Selasa, 19 Mei 2026

Kapal Patroli KPLP KN. Damaru Kawal KMP Mutiara Persada III Hingga Tiba dengan Aman di Pelabuhan Panjang


 

MPN News, LAMPUNG (19/5) - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut kembali menunjukkan respons cepat dengan mengerahkan kapal patroli KPLP KN. Damaru-P.214 untuk melakukan pengawasan dan pengawalan terhadap KMP Mutiara Persada III yang mengalami gangguan mesin di perairan menuju Pelabuhan Panjang, Lampung, pada 18 Mei 2026.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, melalui Plt. Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP), Triono, segera melakukan koordinasi intensif dengan KSOP Kelas I Panjang dan Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas I Tanjung Priok untuk mengerahkan unsur patroli KPLP guna memberikan pengawalan terhadap kapal hingga tiba dengan aman di Pelabuhan Panjang.

“Keselamatan pelayaran merupakan prioritas utama. Kami langsung mengerahkan KN. Damaru-P.214 untuk melakukan pengawalan KMP Mutiara Persada III dan memastikan seluruh penumpang serta awak kapal dapat tiba dengan selamat di Pelabuhan Panjang,” ujar Triono.

Ia menambahkan bahwa kehadiran unsur patroli KPLP di lapangan merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat pengguna jasa transportasi laut.

“Koordinasi cepat antarunit menjadi kunci dalam penanganan situasi seperti ini. Kami memastikan proses pengawasan, pengamanan, dan pengawalan berjalan optimal demi menjaga keselamatan jiwa di laut,” tambahnya.

KMP Mutiara Persada III diketahui mengangkut sebanyak 144 orang penumpang serta 93 unit kendaraan. Berkat pengawalan KN. Damaru dan koordinasi seluruh pihak terkait, kapal berhasil melanjutkan pelayaran menuju Pelabuhan Panjang dengan aman dan terkendali. 



Sonny H. Sayangbati

Kapal Patroli KPLP KN. Damaru Kawal KMP Mutiara Persada III Hingga Tiba dengan Aman di Pelabuhan Panjang


 


MPN News, LAMPUNG (19/5) - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut kembali menunjukkan respons cepat dengan mengerahkan kapal patroli KPLP KN. Damaru-P.214 untuk melakukan pengawasan dan pengawalan terhadap KMP Mutiara Persada III yang mengalami gangguan mesin di perairan menuju Pelabuhan Panjang, Lampung, pada 18 Mei 2026.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, melalui Plt. Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP), Triono, segera melakukan koordinasi intensif dengan KSOP Kelas I Panjang dan Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas I Tanjung Priok untuk mengerahkan unsur patroli KPLP guna memberikan pengawalan terhadap kapal hingga tiba dengan aman di Pelabuhan Panjang.

“Keselamatan pelayaran merupakan prioritas utama. Kami langsung mengerahkan KN. Damaru-P.214 untuk melakukan pengawalan KMP Mutiara Persada III dan memastikan seluruh penumpang serta awak kapal dapat tiba dengan selamat di Pelabuhan Panjang,” ujar Triono.

Ia menambahkan bahwa kehadiran unsur patroli KPLP di lapangan merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat pengguna jasa transportasi laut.

“Koordinasi cepat antarunit menjadi kunci dalam penanganan situasi seperti ini. Kami memastikan proses pengawasan, pengamanan, dan pengawalan berjalan optimal demi menjaga keselamatan jiwa di laut,” tambahnya.

KMP Mutiara Persada III diketahui mengangkut sebanyak 144 orang penumpang serta 93 unit kendaraan. Berkat pengawalan KN. Damaru dan koordinasi seluruh pihak terkait, kapal berhasil melanjutkan pelayaran menuju Pelabuhan Panjang dengan aman dan terkendali. 



Sonny H. Sayangbati

PELNI Sukses Layani Keagenan Kapal Pesiar MV Odyssey Berbendera Bahamas di Indonesia



MPN News, Jakarta, 19 Mei 2026 – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) melalui layanan keagenan kapal sukses mendukung operasional kapal pesiar MV Odyssey selama berada di Indonesia. Kapal pesiar berukuran 24.344 Gross Tonnage (GT) dengan panjang 194 meter dan 274 penumpang tersebut pertama kali memasuki wilayah Indonesia melalui Pulau Komodo pada 25 April 2026, setelah berlayar dari Dili, Timor-Leste.

