Rabu, 04 Maret 2026

Pelindo pastikan kelancaran kegiatan operasional Terminal Teluk Lamong


 


MPN News, Surabaya 4 Maret 2026 -Direksi PT Pelabuhan Indonesia (Persero) meninjau PT Terminal Teluk Lamong di Surabaya, Jawa Timur, untuk memastikan kelancaran operasional terminal sekaligus mengidentifikasi peluang optimalisasi layanan dan pengembangan bisnis kepelabuhanan.

“Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya memastikan optimalisasi pemanfaatan aset perusahaan sekaligus memperkuat kinerja operasional terminal agar semakin kompetitif dan berkelanjutan,” Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Achmad Muchtasyar di Surabaya, Jawa Timur, Rabu.

Dalam kunjungan tersebut, Achmad didampingi oleh Direktur Pengembangan Usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Prasetyo, Executive Director 3 PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Daru Wicaksono J, serta jajaran senior leader Pelindo Group.

Rombongan meninjau fasilitas Integrated Planning and Control Room yang merupakan pusat perencanaan dan pengendalian aktivitas terminal berbasis sistem digital dan real-time guna memastikan efektivitas dan efisiensi operasional.

Dalam kegiatan peninjauan itu turut berlangsung diskusi membahas potensi pengembangan bisnis ke depan serta isu-isu strategis yang dihadapi PT Terminal Teluk Lamong dalam mendukung pertumbuhan dan daya saing perusahaan.

Achmad mengatakan kunjungan ini juga menjadi bagian dari upaya meninjau pemanfaatan aset secara optimal, termasuk potensi optimalisasi aset terminal LNG yang berada di kawasan Terminal Teluk Lamong.

Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong David P. Sirait menilai kunjungan Direksi PT Pelindo merupakan bentuk komitmen dalam memastikan keselarasan strategi bisnis dan operasional sekaligus memperkuat tata kelola perusahaan yang baik di lingkungan Pelindo Group.

Berdasarkan data, arus peti kemas sepanjang 2025 mencapai 2.827.256 twenty-foot equivalent units (TEUs) atau naik enam persen dari tahun sebelumnya yang sebanyak 2.673.125 TEUs.

Sementara untuk tahun ini, pihaknya menargetkan arus petikemas sebesar 3.048.275 TEUs atau tumbuh 7,8 persen dibandingkan 2025 yang sebanyak 2.827.256 TEUs.

“Evaluasi dan arahan yang diberikan menjadi bagian penting dalam upaya optimalisasi dan akselerasi pertumbuhan bisnis perusahaan,” kata David.


Sumber : Berita dan Foto KBN Antara/Disadur Redaksi MPN News

Program UMiMAX Angkat Mereka yang Pernah Jatuh, Kini Jadi Penopang Harapan


 


MPN News, Jakarta, 4 Maret 2026 — Menjelang senja di Masjid Cut Meutia, Jakarta, deretan gelas kopi dan matcha tersusun rapi di atas meja. Kumandang azan yang menghantar iftar, makin istimewa dengan aroma minuman segar. Di balik meja sederhana itu, bukan barista profesional yang melayani, melainkan para pelaku usaha ultra mikro. Mereka yang pernah kehilangan pekerjaan, pernah berada di titik terendah, dan kini memilih bangkit bersama UMiMAX Pertamina.

Ahmad Gojali (38) masih mengingat jelas hari ketika ia terkena PHK sebagai tenaga penjual. Setelah itu, ia mencoba bertahan dengan menjadi tukang parkir. Penghasilannya sekitar 1,5 juta rupiah per bulan, hanya cukup untuk makan seadanya. Namun jauh dari cukup untuk menata masa depan dua anaknya.

“Hidup rasanya seperti jalan di tempat. Mau usaha tidak punya modal, mau kerja tetap belum dapat, bingung harus gimana” katanya pelan.

Kesempatan itu datang ketika ia mengenal program Ultra Mikro Pertamina Aksi (UMiMAX). Program UMiMAX Pertamina memberikan bantuan peralatan usaha dan pembinaan berkala, yang ditargetkan kepada korban PHK serta masyarakat ekonomi lemah untuk memulai usaha ultra mikro.

Dari bantuan dan pendampingan yang diterima, Ahmad memulai usaha kopi keliling. Perlahan, pelanggan mulai mengenalnya. Kini penghasilannya meningkat menjadi sekitar Rp3 juta per bulan. Ia dapat membayar kontrakan rumah dan memenuhi kebutuhan keluarga dengan lebih tenang.

