Senin, 29 Juni 2026

PT Pelindo ( (Persero) Regional 2 Sunda Kelapa Melakukan Program Lestari Penghijauan Massal Di Daerah Penjaringan dan Sekitarnya


 

MPN News, Jakarta 29 Juni 2026 – PT Pelindo (Persero) Regional 2 Sunda Kelapa berkomitmen penuh dalam menjaga kelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasionalnya. Langkah ini diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam Program Lestari, sebuah inisiatif penghijauan massal yang diinstruksikan langsung oleh pihak Pelindo Regional.

Dalam program ini, Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa memfokuskan aksi penanaman pohon pada wilayah Ring 1 perusahaan, yang diarahkan langsung ke Kelurahan Penjaringan dan sekitarnya.

SDM Umum dan TJSL Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa, Andre, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan sebanyak 250 bibit pohon untuk menghijaukan kawasan tersebut. Jenis pohon yang dipilih merupakan jenis pohon berkayu keras dan produktif, di antaranya adalah pohon mahoni, bungur, kaliptus, trembesi serta pohon mangga yang dapat memberikan manfaat lebih berupa buah-buahan.

"Nantinya, ratusan bibit pohon ini akan ditampung oleh pihak Kelurahan Penjaringan untuk kemudian didistribusikan ke area RW 04. Pemilihan lokasi ini terbilang strategis mengingat RW 04 merupakan wilayah yang memiliki Program Kampung Iklim (Proklim) dan kerap mengikuti berbagai perlombaan lingkungan," ujarnya, Senin (28/06/2026).

Andre mengatakan, pihak RW 04 juga diwajibkan untuk memonitoring serta melaporkan perkembangan hasil penanaman tersebut kembali ke pihak Pelindo. 

"Melalui program penghijauan ini, Pelindo Sunda Kelapa berharap dapat berkontribusi nyata dalam penyerapan karbon di udara, sekaligus menciptakan lingkungan Ring 1 yang lebih asri, hijau, dan sehat seiring dengan pertumbuhan pohon-pohon keras tersebut," imbuhnya.

Selain fokus pada isu lingkungan, Pelindo Sunda Kelapa juga tengah bersiap menunaikan tanggung jawab sosialnya di bidang inklusivitas.

Setelah sukses menggelar program serupa di area Penjaringan, Pelindo kini bersiap meluncurkan program pemberdayaan untuk penyandang disabilitas (difabel) di wilayah Kelurahan Ancol dan sekitarnya, seperti Pademangan.

Program yang rencananya akan dieksekusi pada bulan Juli mendatang ini mengalami peningkatan kuota penerima manfaat. Jika pada periode sebelumnya di Penjaringan hanya mendapat 5 orang peserta, kali ini Pelindo memperluas jangkauannya menjadi 8 orang penerima manfaat di wilayah Ancol dan Pademangan.



Sonny H. Sayangbati

Jumat, 26 Juni 2026

Pelindo Regional 2 Perkuat Kompetensi Insan Humas Hadapi Dinamika Komunikasi Digital


 


MPN News, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 menggelar Forum Kehumasan Regional 2 sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan kapasitas insan humas dalam menghadapi perkembangan lanskap komunikasi yang semakin dinamis di era digital.

Kegiatan yang digelar di Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia, Ciawi 24-25 Juni  ini diikuti oleh perwakilan kehumasan dari seluruh cabang di lingkungan Pelindo Regional 2 tersebut menjadi sarana pembelajaran dan berbagi pengalaman dalam memperkuat fungsi komunikasi perusahaan.

Executive Director 2 Pelindo Regional 2, Budi Prasetio, mengatakan bahwa peran humas saat ini semakin strategis karena tidak hanya bertugas menyampaikan informasi perusahaan, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui komunikasi yang kredibel dan bernilai.

“Perkembangan teknologi digital membuat arus informasi bergerak semakin cepat. Karena itu, insan humas harus terus meningkatkan kapasitas dan kompetensinya agar mampu mengelola informasi secara profesional, akurat, dan relevan,” ujar Budi melalui keterangan tertulis, Kamis (25/6).

Menurutnya, kemampuan beradaptasi terhadap perubahan pola konsumsi informasi masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga efektivitas komunikasi perusahaan.

Budi menambahkan bahwa Pelindo Regional 2 berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan sumber daya manusia di bidang komunikasi sebagai bagian dari transformasi perusahaan.

“Kami ingin insan humas tidak hanya menjadi penyampai informasi, tetapi juga mampu menjadi strategic communicator yang memahami isu, membaca dinamika publik, dan memberikan nilai tambah bagi perusahaan,” tambahnya.

Melalui forum ini, peserta mendapatkan pembekalan mengenai tren komunikasi digital, pengelolaan isu, strategi komunikasi korporasi, serta penguatan kapasitas kehumasan dalam mendukung tujuan bisnis perusahaan.

