Jumat, 24 April 2026

Pelindo Dukung Pengembangan Dryport di Kawasan Industri Batang

 


MPN News, Batang, 23 April 2026 — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (Perseroda), dan Perumda Aneka Usaha Kabupaten Batang secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) terkait pengembangan Dry Port di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Selasa, (21/04/2026).

Penandatanganan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem logistik nasional, khususnya di kawasan industripolis Batang. Kerja sama ini bertujuan untuk mendorong pengembangan sistem logistik yang terintegrasi, efisien, dan berdaya saing tinggi, sekaligus menjawab kebutuhan konektivitas kawasan industri dengan pelabuhan dan jaringan distribusi nasional.

Pengembangan dry port berbasis rel ini akan menjadi tulang punggung logistik yang menghubungkan kawasan industri dengan pelabuhan laut secara lebih efektif dan berkelanjutan. DryPort Industropolis Batang dirancang sebagai gerbang ekspor-impor bagi tenant industri sekaligus pusat konsolidasi logistik regional.

Fasilitas ini diharapkan mampu menekan biaya logistik nasional serta memangkas waktu distribusi secara signifikan melalui integrasi moda transportasi berbasis kereta api dan jaringan pelabuhan.

Pengembangan dryport ini akan dibangun di atas lahan sekitar 30 hektare dengan kapasitas awal mencapai 600.000 hingga 650.000 TEUs per tahun dan berpotensi meningkat hingga 1 juta TEUs seiring pertumbuhan kawasan.

Kehadiran fasilitas ini akan memperkuat konektivitas logistik di Jawa Tengah serta mendukung jaringan perdagangan domestik maupun global. Kolaborasi lintas sektor antara BUMN, pemerintah daerah, dan pengelola kawasan industri ini menjadi wujud nyata sinergi dalam mendorong integrasi logistik nasional. Penguatan konektivitas berbasis rel yang terhubung langsung dengan pelabuhan dinilai sebagai solusi strategis untuk meningkatkan efisiensi rantai pasok dan menekan biaya logistik nasional.

Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Ali Murtopo Simbolon, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dalam pengembangan dry port ini.

Ia menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan langkah awal yang penting dalam memperkuat sistem logistik nasional.

“Penguatan konektivitas berbasis rel dan integrasi dengan pelabuhan menjadi kunci untuk menurunkan biaya logistik nasional. Inisiatif seperti di Industropolis Batang ini adalah contoh konkret bagaimana kolaborasi dapat menghadirkan solusi nyata bagi efisiensi dan daya saing ekonomi Indonesia,” ujarnya.

Ia juga berharap pembangunan dry port ini dapat berjalan sesuai rencana dan menjadi model pengembangan logistik terintegrasi di berbagai kawasan industri lainnya di Indonesia.

Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Achmad Muchtasyar menyampaikan bahwa pengembangan dryport ini akan menjadi perpanjangan layanan pelabuhan yang mendekatkan proses logistik ke kawasan industri. Hal ini diyakini mampu meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat arus barang, serta memperkuat konektivitas dengan jaringan pelabuhan global.

“Kami sudah menyiapkan Pelabuhan Batang sebagai penompang dan pintu masuk logistik di KITB, dengan adanya dryport ini akan menjadi penguat layanan kepelabuhanan dan konektovitas logistik yang cepat dan efisien”. Ujar Achmad Muchtasyar.

Sementara itu, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin menegaskan komitmennya dalam menyediakan layanan angkutan barang berbasis rel yang andal dan berkelanjutan, yang diharapkan menjadi game changer dalam sistem distribusi logistik nasional.

Pengembangan dry port ini akan dilaksanakan secara bertahap, dimulai dari tahap perencanaan dan studi kelayakan pada tahun 2026, dilanjutkan dengan pembangunan infrastruktur pada periode 2027–2028, hingga tahap operasional dan pengembangan lanjutan sesuai kebutuhan pasar.

Melalui kolaborasi strategis ini, para pihak berkomitmen untuk mendorong peningkatan daya saing industri nasional, memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global, serta menciptakan sistem logistik yang lebih efisien, terintegrasi, dan berkelanjutan.



Sonny H. Sayangbati

Pasar Seni Ancol Meriahkan International Jazz Day & Pameran Seni - Rangkaian Menuju Jakalcer Festival Seamphony of The Art

 


MPN News, Jakarta, 24 April 2026 — PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk melalui Pasar Seni Ancol kembali 

menghadirkan rangkaian kegiatan seni dan budaya sebagai bagian dari komitmen 

menghadirkan ruang kreatif bagi masyarakat. Dalam momentum memperingati International 

Jazz Day, Pasar Seni Ancol menggelar dua event spesial bertajuk “Jazz Night with Sumber Ria 

Live in Collaboration featuring Andien” dan “Pura Pura Rupa” Art Exhibition pada Jumat, 

24 April 2026.

Kegiatan ini menjadi pembuka menuju event besar Pasar Seni Ancol di bulan Juni 2026, yakni 

Jakalcer (Jakarta Cultural Festival) : Seamphony of the Art, sebuah perayaan seni yang 

menghadirkan art exhibition, art performance, community collaboration, bazaar culinary, live 

painting, art activities & experience, hingga flora & fauna.

Direktur PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Eddy Prastiyo menyampaikan bahwa “Momentum 

International Jazz Day menjadi kesempatan yang sangat baik untuk menghadirkan energi baru 

di Pasar Seni Ancol. Kami ingin menjadikan kawasan ini bukan hanya sebagai destinasi yang 

‘legend’, tetapi juga sebagai pusat interaksi kreatif yang mempertemukan seni visual, musik, 

budaya, dan komunitas. Ini sekaligus menjadi langkah awal menuju Jakalcer sebagai perayaan 

besar budaya Jakarta dalam menyambut HUT ke-499 Kota Jakarta,” ujarnya.

Pameran seni “Pura Pura Rupa” menghadirkan karya dua seniman, Nanek dan Bang Black, 

yang menampilkan eksplorasi artistik dengan karakter visual yang kuat dan reflektif. Pameran 

ini berlangsung pada 24–30 April 2026 di North Art Space, Pasar Seni Ancol, menghadirkan art 

exhibition, live music, dan art talk yang terbuka untuk publik.

Suasana Pasar Seni Ancol semakin semarak melalui gelaran Jazz Night bersama Sumber Ria 

Live in Collaboration featuring Andien, yang menghadirkan nuansa musikal yang hangat dan 

intim di tengah atmosfer artistik Pasar Seni. Perhelatan ini menjadi simbol kolaborasi lintas 

generasi dan lintas disiplin seni dalam merayakan jazz sebagai bahasa universal yang menyatukan.

Sebagai bagian dari rangkaian menuju Jakalcer, Pasar Seni Ancol akan terus menghadirkan 

berbagai program menarik yang melibatkan seniman, komunitas kreatif, pelaku budaya, hingga 

generasi muda sehingga menjadi destinasi pilihan bagi masyarakat Jakarta dan wisatawan 

sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai kota kreatif yang dinamis, berbudaya, penuh inspirasi dan.berkelas dunia.

Saatnya menikmati suasana kreatif, seru, dan penuh inspirasi di Pasar Seni Ancol !




Sonny H. Sayangbati


Space Iklan Bawah Halaman 1


Space Iklan Bawah Halaman 4