Senin, 25 Mei 2026

Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H - Semangat Berqurban Dalam Arah Transformasi Ancol


 

MPN News, Jakarta, 25 Mei 2026 — Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H, PT Pembangunan Jaya Ancol 

Tbk mengangkat tema “Semangat Berqurban Dalam Arah Transformasi Ancol” sebagai 

sarana memperkuat ukhuwah dan wujud nyata komitmen untuk terus bertumbuh bersama 

melalui kolaborasi, saling peduli, dan semangat transformasi yang berkelanjutan.

Idul Adha merupakan momentum suci yang mengajarkan kita tentang pengorbanan, keikhlasan, 

dan pentingnya berbagi kepada sesama. Untuk mempererat ukhuwah dan menambah 

keberkahan Hari Raya Idul Adha, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk mengundang seluruh 

masyarakat untuk mengikuti Sholat Idul Adha Bersama yang akan dilaksanakan di Kawasan 

Pantai Lagoon Ancol, hari Rabu, 27 Mei 2026 pukul 07.00 WIB. Sholat Idul Adha kali ini akan dipimpin oleh Imam Sholat Bp Taufiqurrahman – Imam Masjid Baiturrahman Ancol dan Khatib 

Bp Syahmudrian Lubis - Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk.

Semangat ber-qurban adalah cerminan kepedulian dan solidaritas kita sekaligus sebagai bentuk

arah transformasi untuk keberlanjutan perseroan. Energi positif yang dibangun bersama akan 

menjadi fondasi penting dalam mendorong kinerja perusahaan yang lebih kuat dan adaptif. Kita

juga mewujudkan rasa empati kepada sesama khususnya masyarakat sekitar. Nilai-nilai inilah 

yang selalu disampaikan dalam setiap kegiatan Idul Adha di Ancol.

Melalui program qurban yang diselenggarakan, Ancol menyalurkan hewan kurban kepada 

masyarakat kurang mampu juga lembaga sosial dan keagamaan serta para mitra di sekitar 

kawasan Ancol. Penyaluran ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kewajiban ibadah, tetapi 

juga sebagai sarana memperkuat ukhuwah—ikatan persaudaraan yang kokoh dan harmonis.

Ancol mengajak seluruh warga, pengunjung, dan karyawan, untuk hadir dan merasakan 

kebersamaan dalam ibadah, sekaligus memperkuat tali persaudaraan di momen yang penuh berkah ini.

“Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H”, semoga amal ibadah kita selalu diridhoi & diterima oleh Allah SWT.



 Sonny H. Sayangbati

Minggu, 24 Mei 2026

Penyeberangan Jakarta-Malahayati Segera Beroperasi, Pangkas Biaya Tinggi dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi


MPN News,Jakarta (23/5) – Pemerintah Aceh dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) meneken Kesepakatan Bersama Pengoperasian Lintasan Penyeberangan Jakarta-Pelabuhan Malahayati Aceh di Kantor ASDP Jakarta, Sabtu (23/5/2026).

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir Syamaun, menyampaikan kerja sama tersebut memiliki nilai stratgeis. “Selain memperkuat konektivitas transportasi laut, Aceh memiliki posisi geografis yang strategis karena berada di jalur pelayaran internasional Selat Malaka,” katanya.

Ia menjelaskan, selama ini distribusi barang dari Pulau Jawa menuju Aceh sangat bergantung pada jalur darat lintas Sumatera. “Ini membutuhkan waktu tempuh panjang dan biaya operasional tinggi,” katanya.

Karena itu, Nasir menambahkan, pengoperasian lintasan RoRo Jakarta–Malahayati menjadi harapan besar bagi masyarakat dan dunia usaha di Aceh. “Dapat memperlancar distribusi logistik, mempersingkat waktu tempuh, memperpendek rantai pasok, membuka akses yang lebih luas bagi produk unggulan Aceh, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Aceh,” katanya.

Di tempat yang sama, Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Yossianis Marciano, menyampaikan ASDP siap bersinergi secara berkelanjutan dengan Pemerintah Aceh. “Fokus utama kerja sama tersebut adalah pengoperasian dan pengembangan lintasan penyeberangan strategis Jakarta–Pelabuhan Malahayati Aceh sebagai bagian dari transformasi layanan ASDP menuju penguatan layanan Long Distance Ferry (LDF),” katanya.

Sekda Nasir menghadiri penandatanganan kesepakatan tersebut didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh T Robby Irza, Kepala Dinas Perhubungan Aceh T Faisal, serta para Kepala Biro di lingkungan Sekretariat Daerah Aceh.


Sonny H. Sayangbati

 


Sabtu, 23 Mei 2026

Kolaborasi Penyusuan DED oleh Pemprov Papua bersama KUPP Korido, Perkuat Konektivitas 3TP & Kedaulatan Maritim Utara Papua di Pasifik



MPN News, Korido (23/5) – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Korido melakukan penguatan proses pengembangan pelabuhan dengan berkolaborasi bersama Pemerintah Provinsi Papua dalam penyusunan Detail Engineering Design atau DED Pelabuhan Korido oleh Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang serta Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah.

