Senin, 23 Maret 2026

KSOP Muara Angke Kerahkan 10 Personel, Multi Instansi Bersinergi Amankan Angkutan Laut Lebaran



MPN News, JAKARTA (23/3) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Muara Angke Direktorat Jenderal Perhubungan Laut memperketat pengawasan angkutan laut selama periode libur Lebaran di Dermaga Kali Adem, Muara Angke, Jakarta Utara. Langkah ini dilakukan guna memastikan perjalanan masyarakat menuju Kepulauan Seribu berlangsung aman, nyaman, dan kondusif di tengah meningkatnya mobilitas penumpang.

Di bawah koordinasi Kepala Kantor KSOP Kelas IV Muara Angke, Cahyo Eko Putranto, sebanyak 10 personel KSOP Muara Angke dikerahkan setiap hari dan bersinergi dengan berbagai instansi terkait dalam pelaksanaan pengawasan serta pengamanan aktivitas pelayaran.

Pengawasan difokuskan pada operasional kapal tradisional dan kapal milik Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta yang melayani penumpang dari dan menuju Kepulauan Seribu. Petugas gabungan melakukan pemantauan aktivitas penumpang, pengamanan alur pelayaran, serta pengawasan kelengkapan keselamatan kapal.

*Pemeriksaan kelaiklautan kapal yang beroperasi di Pelabuhan Muara Angke* 

Selain itu, KSOP Muara Angke melalui Marine Inspector juga secara rutin melaksanakan kegiatan rampcheck terhadap kapal-kapal yang akan beroperasi. Kegiatan ini meliputi pemeriksaan kelayakan kapal, kelengkapan dokumen, alat keselamatan seperti life jacket dan alat pemadam kebakaran, serta kesiapan awak kapal. Rampcheck dilakukan guna memastikan bahwa setiap kapal yang berlayar telah memenuhi persyaratan keselamatan dan laik laut, sehingga mampu meminimalisir risiko kecelakaan di perairan.

Skema dua trip dan pengamanan terpadu

Memperhatikan tingginya animo masyarakat yang hendak berkunjung ke Kepulauan Seribu, KSOP Muara Angke juga telah melakukan koordinasi dengan operator kapal, pemilik kapal, serta stakeholder terkait untuk membagi jadwal keberangkatan menjadi dua trip setiap hari. Skema ini telah diberlakukan sejak 22 Maret 2026 dan dinilai efektif dalam mengakomodir peningkatan jumlah penumpang, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan pelayaran, serta kenyamanan masyarakat.

Sinergi pengamanan ini melibatkan berbagai unsur, antara lain Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai Kelas I Tanjung Priok, Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok, Unit Penyelenggara Pelabuhan Daerah Dishub Provinsi DKI Jakarta, Unit Pengelola Angkutan Perairan Dishub Provinsi DKI Jakarta, Unit Pengelola Pelabuhan Perikanan Muara Angke, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Jakarta, Kelurahan Pluit, Polsek Kawasan Sunda Kelapa, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Kepulauan Seribu, Pos TNI AL Pantai Mutiara, Pos Polisi Air Muara Angke, Pos Polisi Subsektor Muara Angke, Pos Pemadam Kebakaran Muara Angke, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Tanjung Priok Wilayah Kerja Pelabuhan Muara Angke, PT Bank Jakarta, PT Asuransi Jasa Raharja Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta, PT Pelayaran Samudra Sumber Artha (PT SSA), serta PT Antar Pulau Seribu (PT APS).

Kepala Kantor KSOP Kelas IV Muara Angke, Cahyo Eko Putranto, menegaskan bahwa pengawasan dilakukan secara intensif melalui kolaborasi lintas instansi guna menjamin keselamatan penumpang selama periode libur Lebaran.

“KSOP Kelas IV Muara Angke bersama seluruh stakeholder mengerahkan personel setiap hari untuk memastikan pengawasan dan pengamanan angkutan laut berjalan optimal. Kami ingin memastikan operasional kapal tradisional maupun kapal milik Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta dapat melayani masyarakat dengan aman, nyaman, dan tertib,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa koordinasi terpadu terus diperkuat, khususnya dalam pengawasan keselamatan pelayaran, pendataan penumpang, serta kesiapsiagaan menghadapi kondisi cuaca.

“Kami mengimbau kepada operator kapal dan penumpang untuk selalu mematuhi aturan keselamatan, menggunakan alat keselamatan seperti life jacket, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran perjalanan,” tambahnya.

