingat terhadap standar keselamatan yang wajib dipatuhi.

Ke depan, SPSL akan terus memperkuat implementasinya melalui peningkatan standar operasional, penguatan budaya K3L serta inovasi berkelanjutan di seluruh lini bisnis perusahaan guna menciptakan ekosistem layanan pendukung kepelabuhanan yang semakin sehat, aman, dan berdaya saing.



Sonny H. Sayangbati




Space Iklan Bawah Halaman 1


Space Iklan Bawah Halaman 4