Kolaborasi tersebut dilakukan guna memperkuat layanan distribusi logistik dan kepelabuhanan di wilayah Terdepan, Terluar, Tertinggal, dan Perbatasan (3TP) melalui Pengembangan Jangka Pendek Pelabuhan Korido yang meliputi studi dan analisis perpanjangan dermaga, area walkway, terminal penumpang, kantin dan area komersil untuk tahun anggaran 2027.

Langkah strategis ini ditandai penelitian teknis dan peninjauan lapangan yang dipimpin langsung oleh Gubernur Papua Matius Derek Fakhiri bersama Tim Teknis dari Dinas Perhubungan, Dinas PUPR dan Baperida di dermaga dan area komersil serta Kantor UPP Korido, di Distrik Supiori Selatan, Supiori, Jumat (22/5/2026).

Gubernur Papua, Fakhiri sampaikan bahwa kerja sama ini merupakan momentum bersejarah karena menjadi kolaborasi pertama di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua dalam penyusunan DED pengembangan suatu pelabuhan yaitu Pelabuhan Korido untuk memperkuat jalur disribusi logistik dan pergerakan angkutan laut di Papua khususnya di Supiori yang masuk wilayah 3TP.

"Untuk itu saya mengajak kita semua untuk mendukung pembangunan Pelabuhan Korido di tanah ini, supaya terus berkembang dan menjadi pelabuhan yang maju, profesional dan membanggakan, ungkapnya.

Tambah Fakhiri, karena dari pelabuhan yang produktif akan terbangun konektivitas yang hebat sehingga pertumbuhan ekonomi terus berkembangan dan berkelanjutan demi masa depan generasi mendatang melalui kemaritiman yang handal untuk Papua cerdas, sejahtera dan harmoni.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Korido Willem Thobias Fofid, menyampaikan, Pelabuhan Korido memiliki peran strategis di Kawasan Pasifik sebagai pintu gerbang logistik dan penggerak ekonomi bagi seluruh wilayah kepulauan di utara Papua. 

“Tantangan geografis seringkali menjadi kendala dalam aksesbilitas dan konektivitas, sehingga dengan pengembangan Pelabuhan Korido yaitu dengan adanya perpanjang dermaga dapat menambah kapasitas operasional pelabuhan dalam melayani kapal-kapal dengan berukuran besar dan pembangunan kantin, terminal penumpang serta area walkway dan area komersil dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat sebagai penumpang dan juga pelaku usaha masyarakat lokal,” jelasnya.

Menurut Willem, melalui sinergi ini dalam penyusunan dan finalisasi dokumen DED ini dapat memperkuat persyaratan dalam pengembangan pelabuhan kedepannya dan sinergi ini adalah jawaban atas tantangan keterbatasan infrastruktur di wilayah perbatasan.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Matius Wally yang juga merupakan Ketua Tim Teknis Penyusunan DED, menambahkan "sinergi dan kolaborasi ini merupakan langkah konkret dalam mewujudkan sinergitas layanan kepelabuhanan dan angkutan di perairan. Pemanfaatan teknologi operasional diharapkan mampu menghadirkan konektivitas layanan pelabuhan yang handal, terutama di wilayah yang selama ini sulit dijangkau oleh jaringan terestrial," ungkap Wally.

Lebih dari itu, ia menjelaskan bahwa penguatan kedaulatan maritim dengan adanya pengiriman komoditi unggulan daerah melalui Pelabuhan Korido menjadikan perekenomian semakin maju dan operasional pelabuhan, pergerakan kapal dan aktivitas pelabuhan, serta layanan angkutan laut merupakan aset strategis negara yang harus dikelola secara aman, terintegrasi, dan berdaulat. 

Lebih lanjut, Willem berharap kolaborasi ini dapat terus berkelanjutan dan sinergi dalam penyusunan DED, kami terus berkomitmen untuk menghadirkan solusi teknologi yang inklusif, berkelanjutan, dan dapat menjangkau wilayah-wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan. 

“Semoga kolaborasi ini berjalan lancar dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi bangsa dan negara, optimistis penguatan kedaulatan data pergerakan kapal dan aktivitas pelabuhan akan semakin aman dan terintegrasi, sekaligus memperkuat aspek pengawasan serta keselamatan pelayaran di wilayah timur Indonesia,” pungkasnya.



Sonny H. Sayangbati 




Rabu, 20 Mei 2026

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026 menjadi momentum bagi PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo


 

MPN News, Jakarta, 20 Mei 2026 – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026 menjadi momentum bagi PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo untuk menegaskan kembali pentingnya penguatan budaya kerja dan kualitas pelayanan dalam menghadapi tantangan industri kepelabuhanan dan logistik yang semakin dinamis.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Direktur Pelindo, Drajat Sulistyo, saat bertindak sebagai pembina upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026 di Halaman Kantor Pelindo Regional 2, Rabu (20/5). Upacara tersebut diikuti oleh jajaran manajemen dan pekerja Pelindo.