Pelindo Regional 2 berharap forum tersebut dapat menjadi ruang pembelajaran berkelanjutan untuk menciptakan insan komunikasi yang adaptif, profesional, dan siap menghadapi tantangan komunikasi di masa depan.



Sonny H. Sayangbati 

Rabu, 24 Juni 2026

JICT Masuk Empat Besar Finalis Terminal Peti Kemas Terbaik Asia pada AFLAS Awards 2026


 

MPN News, Jakarta - Jakarta International Container Terminal (JICT) kembali mencatatkan prestasi di tingkat internasional dengan masuk dalam empat besar finalis kategori Best Container Terminal – Asia (Under 4 Million TEUs) pada Asian Freight, Logistics and Supply Chain (AFLAS) Awards 2026.

Pencapaian tersebut menempatkan JICT sejajar dengan sejumlah terminal peti kemas terkemuka di Asia, yaitu Colombo International Container Terminals (Sri Lanka), Dalian Container Terminal (Tiongkok), dan Pusan Newport International Terminal (Korea Selatan). Hanya empat terminal yang berhasil mencapai tahap finalis pada kategori tersebut.

Masuknya JICT sebagai finalis AFLAS Awards 2026 menjadi pengakuan internasional atas kinerja operasional, kualitas layanan, keandalan terminal, serta komitmen perusahaan dalam mendukung kelancaran rantai pasok dan perdagangan global.

Presiden Direktur JICT, Ade Hartono, mengatakan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh insan JICT dalam menjaga standar pelayanan dan operasional kelas dunia di tengah persaingan industri kepelabuhanan yang semakin kompetitif.

“Masuknya JICT dalam jajaran empat besar finalis terminal peti kemas terbaik Asia merupakan pencapaian yang membanggakan sekaligus pengakuan internasional atas upaya berkelanjutan yang kami lakukan dalam meningkatkan kualitas layanan dan kinerja operasional. Pengakuan ini menunjukkan bahwa terminal peti kemas Indonesia mampu bersaing dengan terminal-terminal terbaik di kawasan Asia,” ujar Ade Hartono.

Menurut Ade, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan seluruh pelanggan, pengguna jasa, mitra usaha, regulator, serta para pemangku kepentingan yang selama ini berkontribusi terhadap pengembangan layanan JICT.

“Di tengah dinamika perdagangan global yang terus berkembang, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan produktivitas, memperkuat transformasi digital, menjaga standar keselamatan kerja, serta menghadirkan layanan yang semakin efisien dan andal bagi para pengguna jasa. Pengakuan ini menjadi motivasi bagi JICT untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi industri logistik nasional dan perdagangan internasional Indonesia,” lanjutnya.

AFLAS Awards merupakan salah satu penghargaan paling bergengsi di sektor logistik, rantai pasok, pelayaran, dan kepelabuhanan di kawasan Asia. Penghargaan ini melibatkan partisipasi dan penilaian dari para pelaku industri, pelanggan, serta pengguna jasa logistik dari berbagai negara.

Keberhasilan JICT menjadi finalis AFLAS Awards 2026 memperkuat posisi Indonesia dalam peta logistik dan perdagangan kawasan Asia Pasifik. Pengakuan tersebut sekaligus mencerminkan meningkatnya daya saing pelabuhan nasional dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, investasi, dan konektivitas perdagangan internasional.

Pemenang AFLAS Awards 2026 akan diumumkan pada malam penganugerahan yang diselenggarakan pada 24 Juni 2026 di The St. Regis on the Bund, Shanghai, Tiongkok, yang akan dihadiri para pemimpin industri logistik, pelayaran, rantai pasok, dan kepelabuhanan dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik.



Sonny H. Sayangbati 

Kemenhub Gandeng U.S. Coast Guard Perkuat Implementasi ISPS Code di Batam

 


MPN News, Batam – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan bersama _United States Coast Guard (U.S. Coast Guard)_ melaksanakan kunjungan keamanan pelabuhan (Port Visit) ke empat fasilitas pelabuhan di Batam, Kepulauan Riau, pada 22–23 Juni 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau implementasi _International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code_ sekaligus memperkuat kerjasama kedua negara dalam mendukung keamanan transportasi maritim internasional.

Kunjungan dilakukan pada empat fasilitas pelabuhan yang telah menerapkan standar keamanan ISPS Code, yaitu Terminal Ferry Internasional Sekupang, Terminal Khusus PT McDermott Indonesia, PT Nongsa Terminal Bahari, dan PT Sarana Citranusa Kabil.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran, Triono, mengatakan bahwa kegiatan port visit merupakan agenda yang secara berkala dilakukan oleh _U.S. Coast Guard_ di sejumlah pelabuhan Indonesia untuk melihat konsistensi penerapan standar keamanan internasional pada fasilitas pelabuhan.

