Senin, 16 Maret 2026

Pertagas Salurkan Santunan untuk 39 Yayasan Yatim dan Dhuafa di 19 Daerah

 



MPN News, Jakarta, 16 Maret 2026 – PT Pertamina Gas (“Pertagas”), afiliasi Subholding Gas Pertamina, menyalurkan santunan kepada yayasan yatim dan dhuafa sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) pada bulan Ramadan 1447 H. 

Kegiatan ini dilaksanakan di sejumlah wilayah operasional perusahaan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat di sekitar area kerja.

Corporate Secretary Pertagas, Sulthani Adil Mangatur, mengatakan bahwa penyaluran santunan pada bulan Ramadan merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasi infrastruktur Perusahaan.

“Tahun 2026 ini, santunan diberikan kepada yayasan yatim dan dhuafa di 19 kota/kabupaten sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasi,” ujar Sulthani dalam keterangannya, Minggu (13/3).

Penyerahan santunan secara simbolis dilakukan oleh jajaran Direksi dan Komisaris Pertagas kepada perwakilan dari 39 yayasan yatim dan dhuafa dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 H di delapan wilayah operasional perusahaan. Selanjutnya, penyaluran santunan dilaksanakan secara bertahap di berbagai lokasi yang tersebar di 19 kota/kabupaten selama bulan Ramadan.

Dalam rangkaian Safari Ramadan tersebut, Komisaris, Direksi, dan Manajemen Pertamina Gas juga melaksanakan Management Walkthrough (MWT) untuk memastikan kesiapan dan keandalan fasilitas operasi dalam mendukung penyaluran energi menjelang Idulfitri 1447 H.

Menurut Sulthani, kegiatan berbagi pada bulan Ramadan juga menjadi bagian dari refleksi dan rasa syukur perusahaan atas kelancaran kegiatan operasional yang telah berjalan.

Pertamina Gas saat ini mengelola dan mengoperasikan sekitar 2.930 km pipa transportasi gas bumi dan 605 km pipa transportasi minyak bumi yang berperan dalam mendukung distribusi energi di berbagai wilayah Indonesia.

Melalui berbagai program sosial yang dijalankan, Pertagas berupaya menjaga keberlanjutan operasional perusahaan sekaligus tetap memperhatikan kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah kerja, termasuk pada momentum Ramadan dan menjelang Idulfitri.



Sonny H. Sayangbati



Minggu, 15 Maret 2026

"Mudik Aman Berbagi Harapan”, Program Mudik Bersama BUMN Dan Pelindo Group Tahun 2026.




MPN News, Jakarta, 16 Maret 2026 – Senyum haru dan semangat pulang kampung mewarnai pelepasan peserta Program Mudik Bersama BUMN dan Pelindo Group Tahun 2026 yang mengusung tema “Mudik Aman Berbagi Harapan”. Program ini menjadi bagian dari komitmen Pelindo Group dalam memfasilitasi masyarakat agar dapat kembali ke kampung halaman dengan perjalanan yang aman, nyaman, dan tertib menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447H/2026.

Bagi para pemudik, perjalanan pulang bukan sekadar menempuh jarak ratusan kilometer, tetapi juga membawa harapan untuk kembali berkumpul bersama keluarga. Melalui program mudik bersama ini, Pelindo Group berupaya menghadirkan perjalanan yang lebih aman sekaligus meringankan beban masyarakat yang ingin merayakan Lebaran di kampung halaman.

Senior Vice President Sekretariat Perusahaan PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Dewi Fitriyani, menyampaikan bahwa partisipasi perusahaan dalam program ini merupakan wujud kepedulian Perusahaan untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat.

“Melalui Program Mudik Bersama BUMN dan Pelindo Group Tahun 2026, kami ingin membantu masyarakat yang merantau agar dapat kembali ke kampung halaman dengan perjalanan yang aman dan nyaman. Mudik merupakan momen yang sangat dinantikan untuk berkumpul bersama keluarga, dan kami berharap program ini dapat menghadirkan kebahagiaan bagi para pemudik,” ujar Dewi.

Program Mudik Bersama Pelindo Group Tahun 2026 melayani sejumlah rute perjalanan, di antaranya Jakarta–Solo, Jakarta–Surabaya, Jakarta–Semarang, Jakarta–Yogyakarta, Jakarta–Purwokerto, Surabaya–Madiun, Surabaya–Trenggalek, Surabaya–Jember, Makassar–Palopo, Makassar–Soroako, Medan–Aceh, Medan–Pekanbaru, dan Medan–Padang.