Dalam amanatnya, Drajat menyampaikan bahwa tema Hari Kebangkitan Nasional tahun ini, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, menjadi refleksi penting bagi seluruh pekerja Pelindo untuk terus menjaga semangat kebangsaan melalui kontribusi nyata di bidang pelayanan kepelabuhanan.

“Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026 menjadi momentum bagi insan Pelindo untuk memperkuat semangat persatuan, kolaborasi, dan inovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan pengguna jasa pelabuhan. Semangat kebangkitan harus tercermin melalui peningkatan kinerja, transformasi berkelanjutan, serta kontribusi nyata Pelindo dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Drajat dalam amanatnya.

Lebih lanjut, Drajat menegaskan bahwa transformasi Pelindo tidak hanya berfokus pada aspek bisnis dan operasional, tetapi juga pada penguatan budaya kerja yang adaptif, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan.


Melalui momentum Hari Kebangkitan Nasional, Pelindo mendorong seluruh pekerja untuk terus menjaga semangat gotong royong, optimisme, dan profesionalisme dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan. Semangat tersebut diharapkan dapat memperkuat peran Pelindo sebagai penggerak konektivitas dan logistik nasional.



Sonny H. Sayangbati 

PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) terus berupaya memperkuat implementasi Keamanan, Keselamatan, Kesehatan, Kerja dan Lingkungan (K3L)


 

 

MPN News, Jakarta, 20 Mei 2026 – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) terus berupaya memperkuat implementasi Keamanan, Keselamatan, Kesehatan, Kerja dan Lingkungan (K3L) di seluruh area operasional group perusahaan sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung pengembangan ekosistem kepelabuhan yang sehat, aman dan berkelanjutan.

Direktur Strategi & Pengembangan Bisnis PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Retno Soelistianti, mengatakan sebagai Subholding yang bergerak di bidang layanan pendukung kepelabuhan serta pengembangan kawasan yang terintegrasi dengan pelabuhan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva memandang budaya Keamanan,Keselamatan, Kesehatan Kerja & Lingkungan (K3L) sebagai fondasi penting dalam membangun & menjaga keandalan operasional guna mendukung trasnsformasi bisnis Perusahaan kedepan.

"Seiring transformasi bisnis group perusahaan, kami terus memastikan agar anak-anak usaha operasional kami secara bertahap membangun aspek keselamatan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari setiap operasional dan pengembangan kawasan yang dijalankan. Kami ingin menghadirkan layanan yang tidak hanya terintegrasi, tetapi juga sehat,aman dan berkelanjutan dalam mendukung ekosistem kepelabuhanan nasional," ujar Retno.

Perkuat Budaya Keselamatan Secara Berkelanjutan

Sebagai bentuk implementasi komitmen tersebut, PT Pelindo Sinergi Lokaseva secara konsisten menjalankan berbagai program peningkatan awareness K3L secara berkala melalui pelaksanaan Safety Induction, Drill & Exercise, serta Safety Forum di berbagai area operasional group perusahaan. Program ini bertujuan memperkuat pemahaman baik pekerja internal maupun eksternal serta mitra kerja terhadap aspek K3L guna bersama-sama menciptakan lingkungan kerja yang kondusif untuk mendukung peningkatan kinerja operasional perusahaan.

Perusahaan juga berupaya melakukan langkah preventif melalui pelaksanaan Safety Briefing, Management Walkthrough, dan Safety Patrol yang dilakukan secara rutin guna memastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan kerja serta mengidentifikasi potensi risiko sejak dini di area operasional. Guna memastikan seluruh inisiatif tersebut berjalan efektif, Perusahaan secara rutin melakukan monitoring dan rapat evaluasi atas implementasi program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) setiap bulannya.

Selain itu, SPSL terus melakukan berbagai improvement implementasi K3L agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan dinamika operasional di lapangan, salah satunya melalui penerapan metode Safety Induction secara online maupun mengoptimalkan penggunaan CCTV untuk melakukan monitoring pelaksanaan K3L di lapangan secara lebih efektif dan efisien. Perusahaan juga telah melakukan inisiatif perdana pemberianSafety Induction Card bagi pengemudi yang memasuki area operasional wilayah kerja Pontianak sebagai pengingat terhadap standar keselamatan yang wajib dipatuhi.

Ke depan, SPSL akan terus memperkuat implementasinya melalui peningkatan standar operasional, penguatan budaya K3L serta inovasi berkelanjutan di seluruh lini bisnis perusahaan guna menciptakan ekosistem layanan pendukung kepelabuhanan yang semakin sehat, aman, dan berdaya saing.



Sonny H. Sayangbati




Space Iklan Bawah Halaman 1


Space Iklan Bawah Halaman 4