Selain melakukan pengawasan, petugas gabungan juga memberikan imbauan keselamatan kepada penumpang, termasuk larangan merokok di dalam kapal serta pentingnya mematuhi kapasitas angkut. Para nahkoda juga diingatkan untuk tidak memaksakan pelayaran apabila kondisi cuaca tidak mendukung.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di Dermaga Kali Adem terpantau aman dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol. Upaya pengawasan ini merupakan komitmen KSOP Kelas IV Muara Angke bersama seluruh stakeholder dalam memastikan angkutan laut Lebaran berjalan lancar dengan mengutamakan keselamatan dan kenyamanan masyarakat.



Sonny H. Sayangbati

Mudik Lebaran Terkendali, ASDP Jaga Layanan Penyeberangan Tetap Prima


 

MPN News, Jakarta, 22 Maret 2026 – Di tengah tingginya mobilitas masyarakat pada Angkutan Lebaran 2026, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan layanan penyeberangan tetap berjalan prima di 15 lintasan pantauan nasional. Dinamika arus mudik yang terus bergerak mampu dikelola secara terkendali melalui kesiapan operasional dan koordinasi lintas stakeholder yang solid.

Secara kumulatif sejak H-10 hingga hari H, total penumpang mencapai 2,596,597 orang atau naik 5,4% dibandingkan tahun lalu sebanyak 2,463,910 orang. Total kendaraan tercatat 667,526 unit atau meningkat 7,2% dibandingkan 622,604 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada periode harian (H) tanggal 21 Maret 2026, total penumpang tercatat 156,838 orang atau naik 1,7% dari 154,237 orang tahun lalu. Sementara kendaraan mencapai 40,066 unit atau meningkat 0,6% dibandingkan 39,811 unit.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyampaikan layanan penyeberangan selama arus mudik berjalan lancar dan tetap terkendali, meskipun terjadi peningkatan signifikan mobilitas masyarakat. “Di tengah tingginya volume pergerakan pemudik, kami memastikan layanan tetap prima melalui peningkatan kapasitas operasional, penguatan layanan, serta koordinasi intensif lintas stakeholder, dengan tetap mengedepankan keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa,” ujarnya.

Lintasan Jawa–Sumatera–Bali tetap menjadi koridor tersibuk dan vital nasional. Untuk menjaga kelancaran, ASDP menerapkan penyesuaian pola operasi kapal, kesiapan personel, hingga rekayasa lalu lintas berupa pengalihan kendaraan dan delaying system di sejumlah buffer zone.

Pengalihan Layanan

Dalam rangka distribusi arus balik, ASDP juga mengoptimalkan pengalihan layanan melalui Pelabuhan BBJ Bojonegara untuk kendaraan golongan VIB, VII, VIII, dan IX mulai 23–29 Maret 2026. Sementara kendaraan lain, termasuk sepeda motor, tetap dilayani melalui Pelabuhan Merak.

Pola Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) diterapkan secara dinamis untuk mempercepat bongkar muat dan menjaga rotasi kapal. Selain itu, optimalisasi Port Operational Control Center di lintasan Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk memperkuat kendali operasional berbasis real time.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menyampaikan kesiapan arus balik terus diperkuat. Hingga H sampai H+10, ketersediaan tiket di lintasan Jawa–Sumatera dan Jawa–Bali masih mencapai 98,66%. “Masyarakat diimbau merencanakan perjalanan lebih awal dan membeli tiket melalui Ferizy sejak H-60, serta memastikan data penumpang sesuai dan datang ke pelabuhan tepat waktu,” jelasnya.

ASDP juga mengimbau masyarakat memanfaatkan program stimulus diskon tarif yang masih tersedia luas. Sejak 12 Maret 2026, program ini telah dimanfaatkan lebih dari 1,06 juta pengguna jasa, dengan potongan hingga 100% tarif jasa pelabuhan atau sekitar 21,9% dari total tarif.

Hingga 21 Maret 2026 pukul 23:59 WIB, realisasi penyerapan stimulus mencapai Rp14,5 miliar atau 40,84% dari target, dengan jumlah pengguna jasa mencapai 62,36%. Perbedaan persentase dipengaruhi variasi jenis kendaraan dan lintasan.

Program ini berlaku di 7 lintasan dan 14 pelabuhan, yakni Merak–Bakauheni, Ketapang–Gilimanuk, Lembar–Padangbai, Kupang–Rote, Kupang–Kalabahi, Kupang–Hansisi, serta Galala–Namlea.

Selain itu, kebijakan single tarif di Pelabuhan Bakauheni diberlakukan mulai 23 hingga 31 Maret 2026 guna menjaga kelancaran arus balik.

Dengan tingginya antusiasme masyarakat, ASDP menegaskan komitmennya menjaga layanan penyeberangan tetap lancar, aman, dan nyaman, khususnya pada periode arus balik Lebaran



Sonny H. Sayangbati 


Space Iklan Bawah Halaman 1


Space Iklan Bawah Halaman 4