“Tahun ini Batam mendapat kesempatan untuk menerima kunjungan dari _U.S. Coast Guard_. Kegiatan ini menjadi momentum yang baik untuk saling berbagi pengalaman, meningkatkan pemahaman, serta memperkuat implementasi ISPS Code di fasilitas pelabuhan,” ujar Triono Rabu (24/06/2026).

Menurutnya, keempat fasilitas pelabuhan yang dikunjungi telah memperoleh _Statement of Compliance of a Port Facility (SoCPF)_, yang menunjukkan bahwa sistem keamanan, peralatan, serta sumber daya manusia yang dimiliki telah memenuhi standar internasional sesuai ketentuan ISPS Code.

Ia menekankan bahwa standar keamanan tersebut harus diterapkan secara konsisten dan berkelanjutan sehingga menjadi bagian dari budaya kerja seluruh pihak yang beraktivitas di pelabuhan. Dengan demikian, kewaspadaan terhadap potensi ancaman dan gangguan keamanan dapat terus ditingkatkan.

“Konsistensi penerapan ISPS Code sangat penting untuk membangun budaya keamanan di lingkungan pelabuhan. Hal ini menjadi kunci dalam menjaga keamanan fasilitas pelabuhan sekaligus mendukung kelancaran aktivitas transportasi laut,” jelasnya.

Sementara itu, delegasi _U.S. Coast Guard_ yang dipimpin oleh LCDR Nicole Emmons bersama para _International Port Security Specialist_ melakukan observasi lapangan terhadap penerapan sistem keamanan di masing-masing fasilitas pelabuhan. Hasil kunjungan tersebut selanjutnya akan menjadi bahan diskusi dan pertukaran informasi antara kedua pihak sebagai bagian dari upaya peningkatan keamanan maritim.

Melalui kolaborasi ini, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut berharap kerja sama dengan _U.S. Coast Guard_ dapat terus diperkuat guna mendukung penerapan standar keamanan pelabuhan yang berkelanjutan serta menjaga keamanan sistem transportasi maritim global.



Sonny H. Sayangbati

Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Berikan Bantuan 250 Bibit Pohon untuk Wilayah Kelurahan Penjaringan



MPN News, Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Sunda Kelapa menyerahkan bantuan sebanyak 250 bibit pohon kepada Kelurahan Penjaringan. Penyerahan dan penanaman pohon simbolis dilaksanakan di halaman Kantor Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (24/06/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Lurah Penjaringan Makhrus Nugroho Darojat, Kasi Pemerintahan Kelurahan Penjaringan, perwakilan PT Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa, Ketua RW 04, pengurus dan anggota PKK RW 04, serta PJLP PPSU Kelurahan Penjaringan.

Bantuan yang diberikan terdiri atas 30 pohon bibit mangga, 30 pohon pelangi, 60 pohon bungur, 60 pohon mahoni, dan 70 pohon trembesi. Seluruh bibit pohon tersebut rencananya akan ditanam di wilayah RW 04 yang saat ini mengikuti Program Kampung Iklim (ProKlim) tingkat nasional.

Lurah Penjaringan, Makhrus Nugroho Darojat, menyampaikan apresiasi kepada PT Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa atas dukungannya dalam upaya penghijauan dan adaptasi perubahan iklim di wilayah Penjaringan.

“Pohon-pohon ini rencananya akan ditanam di lingkungan RW 04 sebagai wilayah yang mengikuti Program Kampung Iklim (ProKlim) Nasional. Melalui upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, kita dapat terus berkolaborasi antara pihak swasta, perusahaan, pemerintah, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Semoga pohon-pohon ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua,” ujar Makhrus.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada PT Pelindo yang telah memberikan bantuan berupa pohon pelindung maupun pohon produktif yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Sementara itu, Manager SDM PT Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa, Herry Kusmiran, mengatakan bahwa penanaman pohon merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Kami berharap pohon-pohon keras yang ditanam ini dapat membantu menyerap karbon dioksida (CO2), mencegah erosi, dan menjadi paru-paru kota. Selain manfaat lingkungan, keberadaan pohon diharapkan juga memberikan manfaat sosial serta menambah ruang terbuka hijau yang dapat dimanfaatkan oleh warga sekitar,” kata Herry.

Melalui kegiatan ini, PT Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa bersama Kelurahan Penjaringan berharap dapat memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan sekaligus mendukung program pengendalian perubahan iklim melalui penghijauan di tingkat wilayah.


Sonny H. Sayangbati


Space Iklan Bawah Halaman 1

FORWAPINDO

FORWAPINDO
Forum Wartawan Pelabuhan Indonesia

Space Iklan Bawah Halaman 4