Prioritaskan Keselamatan dan Kenyamanan Perjalanan

Secara khusus, PT Pelindo Sinergi Lokaseva memberangkatkan peserta mudik dengan rute Jakarta–Solo. Seluruh armada yang digunakan telah melalui proses pemeriksaan kelayakan kendaraan dan dipastikan memenuhi standar keselamatan yang berlaku. Para pengemudi yang bertugas juga telah menjalani verifikasi kompetensi serta pemeriksaan kesehatan guna memastikan perjalanan berlangsung dengan aman, tertib, dan nyaman.

Dewi menambahkan bahwa perusahaan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan proses keberangkatan berjalan sesuai prosedur.

“Kami ingin memastikan seluruh peserta dapat berangkat dengan tenang dan tiba di kampung halaman dengan selamat. Keselamatan dan kenyamanan tetap menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program ini,” tambahnya.

Rasa syukur disampaikan oleh Setya Budi (57 tahun), salah satu peserta mudik tujuan Solo. Ia mengungkapkan bahwa program ini sangat membantu masyarakat yang ingin pulang kampung menjelang Lebaran.

“Program ini sangat membantu kami yang ingin pulang kampung tanpa harus memikirkan biaya perjalanan yang cukup besar menjelang Lebaran. Terima kasih kepada PT Pelindo Sinergi Lokaseva dan Pelindo Group yang telah memfasilitasi kami untuk bisa pulang kampung dan merayakan Lebaran bersama keluarga,” ungkapnya.

Melalui Program Mudik Bersama BUMN dan Pelindo Group Tahun 2026, PT Pelindo Sinergi Lokaseva berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung terciptanya perjalanan mudik yang lebih aman, tertib, dan nyaman, sehingga para pemudik dapat tiba di kampung halaman dengan selamat dan merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga.



Sonny H. Sayangbati 

Pertagas Pastikan Keandalan Penyaluran Energi Jelang Idulfitri 1447 H

 



MPN News, Jakarta, 16 Maret 2026 – PT Pertamina Gas (“Pertagas”) sebagai bagian dari Subholding Gas Pertamina, melaksanakan kegiatan Management Walkthrough (“MWT”) yang melibatkan jajaran Direksi dan Komisaris Perusahaan. Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau keandalan fasilitas operasi dalam rangka memastikan terpenuhinya kebutuhan energi, terutama menjelang Idulfitri 1447 H. Kegiatan MWT dilaksanakan dengan serangkaian kunjungan selama beberapa hari sejak 4 Maret 2026 di 8 Wilayah Operasi Pertagas.

Agenda MWT yang juga bersamaan dengan kegiatan Safari Ramadan 1447 H ini dilaksanakan di sejumlah wilayah, antara lain Pekanbaru, Pangkalan Brandan, Dumai, Palembang, Cikarang, Surabaya, Semarang, dan Balikpapan. Direksi Pertagas mengunjungi fasilitas operasi untuk memastikan penyaluran energi ke konsumen berjalan dengan lancar serta keandalan sistem tetap terjaga.

Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan terhadap aspek Health, Safety, Security, and Environment (“HSSE”), MWT yang dilaksanakan berfokus pada pemenuhan aspek keselamatan dan keamanan di area operasi. Direksi Pertagas memastikan bahwa seluruh prosedur keselamatan dan keamanan di fasilitas operasi dilaksanakan dengan baik. Hal ini penting guna menjaga kelancaran penyaluran energi serta menghindari potensi gangguan yang bisa berdampak pada keberlanjutan operasional.

Direktur Utama PT Pertamina Gas, Indra P Sembiring, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran perusahaan atas kinerja optimal yang telah ditunjukkan dalam mengelola seluruh wilayah operasional Pertagas.

Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keandalan operasi dan infrastruktur Pertagas dalam penyaluran energi menjelang Idulfitri. "Kami memastikan bahwa penyaluran pasokan energi tidak terhambat, untuk mendukung kelancaran berbagai aktivitas masyarakat dan konsumen industri domestik jelang Idulfitri," ujarnya.