Selama pelayarannya di Indonesia, MV Odyssey menyinggahi sejumlah pelabuhan, antara lain Pelabuhan Benoa di Denpasar, Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya, dan Pelabuhan Tanjung Mas di Semarang. Untuk mendukung kelancaran operasional kapal, PELNI memberikan layanan full port agency yang mencakup pengurusan dokumen kapal bersama instansi terkait, penyediaan paket wisata di Pulau Komodo, hingga layanan shuttle bus bagi penumpang di Surabaya dan Semarang. 

Sekretaris Perusahaan PELNI Ditto Pappilanda menyatakan bahwa dukungan PELNI terhadap kapal pesiar MV Odyssey memperkuat peran PELNI dalam mendukung industri pariwisata bahari nasional sekaligus menjadi bukti kesiapan PELNI dalam memberikan layanan keagenan kapal yang profesional bagi kapal-kapal nasional maupun internasional, khususnya kapal pesiar.

“Kami siap memberikan dukungan menyeluruh mulai dari pengurusan dokumen, kebutuhan operasional kapal, hingga layanan hospitality bagi penumpang, sehingga aktivitas kapal pesiar internasional selama berada di Indonesia dapat berjalan lancar, aman dan tepat waktu” ujar Ditto.

Selain layanan operasional kapal, PELNI juga berkolaborasi dengan PT Lamong Energi Indonesia (LEGI) dalam penanganan pembuangan greywater dari MV Odyssey sebanyak 400 ton di Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, sebagai bagian dari dukungan terhadap operasional kapal yang sesuai dengan standar layanan dan pengelolaan lingkungan di pelabuhan.

Ditto juga menambahkan bahwa PELNI akan terus memperkuat kapabilitas dan kualitas layanan untuk menjadi mitra yang andal bagi kapal-kapal internasional di berbagai pelabuhan Indonesia.

“Sebagai perusahaan pelayaran nasional, PELNI terus memperkuat layanan full port agency dan layanan logistik serta operasional kapal internasional di berbagai pelabuhan Indonesia. Kami siap menjadi mitra strategis bagi industri kapal pesiar untuk mendukung target pemerintah dalam pengembangan pariwisata dan perekonomian nasional,” tambah Ditto.

PELNI berkomitmen untuk menjadi mitra strategis yang andal dalam mendukung seluruh kegiatan pelayaran internasional di Indonesia. PELNI akan terus mengembangkan layanan agency yang profesional dan efisien, guna memperkuat peran Indonesia sebagai negara maritim yang semakin kompetitif di kawasan Asia Tenggara.



Sonny H. Sayangbati 

Jumat, 15 Mei 2026

BioKids Color Day, Cara Seru Anak-anak Belajar Mencintai Satwa di Ancol



MPN News, Jakarta, 15 Mei 2026 – Dalam rangka memperingati International Day for Biological Diversity di bulan Mei 

ini dan juga sejumlah hari penting satwa seperti Sun Bear Day, World Turtle Day, dan Binturong Day, PT 

Pembangunan Jaya Ancol Tbk melalui Unit Konservasinya menghadirkan program edukatif bertajuk BioKids 

Color Day pada 16–17 Mei 2026 di Sea World Ancol dan Samudra Ancol.

Kegiatan ini dirancang sebagai pengalaman belajar yang fun, interaktif, dan kreatif bagi anak-anak serta 

keluarga. Melalui aktivitas mewarnai, permainan edukatif, hingga interaksi langsung dengan satwa, BioKids 

Color Day mengajak generasi muda untuk mengenal lebih dekat keanekaragaman hayati sekaligus 

memahami pentingnya menjaga kelestarian alam.

Program edukasi seru ini akan berlangsung di dua lokasi, yaitu:

 Sea World Ancol :

Sabtu & Minggu, 16–17 Mei 2026 Pukul 11.15 WIB hingga selesai

di Amphitheater Sea World Ancol 

 Samudra Ancol

Sabtu & Minggu, 16–17 Mei 2026 Pukul 14.00 WIB hingga selesai

di Taman Rumput Samudra Ancol 

Beragam aktivitas lainnya yang tak kalah menarik telah disiapkan, antara lain:

 Wild Discovery Games, permainan seru untuk mengenal berbagai satwa. 

 Conservation Message Spot, sesi edukasi bersama maskot tentang pentingnya konservasi. 

 Color My Animal Workshop, kegiatan mewarnai karakter satwa favorit. 

 Talk Show & Interactive Reptile, khusus di Samudra Ancol. 

Seluruh pengunjung Sea World Ancol dan Samudra Ancol dapat mengikuti kegiatan ini tanpa biaya 

tambahan.

