Kamis, 05 Februari 2026

DJP Bongkar Dugaan Pelanggaran Pajak Tiga Wajib Pajak Industri Baja di Tangerang


MPN News
, Jakarta, 5 Februari 2026 — Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melalui Kanwil DJP Banten melaksanakan kegiatan penyidikan atas dugaan tindak pidana di bidang perpajakan yang melibatkan tiga Wajib Pajak badan, yaitu PT PSI, PT PSM, dan PT VPM. Ketiganya memiliki hubungan afiliasi melalui kesamaan pengurus dan/atau pemegang saham.

Penyidikan dilakukan berdasarkan hasil analisis data dan pengembangan perkara yang mengindikasikan adanya dugaan pelanggaran Pasal 39 ayat (1) huruf d Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan, yaitu dengan sengaja menyampaikan Surat Pemberitahuan dan/atau keterangan yang isinya tidak benar atau tidak lengkap. Jenis pajak yang terkait adalah Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada kurun waktu 2016 s.d. 2019.

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, ditemukan beberapa modus operandi antara lain menggunakan rekening pribadi karyawan, pengurus, dan/atau pemegang saham untuk menyembunyikan omzet penjualan, tidak melaporkan identitas supplier yang sebenarnya dalam pelaporan pajak, serta memanipulasi dokumen penawaran barang baik dengan maupun tanpa PPN guna menghindari pemungutan PPN.

Potensi kerugian negara dari dugaan tindak pidana perpajakan yang sedang disidik tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp583,36 miliar. Nilai tersebut masih bersifat sementara dan akan terus dikembangkan seiring dengan proses penyidikan serta pengumpulan alat bukti sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam proses penyidikan, DJP telah menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik), menyampaikan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kepada Wajib Pajak dan Kejaksaan, serta mengajukan permohonan izin penggeledahan kepada Pengadilan Negeri Tangerang. Selanjutnya, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) DJP telah melaksanakan tindakan penggeledahan berdasarkan Surat Perintah tertanggal 28 Januari2026.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, Rosmauli, menegaskan bahwa setiap proses penegakan hukum di bidang perpajakan dilaksanakan secara profesional, objektif, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, serta tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Ia juga mengimbau seluruh Wajib Pajak untuk melaksanakan kewajiban perpajakan secara benar, lengkap, dan jelas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.



Sonny H. Sayangbati

Jelang HPN ke-80, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Tegaskan Dukungan terhadap Pers Profesional

INACRAFT 2026 Dibuka, UMKM Pertamina Langsung Bukukan Penjualan Rp1,9 Miliar

MPN News, Jakarta, 5 Februari 2026 – Hari pertama penyelenggaraan The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) Februari 2026 di Jakarta Convention Center (JCC) mencatat capaian membanggakan bagi UMKM binaan PT Pertamina (Persero). Dalam satu hari pembukaan, total penjualan UMKM binaan Pertamina mencapai Rp1,9 miliar, menegaskan daya saing produk UMKM nasional di pasar ritel dan bisnis.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari pembinaan UMKM yang konsisten, terarah, dan berkelanjutan.

“Penjualan senilai Rp1,9 miliar di hari pertama INACRAFT 2026 menjadi bukti bahwa UMKM binaan Pertamina memiliki kualitas produk yang kuat, mampu bersaing, serta relevan dengan kebutuhan pasar nasional maupun global. Harapannya target pameran tahun ini pencapaian UMKM akan lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Baron.

Momentum ini diharapkan menjadi gerbang bagi UMKM untuk memperluas pasar, baik domestik maupun internasional. Saat ini, tercatat sekitar 200 UMKM mitra binaan Pertamina telah berhasil menembus pasar global (Go Global).

Ia menambahkan bahwa kehadiran UMKM binaan Pertamina di INACRAFT tidak semata berorientasi pada transaksi penjualan, tetapi juga pada penciptaan dampak ekonomi dan sosial yang berkelanjutan, termasuk pemberdayaan para wirausaha perempuan.

“Sesuai dengan tema INACRAFT tahun ini Exploring and Celebrating Womanpreneurs in Craft, mayoritas mitra binaan yang ikut serta dalam pameran adalah perempuan. Keterlibatan mereka adalah bentuk dukungan inklusif. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, kami melihat tren transaksi yang terus meningkat setiap tahunnya,” ujar Baron.

Salah satu contoh sukses wirausaha perempuan adalah Novita Hermawan, pemilik usaha Agrominafiber Handicraft asal Kebumen. Agrominafiber memproduksi home decor dari serat alam seperti eceng gondok dan pelepah pisang yang kini telah rutin diekspor ke Amerika Serikat.

“Ini kali kedua saya diajak Pertamina ke INACRAFT. Dampaknya sangat nyata pada networking, branding, hingga omzet kami. Pertamina benar-benar hadir memberikan dukungan nyata bagi kami pelaku usaha kecil,”ungkap Novita.

Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, saat membuka acara menyatakan bahwa INACRAFT adalah ruang strategis di mana tradisi bertemu inovasi. 