Keandalan operasional tersebut juga tercermin dari kinerja bisnis Pertagas sepanjang tahun 2025 yang menunjukkan tren pertumbuhan positif di berbagai lini usaha. Pada segmen transportasi gas, volume penyaluran tercatat lebih dari 1.500 MMSCFD, meningkat sekitar 4 persen dibandingkan realisasi tahun 2024. Sementara itu, transportasi minyak mencapai lebih dari 174 ribu BOPD atau tumbuh sekitar 8 persen, seiring meningkatnya aktivitas hulu migas serta tambahan pasokan dari sejumlah wilayah produksi.

Selain itu, volume layanan regasifikasi tercatat sekitar 155 BBTUD, meningkat sekitar 6 persen, sedangkan produksi LPG tumbuh sekitar 5 persen dengan volume penyaluran lebih dari 450 ton per hari sepanjang 2025. Pertumbuhan di berbagai lini bisnis tersebut semakin menegaskan peran strategis Pertagas sebagai operator infrastruktur energi midstream dalam mendukung distribusi energi nasional yang andal dan efisien.

Sejalan dengan upaya menjaga keandalan penyaluran energi selama periode Ramadan dan Idulfitri, Pertagas juga menyiagakan Tim Satuan Tugas Ramadan & Idulfitri 1447 H (“Tim Satgas RAFI”) yang akan memantau dan memastikan kelancaran operasional di seluruh wilayah kerja perusahaan. Satgas RAFI disiagakan untuk menjaga kestabilan penyaluran energi bagi masyarakat dan industri dengan tetap mengedepankan prinsip HSSE dalam meminimalkan potensi risiko di seluruh lini operasional.

Pertagas dalam hal ini memiliki peran penting dalam mendukung kelangsungan operasional berbagai industri strategis di Indonesia, seperti industri pupuk, energi, dan kelistrikan. Sektor-sektor ini memainkan peran vital dalam memastikan kegiatan ekonomi tetap berjalan lancar selama momen Idulfitri, yang juga melibatkan kebutuhan energi yang stabil dan efisien.

"Sebagai perusahaan yang mengelola 2.930 km pipa transportasi gas bumi dan 605 km pipa transportasi minyak, Pertagas memegang peran strategis dalam mendukung swasembada energi di Indonesia. Dengan memastikan penyaluran pasokan energi yang stabil, kami mendukung aktivitas produksi yang mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia," tambah Indra.

Kegiatan Management Walkthrough (MWT) Komisaris dan Direksi Pertamina Gas ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan kebutuhan energi tercukupi melalui infrastruktur penyaluran yang handal (Operational Excellence). 

Dengan keandalan dan kesiapan infrastruktur yang dimiliki, Pertagas siap untuk mendukung kelangsungan momen Idulfitri dan berbagai kegiatan vital lainnya yang membutuhkan pasokan energi yang stabil.



Sonny H. Sayangbati

Sabtu, 14 Maret 2026

Ditjen Hubla Gelar Market Sounding Pengembangan Backup Area Pelabuhan Patimban

 



MPN News, JAKARTA (14/3) – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Patimban terus mendorong percepatan pengembangan Pelabuhan Patimban sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN). Upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Seminar Penyampaian Hasil Tenant Demand Survey dan Diskusi Investasi (Market Sounding Tahap Awal) terkait pengembangan dan pemanfaatan Backup Area Pelabuhan Patimban yang dilaksanakan di Jakarta, Jumat (13/3).

Kegiatan ini bertujuan memaparkan hasil survei kebutuhan tenant yang disusun oleh tim Japan International Cooperation Agency (JICA) sekaligus menjadi forum dialog strategis antara pemerintah dengan para calon investor serta pelaku usaha di sektor logistik dan kepelabuhanan.

Mewakili Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Lollan Panjaitan, menyampaikan bahwa pengembangan backup area merupakan bagian integral dari ekosistem Pelabuhan Patimban yang akan memperkuat sistem logistik nasional.

"Kementerian Perhubungan berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif di sektor kepelabuhanan. Keberhasilan pengembangan kawasan ini tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh kemitraan yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha, dan mitra strategis," ujar Lollan.

Menurutnya, forum market sounding ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan pandangan antara pemerintah dan sektor swasta dalam pengembangan kawasan pendukung pelabuhan.

"Masukan dari para calon tenant dan investor sangat penting sebagai bahan penyempurnaan konsep pengembangan kawasan sehingga langkah tindak lanjut yang disusun dapat lebih terarah dan berkelanjutan," tambahnya.