“Alhamdulillah, yang berubah bukan cuma pendapatan, tapi rasa percaya diri saya yang mulai bangkit untuk terus melanjutkan hidup,” ujarnya.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron mengatakan, program UMiMAX yang diluncurkan di akhir 2025 itu telah memberikan dukungan kepada 168 penerima manfaat. “Program ini diluncurkan untuk ikut mendukung target pengentasan kemiskinan dari Pemerintah,” ujar Baron. 

Baron melanjutkan, total dana hibah yang tersalurkan mencapai lebih dari Rp1,17 miliar. Para pelaku usaha UMiMAX kini memiliki total perputaran omzet lebih dari 1,15 miliar rupiah dan total laba melampaui 416 juta rupiah. Rata-rata margin laba mingguan mitra UMiMAX tercatat 36,68 persen.

Khusus di bulan Ramadan, melalui dukungan Pertamina, para mitra UMiMAX memproduksi dan membagikan total lebih dari 15.000 gelas kopi dan matcha gratis sebagai takjil gratis bagi jamaah di Masjid Cut Meutia. Bagi para mitra, momen ini terasa berbeda. Usaha yang dulu lahir dari keterdesakan ekonomi kini menjadi sarana berbagi. Mereka tetap menjalankan roda usaha dengan dukungan program, tetap memperoleh penguatan ekonomi, namun di saat yang sama bisa membantu ribuan orang berbuka puasa.

“Kami pernah di posisi butuh dibantu. Sekarang rasanya luar biasa bisa ikut berbagi,” kata salah satu mitra UMiMAX.

Komunitas "UMiMAX Heroes" menunjukkan bahwa dengan akses dan pendampingan, kesempatan kedua bisa terwujud, membuktikan mereka memilih untuk tidak menyerah. Pertamina menegaskan UMiMAX sebagai ekosistem pemberdayaan ultra mikro berkelanjutan, bukan sekadar bantuan modal, tetapi upaya mengembalikan kemandirian ekonomi dan kepercayaan diri masyarakat rentan.

Di balik setiap gerobak yang kembali beroperasi, ada keluarga yang kembali memiliki harapan. Dan di setiap cangkir kopi yang dibagikan saat senja Ramadan, terselip kisah tentang perjuangan, solidaritas, dan keberkahan yang tumbuh bersama.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan, dengan menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina, berkoordinasi dengan https://www.danantaraindonesia.co.id/.



Sonny H. Sayangbati



Selasa, 03 Maret 2026

Hadiri Rakor Lintas Sektoral, Dirut Pertamina Pastikan Mudik Idulfitri 1447 H Nyaman dengan Pasokan Energi Aman


 


MPN News, Jakarta, 3 Maret 2026 – PT Pertamina (Persero) menyatakan kesiapan penuh untuk mengawal perjalanan masyarakat Indonesia dalam menyambut hari raya Idulfitri 1447 H. Komitmen ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Perayaan Idulfitri 1447 H di Auditorium Mutiara STIK-PTIK Jakarta (2/3), yang dihadiri oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, dan lembaga terkait. 

Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menyampaikan bahwa melalui Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI) 2026, Pertamina akan memastikan setiap pemudik mendapatkan akses energi dengan mudah dan nyaman selama di perjalanan maupun di kampung halaman.

“Fokus utama kami adalah memberikan ketenangan bagi masyarakat. Seluruh fasilitas operasional Pertamina akan bekerja 24 jam untuk menjamin ketersediaan BBM, LPG, dan Avtur tetap terjaga di tengah lonjakan mobilitas,” ujar Simon.

Berbasis data historis dan koordinasi lintas fungsi yang telah dilakukan, Pertamina memproyeksikan kenaikan konsumsi Gasoline sebesar 12 persen, LPG sebesar 4 persen, dan Avtur sebesar 2,8 persen selama periode ini, sementara gasoil diperkirakan menurun seiring berkurangnya aktivitas logistik berat. Untuk mengimbangi tren tersebut, Pertamina telah memperkuat ketahanan stok BBM nasional di level rata-rata 21 hingga 23 hari per 1 Maret 2026.

Untuk meningkatkan kenyamanan pemudik, Simon merinci empat pilar layanan utama yang disiapkan secara khusus oleh Pertamina. Pertama, layanan energi melalui penguatan ketersediaan stok BBM, LPG, dan avtur di seluruh titik pasok dengan monitoring kualitas dan kuantitas berkala. Kedua, layanan wilayah atensi dengan fokus pada jalur tol, rest area, bandara, pelabuhan, dan kawasan wisata yang mengalami lonjakan mobilitas. 