Tema yang diusung pada Inacraft 2026 ini menjadi refleksi akan peran strategis perempuan dalam subsektor kriya tanah air. Subsektor kriya memiliki posisi yang sangat strategis bagi perkembangan ekonomi Indonesia.

Data BPS tahun 2025 menunjukkan subsektor kriya merupakan kontributor ekspor terbesar kedua di ekonomi kreatif Indonesia dengan nilai 12,03 miliar USD (Januari-November 2025).

“Capaian ini menunjukkan bahwa kriya bukan hanya ekspresi budaya, tetapi penggerak perdagangan dan nilai tambah ekonomi nasional,” pungkasnya.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan, dengan menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina, berkoordinasi dengan https://www.danantaraindonesia.co.id/



Sonny H. Sayangbati


Rabu, 04 Februari 2026

Perkokoh Ketersediaan Energi di Masyarakat, Pertamina Integrasikan Bisnis Hilir


MPN News, Jakarta, 4 Februari 2026 – Di tengah situasi geopolitik global dan volatilitas harga energi dunia, PT Pertamina (Persero) terus melanjutkan transformasi untuk memperkuat perannya sebagai BUMN Energi dalam menjaga ketahanan energi nasional dengan mengintegrasikan bisnis hilir ke dalam satu entitas terpadu.


Perseroan secara resmi menyatukan sub holding yang bergerak di sektor hilir yaitu PT Pertamina Patra Niaga (PPN), PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), dan segmen bisnis PT Pertamina International Shipping (PIS), bergabung (merger) menjadi subholding downstream. PPN saat ini menjadi entitas penerima penggabungan. Penggabungan dimaksud dilakukan melalui proses evaluasi yang mendalam termasuk melalui tahapan benchmarking terhadap perusahaan oil company sejenis lainnya.


Penyatuan ini akan menciptakan ekosistem bisnis yang berkesinambungan, mengintegrasikan proses pengolahan bahan bakar di kilang, distribusi energi ke seluruh wilayah Indonesia, hingga pemasaran produk yang memenuhi kebutuhan masyarakat.


Dengan terintegrasinya rantai pasok hilir, Pertamina memastikan ketersediaan energi (Availability) yang lebih andal, aksesibilitas (Accessibility) yang menjangkau seluruh pelosok negeri, produk energi yang memenuhi kebutuhan masyarakat dan lingkungan (Acceptability), serta harga yang kompetitif (Affordability). Selain itu, integrasi ini mempercepat transisi energi melalui pengembangan portofolio bahan bakar rendah karbon (Sustainability).  


Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri mengungkapkan integrasi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat kepastian pasokan energi nasional, serta meningkatkan daya saing Perusahaan. Dengan sistem yang terintegrasi, koordinasi antarfungsi berjalan lebih cepat, pengambilan keputusan lebih efektif, dan investasi yang lebih optimal.


“Di tengah perubahan geopolitik, tuntutan transisi energi, dan persaingan global yang semakin ketat. Indonesia membutuhkan Pertamina yang lincah, kuat, dan terintegrasi. Ketika kilang, distribusi, dan logistik serta pemasaran bekerja sebagai satu sistem, kita dapat menghilangkan redundansi, mempercepat layanan, dan menghadirkan pasokan energi yang andal dari Sabang sampai Merauke,” ujar Simon.


Melalui Subholding Downstream, Pertamina menargetkan transformasi dalam lini bisnisnya, khususnya yang terkait dengan peningkatan pelayanan ke masyarakat. Integrasi yang dilakukan tidak akan mengganggu pelayanan terhadap masyarakat maupun terhadap mitra bisnis dan pekerja, sebaliknya menargetkan penyediaan energi yang semakin handal untuk masyarakat melalui peningkatan kolaborasi lintas divisi serta memberikan dampak yang lebih besar bagi bangsa dan generasi mendatang dengan semangat Energizing Indonesia. 


Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyatakan bahwa langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Pertamina dalam mengimplementasikan Asta Cita swasembada energi. 


"Integrasi bisnis hilir berlaku per 1 Februari 2026 ini bukan sekadar perubahan organisasi, melainkan upaya penguatan fondasi untuk menjadikan Pertamina sebagai soko guru bangsa dalam penyediaan energi. Dengan proses bisnis yang lebih efisien dan terintegrasi, kami memastikan pelayanan energi kepada masyarakat Indonesia semakin optimal dan tangguh dalam menghadapi tantangan global," tutup Baron.


Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan, dengan menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina, berkoordinasi dengan https://www.danantaraindonesia.co.id/.



Sonny H. Sayangbati

Jakarta Pertamina Enduro Siap Jalani Laga Kandang Pertama Proliga 2026, Menghadapi Jakarta Electric


MPN News, Malang, 4 Februari 2026 — Kota Malang kembali menjadi panggung persaingan Proliga. Tim voli putri Jakarta Pertamina Enduro (JPE) akan menjalani laga kandang pada lanjutan Proliga 2026 yang digelar di GOR Ken Arok, Malang, pada 5–8 Februari 2026. Pada seri ini, Jakarta Pertamina Enduro dijadwalkan menghadapi Jakarta Electric PLN Mobile pada Kamis (5/2) pukul 19.00 WIB, serta Medan Falcons pada Minggu (8/2) pukul 19.00 WIB. Dua pertandingan tersebut menjadi momen penting bagi JPE untuk menjaga persaingan di papan atas klasemen sementara. 