Pelabuhan Patimban diproyeksikan menjadi salah satu simpul utama logistik nasional yang mendukung kegiatan ekspor, khususnya sektor otomotif, serta distribusi barang di kawasan Jawa Barat dan sekitarnya. 

Pengembangan backup area yang terintegrasi diharapkan dapat meningkatkan efisiensi logistik sekaligus memperkuat daya saing pelabuhan di tingkat regional dan global.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan JICA, pejabat di lingkungan Kementerian Perhubungan, pengurus KADIN Provinsi Jawa Barat, serta para direksi perusahaan dan pimpinan asosiasi di bidang logistik dan kepelabuhanan.



Sonny H. Sayangbati 

Jumat, 13 Maret 2026

Tuntas 100%, Rehabilitasi Causeway Pelabuhan Nusa Penida Siap Dukung Kelancaran Angkutan Lebaran 2026

 



MPN News, Klungkung, 13 Maret 2026 – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Nusa Penida memastikan pekerjaan Rehabilitasi Causeway Pelabuhan Nusa Penida Tahun Anggaran 2025 telah rampung sepenuhnya (progres fisik 100%). Keberhasilan ini ditandai dengan pelaksanaan Provisional Hand Over (PHO) atau serah terima pertama pekerjaan pada 5 Januari 2026, yang mencakup perbaikan jembatan penghubung trestle, gangway, hingga area causeway.


Kepala Kantor UPP Kelas II Nusa Penida, Ni Luh Putu Eka Suyasmin, menjelaskan bahwa selesainya proyek strategis ini memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan standar keselamatan dan keandalan fasilitas pelabuhan. Mengingat Nusa Penida merupakan destinasi pariwisata utama, pembenahan infrastruktur ini menjadi kunci dalam mendukung kenyamanan wisatawan domestik maupun mancanegara, serta mobilitas masyarakat lokal.


"Peningkatan fasilitas ini secara langsung meningkatkan efisiensi pelayanan di pelabuhan. Dengan kondisi jembatan penghubung yang sudah 100% prima, risiko kecelakaan kerja atau kendala operasional saat peak season dapat diminimalisir secara signifikan. Fasilitas spesifik yang paling dirasakan pengguna jasa adalah meningkatnya keselamatan penumpang dan kelancaran operasional kapal. Akses dari dan menuju dermaga kini terasa lebih cepat dan efisien dari segi waktu," ujar Ni Luh Putu Eka Suyasmin.


Dia menambahkan bahwa keberadaan infrastruktur baru ini juga membantu petugas di lapangan untuk bekerja lebih tertib dalam mengatur alur keluar-masuk penumpang. Untuk menjaga keberlangsungan sarana dan prasarana (sarpras) tersebut, UPP Kelas II Nusa Penida melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari operator kapal, agen, vendor e-ticketing, hingga penyedia jasa transportasi lokal.


Kesiapan Angkutan Lebaran 2026


Menghadapi periode Angkutan Lebaran 2026, UPP Kelas II Nusa Penida telah melakukan persiapan matang guna mengantisipasi lonjakan penumpang. Melalui ketersediaan 3 (tiga) dermaga yang ada, pelayanan akan dioptimalkan dengan pengaturan jadwal yang ketat.


"Kami membangun Posko Terpadu bersama unsur TNI, POLRI, Unit Siaga SAR, tenaga medis, dan Jasa Raharja untuk memastikan pengamanan maksimal. Kami juga bekerja sama dengan vendor e-ticketing untuk melakukan pengecekan identitas saat boarding agar manifes penumpang valid dan tidak melebihi kapasitas kapal," tegas Eka Suyasmin.


Meskipun saat ini gedung terminal permanen belum tersedia, pihak UPP telah mengoptimalkan ruang tunggu yang ada untuk mencegah penumpukan penumpang. Rapat evaluasi rutin dilakukan setiap awal bulan guna memastikan penetapan jadwal kapal berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.


"Kami mengajak seluruh pengguna jasa dan masyarakat sekitar pelabuhan untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan merawat fasilitas yang telah dibangun ini demi kenyamanan dan citra pariwisata Nusa Penida yang lebih baik," tutupnya.



Sonny H. Sayangbati


Space Iklan Bawah Halaman 1


Space Iklan Bawah Halaman 4