Senin, 16 Maret 2026

PT Pelindo Sinergi Lokaseva Pastikan Layanan Tetap Optimal Selama Periode Libur Lebaran 2026



MPN News, Jakarta. 17 Maret 2026 – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) memastikan seluruh layanan operasional perusahaan tetap berjalan optimal selama periode libur dan arus mudik Lebaran 2026. Kesiapan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kelancaran mobilitas masyarakat serta menjaga kelancaran arus distribusi barang nasional di tengah meningkatnya pergerakan selama periode Hari Raya Idul Fitri.

Sejalan dengan arahan pemerintah dalam pengaturan lalu lintas angkutan Lebaran, berbagai langkah untuk menjamin kesiapan operasional baik dari sisi kluster logistik pendukung pelabuhan maupun kluster pengembangan wilayah/hinterland dilakukan untuk memastikan layanan perusahaan tetap berjalan dengan baik. Senior Vice President Sekretariat Perusahaan PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Dewi Fitriyani, menyampaikan bahwa perusahaan telah melakukan berbagai langkah antisipatif guna memastikan layanan tetap berjalan optimal selama periode Lebaran.

“Sebagai bagian dari Pelindo Group, kami berkomitmen memastikan layanan tetap berjalan optimal selama periode Lebaran. Berbagai langkah kesiapan operasional telah kami lakukan agar aktivitas layanan logistik pendukung pelabuhan maupun hinterland dapat tetap berjalan dengan aman, lancar, serta memberikan pelayanan terbaik bagi para pengguna jasa,” ujar Dewi.

Kesiapan Layanan Logistik Pendukung Pelabuhan

Dalam menghadapi periode libur Lebaran, SPSL bersama seluruh Anak Perusahaan memastikan layanan operasional di berbagai unit usaha tetap berjalan sesuai standar operasional yang berlaku. Koordinasi intensif juga dilakukan dengan para pengguna jasa serta pemangku kepentingan untuk memastikan kegiatan operasional logistik tetap berjalan dengan baik selama periode tersebut.

Dari layanan logistik pendukung pelabuhan, SPSL memastikan optimalisasi layanan pada berbagai lini usaha, mulai dari layanan depo peti kemas, lapangan penumpukan, gudang hingga distribusi multimoda yang terintegrasi dengan aktivitas pelabuhan. Kesiapan ini mencakup pengaturan kapasitas depo dan lapangan, kesiapan peralatan operasional, serta penguatan koordinasi distribusi barang melalui jaringan transportasi darat maupun kereta api guna mendukung kelancaran arus barang selama periode Lebaran. Selain itu, layanan common area di kawasan pelabuhan juga dipastikan tetap beroperasi dengan dukungan pengelolaan area yang tertata, termasuk pengaturan lalu lintas kendaraan logistik dan aktivitas bongkar muat.

Sejalan dengan upaya tersebut, SPSL Group terus mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung operasional layanan melalui berbagai sistem yang terintegrasi, seperti Container Depot Operating System (CDOS), Yard Operating System (YOS), serta Behandle Operation System (BOS). Implementasi sistem ini memungkinkan proses layanan berjalan lebih efisien dan terintegrasi sehingga pengguna jasa tetap dapat mengakses layanan perusahaan secara optimal selama periode libur Lebaran.

Pada saat yang sama, perusahaan juga mempertahankan penerapan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) atau Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam seluruh aktivitas operasional. Langkah ini dilakukan melalui pengawasan operasional secara berkala, penerapan standar keselamatan kerja, serta peningkatan kesiapan personel di lapangan guna memastikan kegiatan operasional dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan terkendali selama periode Lebaran.Dukungan Kelancaran Mobilitas Melalui Jalan Tol Cibitung–Cilincing

Sebagai bagian dari dukungan terhadap kelancaran arus mudik Lebaran 2026, PT Pelindo Sinergi Lokaseva melalui grup usahanya, PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways (CTP Tollways), memberikan potongan tarif hingga 44% untuk kendaraan Golongan II hingga V pada rute jarak jauh di Jalan Tol Cibitung–Cilincing (JTCC) yang berlaku mulai 1 Maret 2026.