Sebagai salah satu kota yang kerap dipercaya menjadi tuan rumah Proliga, Malang dikenal memiliki atmosfer pertandingan yang kuat dan dukungan penonton yang meriah. Penyelenggaraan seri Proliga 2026 di Malang didukung penuh oleh Pertamina Group, mulai dari kesiapan venue dan operasional pertandingan, hingga berbagai aktivasi pendukung yang menghadirkan pengalaman menonton lebih dekat bagi penggemar voli.


Manager Corporate Brand PT Pertamina (Persero), Andar Titi Lestari, menyebut dukungan Pertamina terhadap Proliga merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dalam pengembangan olahraga nasional.


“Pertamina mendukung Proliga sebagai kompetisi voli tertinggi di Indonesia dan bagian dari pengembangan prestasi serta sportivitas. Melalui Jakarta Pertamina Enduro, kami ingin menghadirkan energi yang dekat dengan masyarakat, tidak hanya lewat pertandingan, tetapi juga melalui berbagai aktivitas yang menyertai Proliga di Malang,” ujar Andar.


Di luar pertandingan, berbagai aktivitas pendukung turut disiapkan Pertamina untuk membuat Proliga Malang terasa lebih menyenangkan untuk masyarakat.


“Kami membuka akses penjualan tiket secara luas, baik online melalui aplikasi MyPertamina sejak 3 Februari maupun offline di booth tiket GOR Ken Arok mulai 4 Februari, dengan harga Rp250.000 untuk VIP dan Rp100.000 untuk reguler. Di luar pertandingan, Pertamina juga menghadirkan booth interaktif serta melibatkan 22 UMKM, termasuk 10 UMKM mitra binaan kategori F&B, sebagai wujud dukungan nyata terhadap ekonomi lokal. Untuk memastikan kenyamanan penonton, pengamanan diperkuat hingga 100 personel gabungan TNI–Polri, dan seluruh sarana prasarana telah dipersiapkan maksimal hingga laga terakhir,” ujar Berno Syamsul Fisahwan, Ketua Pelaksana Tuan Rumah.


Chef de Mission Jakarta Pertamina Enduro, Werry Prayogi, menyebut performa JPE sejauh ini cukup solid dan menjanjikan di tengah persaingan ketat kompetisi Proliga 2026. “Dalam empat pekan awal, kami mencatat lima kemenangan. Posisi ini menunjukkan tim berada di jalur yang tepat, tapi setiap pertandingan tetap krusial. Bermain di Malang sebagai kandang sendiri tentu menjadi momentum penting bagi kami,” kata Werry.


Pelatih Jakarta Pertamina Enduro, Bülent KarslıoÄŸlu, mengatakan tim terus melakukan evaluasi dari seri ke seri. “Kami fokus pada konsistensi permainan, terutama di set-set penentuan, transisi defense ke offense, serta manajemen stamina pemain. Dukungan penonton di Malang akan menjadi energi tambahan, tapi disiplin permainan tetap jadi kunci,” ujarnya.


Kapten tim Jakarta Pertamina Enduro, Tisya Amallya Putri menilai laga kandang memberi atmosfer berbeda bagi para pemain. “Malang terasa spesial karena ini rumah kami. Tugas kami adalah berusaha untuk bisa tetap fokus, menjaga komunikasi, dan bermain solid sebagai satu tim untuk mencapai kemenangan bersama,” jelas Tisya.


Sementara itu, opposite hitter Megawati Hangestri Pertiwi menyebut posisi tim di papan atas membawa tanggung jawab yang besar di lapangan. “Peringkat dua di klasemen saat ini menjadi motivasi dan juga tanggung jawab. Saya dan teman-teman akan berusaha untuk mengeksekusi tiap peluang yang ada dengan baik, khususnya sebagai hitter,” ujarnya.


Jakarta Pertamina Enduro turut mendapat sejumlah dukungan dari Pertamina Group, meliputi PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Patra Niaga, PT Pertamina Hulu Energi (PHE), PT Pertamina Lubricants, PT Pertamina Gas Negara, PT Telkomsel (Telekomunikasi Selular), PT Patra Jasa, PT Patra Logistik, PT Pertamina Retail, PT Pelita Air Service, PT Pertamedika IHC, Speed Jersey PT SAB Indo Bandung, PT Mitra Tour & Travel, PT Pertamina Training & Consulting, serta J-connect Bank Jatim.


Melalui gelaran Proliga di Malang, Pertamina tak hanya menghadirkan hiburan olahraga berkualitas, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi, pemberdayaan UMKM, serta penyelenggaraan event yang aman.


Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan, dengan menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina, berkoordinasi dengan https://www.danantaraindonesia.co.id/.



Sonny H. Sayangbati


Space Iklan Bawah Halaman 1


Space Iklan Bawah Halaman 4