Ketiga, berbagai aktivitas Ramadan dan program promosi melalui layanan digital MyPertamina. Keempat, layanan tambahan berupa Serambi MyPertamina sebagai fasilitas istirahat bagi pemudik di berbagai titik strategis yang dilengkapi fasilitas pendukung seperti motoris BBM dan LPG serta layanan darurat.

“Kami menyiagakan 2.074 SPBU yang beroperasi 24 jam di jalur utama dan area dengan kepadatan kendaraan tinggi, 6.300 agen LPG, serta sebanyak 200 unit mobil tangki disiagakan sebagai suplai cadangan. Untuk daerah yang tidak terdapat SPBU permanen dan kawasan wisata, kami menyiapkan 64 titik Kios Pertamina Siaga dan layanan modular agar masyarakat tidak perlu khawatir kehabisan bahan bakar di tengah perjalanan,” tambah Simon.

Selain fokus pada penguatan suplai di koridor Sumatra-Jawa, jalur Trans Jawa, serta konektivitas Kalimantan-Sulawesi. Pertamina juga memberikan perhatian khusus pada wilayah rawan bencana dengan menyiapkan buffer stock (stok penyangga). Sementara remote area dan kepulauan mendapat pengiriman lebih awal dan melakukan monitoring secara intensif.

“Seluruh langkah ini adalah bentuk pengabdian kami agar masyarakat dapat menjalankan tradisi mudik dan merayakan kemenangan Idulfitri bersama keluarga dengan tenang, aman, dan penuh sukacita,” tutup Simon.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan, dengan menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina, berkoordinasi dengan https://www.danantaraindonesia.co.id/.



Sonny H. Sayangbati 


Senin, 02 Maret 2026

Pertamina Buka Mudik Gratis dan Arus Balik 2026, Lebih dari 15 Kota, Catat Tanggal Pendaftarannya


 


MPN News, Jakarta, 2 Maret 2026 – PT Pertamina (Persero) kembali menghadirkan program Mudik Bareng Pertamina 2026 sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H. 

Program mudik gratis ini dilengkapi fasilitas arus balik dan akan memberangkatkan pemudik ke lebih dari 15 kota tujuan di Pulau Jawa.

Pendaftaran program Mudik Bareng Pertamina 2026 dibuka mulai Selasa, 3 Maret 2026 pukul 10.00 WIB melalui laman resmi www.mudikpertamina2026.com. 

Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengatakan, program mudik bareng Pertamina ini bagian dari energi untuk masyarakat dengan memberikan kemudahan mudik gratis secara aman dan nyaman.

“Melalui program Mudik Bareng Pertamina 2026, kami ingin menghadirkan energi kebaikan bagi masyarakat yang ingin merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman. Ini adalah bagian dari komitmen Pertamina untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat untuk mendukung kelancaran dan keamanan perjalanan mudik,” ujar Baron.

Baron memerinci lebih lanjut, keberangkatan mudik dijadwalkan pada Minggu, 15 Maret 2026 dari Plaza Keong Mas, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. 

Adapun kota tujuan antara lain Tasikmalaya, Garut, Cirebon, Purwokerto/Banyumas, Kebumen, Wonosobo/Purworejo, Brebes/Tegal, Pemalang, Cilacap, Pekalongan/Kendal/Semarang, Yogyakarta, Surakarta/Wonogiri, Surabaya, Malang, Ngawi, Madiun, hingga Banyuwangi.

Selain fasilitas mudik, Pertamina juga menyediakan layanan arus balik yang dipusatkan di 4 kota yakni Cirebon, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya pada Sabtu, 28 Maret 2026, dengan tujuan akhir Pool Damri Cawang, Jakarta.

Baron menambahkan, aspek keselamatan dan kenyamanan menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan program mudik bareng Pertamina 2026.

“Kami memastikan seluruh armada yang digunakan memenuhi standar keselamatan dan kelayakan operasional,” terang Baron. 

Pertamina mengimbau masyarakat untuk melakukan pendaftaran hanya melalui kanal resmi dan mewaspadai potensi penipuan. Informasi resmi program hanya disampaikan melalui akun Instagram @pertamina, website resmi pendaftaran, serta hotline 0815-4006-0135 dan 0811-1380-3353.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan, dengan menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina, berkoordinasi dengan https://www.danantaraindonesia.co.id/.