Selain itu, pada tanggal 15, 16, 26, dan 27 Maret 2026, pengguna jalan juga dapat menikmati potongan tarif hingga 30% untuk seluruh golongan kendaraan. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus memberikan manfaat bagi para pengguna jalan selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

Selain pemberian potongan tarif, pengelola JTCC juga menyiapkan berbagai langkah operasional untuk memastikan perjalanan pengguna jalan tetap aman dan lancar selama periode Lebaran, antara lain melalui pemantauan kondisi jalan secara berkala, kesiapan layanan lalu lintas dan transaksi, serta koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Pemberian potongan tarif ini merupakan salah satu langkah perusahaan dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode Lebaran, sekaligus memberikan manfaat bagi para pengguna jalan yang melintas di JTCC,” ujar Dewi.

Untuk informasi terkait mudik Lebaran melalui jalur Jalan Tol Cibitung–Cilincing (JTCC) maupun dalam kondisi darurat, masyarakat dapat menghubungi nomor layanan berikut:

1. Info Call Center JTCC : (021) 8952 6545

2. RS Hermina Grandwis : 021 – 8265 1212

3. RS Karya Medika 1 : 021 – 8903 00304

4. DISHUB Kabupaten Bekasi : 021 – 8911 3855

5. POLRES Metro Bekasi : 021 – 8911 4933

6. POLSEK Cikarang Barat : 021 – 8832 3550

7. DAMKAR Cikarang Barat : 021 – 2213 7870

8. DAMKAR Kabupaten Bekasi : 021 – 8911 9000

Melalui berbagai langkah tersebut, SPSL berharap dapat terus menghadirkan layanan yang andal sekaligus berkontribusi dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode Hari Raya Idul Fitri 2026.



Sonny H. Sayangbati 

Pertagas Salurkan Santunan untuk 39 Yayasan Yatim dan Dhuafa di 19 Daerah

 



MPN News, Jakarta, 16 Maret 2026 – PT Pertamina Gas (“Pertagas”), afiliasi Subholding Gas Pertamina, menyalurkan santunan kepada yayasan yatim dan dhuafa sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) pada bulan Ramadan 1447 H. 

Kegiatan ini dilaksanakan di sejumlah wilayah operasional perusahaan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat di sekitar area kerja.

Corporate Secretary Pertagas, Sulthani Adil Mangatur, mengatakan bahwa penyaluran santunan pada bulan Ramadan merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasi infrastruktur Perusahaan.

“Tahun 2026 ini, santunan diberikan kepada yayasan yatim dan dhuafa di 19 kota/kabupaten sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasi,” ujar Sulthani dalam keterangannya, Minggu (13/3).

Penyerahan santunan secara simbolis dilakukan oleh jajaran Direksi dan Komisaris Pertagas kepada perwakilan dari 39 yayasan yatim dan dhuafa dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 H di delapan wilayah operasional perusahaan. Selanjutnya, penyaluran santunan dilaksanakan secara bertahap di berbagai lokasi yang tersebar di 19 kota/kabupaten selama bulan Ramadan.

Dalam rangkaian Safari Ramadan tersebut, Komisaris, Direksi, dan Manajemen Pertamina Gas juga melaksanakan Management Walkthrough (MWT) untuk memastikan kesiapan dan keandalan fasilitas operasi dalam mendukung penyaluran energi menjelang Idulfitri 1447 H.

Menurut Sulthani, kegiatan berbagi pada bulan Ramadan juga menjadi bagian dari refleksi dan rasa syukur perusahaan atas kelancaran kegiatan operasional yang telah berjalan.

Pertamina Gas saat ini mengelola dan mengoperasikan sekitar 2.930 km pipa transportasi gas bumi dan 605 km pipa transportasi minyak bumi yang berperan dalam mendukung distribusi energi di berbagai wilayah Indonesia.

Melalui berbagai program sosial yang dijalankan, Pertagas berupaya menjaga keberlanjutan operasional perusahaan sekaligus tetap memperhatikan kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah kerja, termasuk pada momentum Ramadan dan menjelang Idulfitri.



Sonny H. Sayangbati




Space Iklan Bawah Halaman 1


Space Iklan Bawah Halaman 4