Sebagai destinasi wisata yang mengedepankan unsur edukasi dan konservasi, Ancol terus berupaya 

menghadirkan program-program inspiratif yang mampu memberikan nilai tambah bagi pengunjung dan 

membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem dan keberagaman hayati Indonesia.

Bagi keluarga muda yang sedang mencari aktivitas akhir pekan yang edukatif sekaligus entertaining, BioKids 

Color Day menjadi pilihan tepat untuk quality time bersama anak sambil belajar tentang satwa dan alam.

Color the Animal, Care for Nature! Karena dari kreativitas sederhana, bisa tumbuh kepedulian besar untuk 

keberlanjutan bumi kita.



Sonny H. Sayangbati

Selasa, 12 Mei 2026

PELNI Perkuat Bisnis Komersial, Sukses Angkut Perdana 55 Ribu Ton Batubara


 

MPN News, Jakarta, 12 Mei 2026 – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) atau PT PELNI (Persero) mencatat pertumbuhan signifikan pada bisnis angkutan barang komersial pada tahun 2026. Hingga April 2026, PELNI telah mengangkut sebanyak 218.918,964 metric ton (MT) barang komersial, yang didominasi oleh muatan batubara sebesar 95% dan pupuk curah sebesar 5%. Capaian tersebut menunjukkan pertumbuhan (year-on-year) sebesar 338% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Salah satu pencapaian tersebut ditandai dengan keberhasilan pelaksanaan shipment perdana pengangkutan batubara skala besar menggunakan kapal bulk carrier jenis Supramax dengan muatan mencapai 55.000 MT. Pengangkutan perdana tersebut dilaksanakan melalui skema voyage charter menggunakan kapal MV Majestic Laksono. Pengiriman berlangsung pada April 2026 dengan rute pengangkutan dari Bontang menuju Surabaya.

Direktur Usaha Angkutan Barang & Tol Laut PELNI Kokok Susanto menyampaikan bahwa pemanfaatan kapal charter berukuran Supramax menjadi langkah strategis PELNI dalam memenuhi kebutuhan pasar terhadap layanan logistik komoditas curah dalam skala besar.

“Shipment perdana pengangkutan batubara dengan muatan 55 ribu ton ini merupakan langkah strategis PELNI dalam mengakselerasi kinerja bisnis angkutan barang. Kami terus mengembangkan kemampuan logistik untuk memberikan solusi pengangkutan yang andal, efisien, dan berdaya saing tinggi,” ujar Kokok.

Kokok Susanto menambahkan bahwa keberhasilan pengangkutan menggunakan kapal Supramax merupakan bagian dari strategi building capacity PELNI dalam memperkuat kompetensi angkutan barang komersial, khususnya pengangkutan komoditas curah dalam jumlah besar. Pengalaman ini sekaligus menjadi portofolio baru bagi lini usaha angkutan barang PELNI dalam memperluas cakupan layanan logistik maritim nasional.

“Kami optimis pengembangan segmen angkutan barang komersial, khususnya komoditas curah seperti batubara, akan memberikan kontribusi positif yang signifikan bagi kinerja perusahaan ke depan. PELNI juga siap memperluas kerja sama dengan berbagai mitra strategis guna mendukung kebutuhan logistik nasional serta memperkuat ketahanan energi Indonesia,” tambah Kokok.

Selain itu, PELNI juga menerapkan strategi sharing capacity melalui kerja sama dengan pemilik kapal guna meningkatkan fleksibilitas operasional dan optimalisasi layanan pengangkutan barang.

Melalui keberhasilan shipment perdana ini, PELNI semakin memperkuat posisinya sebagai penyedia jasa logistik maritim yang andal dan kompetitif. PELNI optimis dapat menjadi mitra logistik terpercaya bagi industri energi nasional sekaligus berkontribusi dalam mendukung rantai pasok komoditas strategis di Indonesia.

Tentang PELNI

PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang jasa pelayaran saat ini mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 483 ruas dan menyinggahi 75 pelabuhan.

Selain angkutan penumpang, PELNI juga melayani 30 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di wilayah 3TP, dimana kapal perintis menyinggahi 229 pelabuhan dengan total 516 ruas dan 2.515 rute. PELNI juga mengoperasikan sebanyak 17 kapal rede. Untuk pelayanan bisnis logistik, saat ini PELNI mengoperasikan 8 trayek tol laut serta satu trayek khusus untuk kapal ternak.


Sonny H. Sayangbati




Space Iklan Bawah Halaman 1


Space Iklan Bawah Halaman 4