Sonny H. Sayangbati

Jumat, 27 Februari 2026

SPSL Catat Kinerja Positif Untuk Realisasi Program TJSL Sepanjang Tahun 2025, Sentuh Lingkungan, Pendidikan dan Ekonomi



MPN  News, JAKAR`TA (27 Januari 2026 ) -  PT Pelindo Solusi Logistik (“SPSL”) mencatat kinerja positif dalam mengimplementasikan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sepanjang tahun 2025. Perusahaan berhasil merealisasikan 33 program TJSL yang difokuskan pada tiga pilar utama, yaitu lingkungan, pendidikan dan pengembangan ekonomi, sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.


Melalui berbagai inisiatif tersebut, SPSL turut berkontribusi dalam mendukung 12 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) serta menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.


SVP Sekretariat Perusahaan SPSL, Dewi Fitriyani, menjelaskan bahwa pelaksanaan program TJSL SPSL dirancang tidak hanya sebagai kegiatan sosial, tetapi sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan.


“Melalui Program TJSL, SPSL berupaya memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan, keberdayaan dan kemandirian masyarakat di sekitar wilayah operasi sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Setiap program kami rancang agar mampu menciptakan manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan yang saling menguatkan,” ungkapnya, Selasa (27/01/2026).

 

Merawat Alam, Memelihara Kekayaan Sumber Daya Alam Lokal

Pada bidang lingkungan, SPSL sepanjang tahun 2025 telah melaksanakan tujuh program yang berfokus pada pengolahan sampah dan pelestarian alam. Program tersebut meliputi Gerakan Atasi Sampah Semarang Pilah dan Olah; Program Carbon Village di Desa Ngesrep Balong, Kendal; Program Budidaya Tanaman Buah Lakum di Mempawah; Penanaman Pohon di Pelabuhan Tanjung Mas dan Medan; Penataan Kampung Pelindo; serta rehabilitasi mangrove di sejumlah wilayah kerja SPSL.

 

Membuka Akses dan Meningkatkan Kualitas Pendidikan

Di bidang pendidikan, SPSL merealisasikan sembilan program yang bertujuan memperluas akses sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat. Program tersebut mencakup Beasiswa Pelindo Juara, Program Pelindo Prestasi melalui pelatihan dan vokasi non formal, Pelindo Mengajar, Port Visit, bantuan kesejahteraan tenaga pendidik Yayasan Barunawati Nusantara Jakarta dan Program Sahabat Inspiratif Pelindo atau PIJAR Tahun 2025.

 

Mendorong UMK dan Ekonomi Pesisir

Pada bidang pengembangan ekonomi, SPSL melaksanakan delapan program pemberdayaan masyarakat, di antaranya pelaksanaan program Maritimepreneur melalui Bazaar UMK Kemerdekaan dan Local Pride Spot Pelindo Tower Tahun ke-2, pemberdayaan UMK pengolahan sirup Buah Lakum, Pelaksanaan program Safety Riding untuk Ojek Online dan pemeriksaan kesehatan untuk TKBM, Desa Binaan Kampung Nila Berdaya, serta Program Teman Nelayan berupa bantuan sarana dan bahan produksi pengolahan hasil perikanan.

 

Kepedulian Sosial yang Menjangkau Lebih Luas

Di luar tiga bidang prioritas tersebut, SPSL juga menjalankan sembilan program sosial lainnya, di antaranya Program Pelita atau Pelindo Lingkungan Tanpa Anak Stunting, SPSL Berbagi Ramadhan, Mudik Gratis Bersama BUMN dan Pelindo Group, Sobat Aksi Ramadhan, Pelindo Berbagi Qurban, bantuan sembako, hingga aksi tanggap bencana banjir di Bekasi, Jawa Barat.


Program TJSL SPSL sepanjang tahun 2025 dilaksanakan dengan mekanisme Employee Social Responsibility (ESR) dimana sejumlah 118 pekerja terlibat langsung dalam pelaksanaan program ini. Adapun jangkauan penerima manfaat hingga akhir Desember 2025 tercatat lebih dari 3000 orang dari seluruh penjuru Indonesia.


“Melalui TJSL, SPSL berupaya memastikan setiap inisiatif yang dijalankan benar-benar memberikan dampak sosial dan lingkungan yang nyata, dikelola secara transparan dan terukur, serta selaras dengan prinsip keberlanjutan, sehingga mampu menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan,” tutup Dewi.

 

(Red. MPN News).

 

 



Space Iklan Bawah Halaman 1


Space Iklan Bawah Halaman 4