Kamis, 12 Maret 2026

Pelindo Perkuat Koordinasi Lintas Instansi Jelang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026

 



MPN News, Jakarta, 11 Maret 2026 - Menjelang Lebaran 2026, Pelindo memperkuat koordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan guna mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas, khususnya di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Koordinasi tersebut melibatkan Polda Metro Jaya, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Priok, serta asosiasi-asosiasi terkait.

Langkah ini dilakukan menyusul prediksi meningkatnya mobilitas kendaraan dibandingkan tahun lalu selama periode mudik dan arus balik Lebaran yang berpotensi berdampak pada kelancaran lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama serta kawasan pelabuhan sebagai salah satu simpul penting distribusi logistik nasional. 

Direktur Lalu Lintas Polda Metrojaya, Kombes. Pol. Komarudin, S.I.K,. M.M, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan simulasi rekayasa lalu lintas jelang hari raya Idulfitri.

“Kami telah menyiapkan berbagai langkah rekayasa lalu lintas serta pengawasan terhadap kendaraan angkutan barang guna memastikan arus mudik dan balik dapat berjalan dengan aman dan lancar, khususnya di wilayah Jakarta dan sekitarnya, termasuk akses menuju kawasan Pelabuhan Tanjung Priok,” ujar Komarudin.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Capt. Heru Susanto mengatakan, koordinasi lintas sektoral antara Pelindo dengan asosiasi harus selalu terjaga, terutama jika dikaitkan dengan antisipasi arus barang yang akan dikeluarkan jelang hari raya Idulfitri.

"Koordinasi lintas sektor dan stakeholder terus kami galakan terutama dengan rekan-rekan asosiasi yang berkegiatan di kawasan pelabuhan, agar pengaturan arus barang tetap terjaga selama periode arus mudik dan balik," kata Heru.

Dukungan juga disampaikan oleh pelaku usaha angkutan barang, Suwarna Chiu dari Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (APTRINDO) Jakarta menyebut pihaknya berkomitmen untuk bersinergi mendukung langkah-langkah yang sudah ditetapkan demi kelancaran arus barang di Pelabuhan Tanjung Priok.

"Untuk kami, kelancaran adalah faktor utama. Jadi, kami tentunya mendukung tiap keputusan yang dibuat, dan kami selalu siap berkoordinasi, baik dengan regulator maupun operator pelabuhan," jelas Suwarna.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Hubungan Kelembagaan Pelindo, Hendri Ginting menyampaikan bahwa Pelabuhan Tanjung Priok memiliki peran strategis dalam menjaga kelancaran arus logistik selama periode Lebaran.

“Berbagai langkah antisipatif telah disiapkan untuk memastikan operasional pelabuhan tetap optimal di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat,” ungkap Hendri.

Hendri kemudian menambahkan bahwa pihaknya menyiapkan sejumlah strategi, antara lain pengelolaan traffic dan kapasitas terminal untuk mengendalikan tingkat penumpukan peti kemas, pengaturan jadwal sandar kapal, serta optimalisasi operasional terminal dengan menyiapkan sejumlah buffer area atau area penyangga bagi kendaraan logistik yang menunggu giliran masuk ke kawasan pelabuhan, di antaranya di kawasan Ex Inggom, Ex JICT 2, inner road pelabuhan, serta kawasan Tanah Merdeka.

Di samping itu, Pelindo juga mengoptimalkan pemanfaatan Terminal Booking System (TBS) untuk mengatur jadwal kedatangan kendaraan logistik secara lebih tertib dan efisien, serta mengaktifkan Crisis Management Center (CMC) dan Business Continuity Management System (BCMS) guna memastikan keberlangsungan operasional selama periode angkutan Lebaran.

“Seluruh langkah ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memastikan arus logistik tetap berjalan lancar sekaligus mendukung kelancaran lalu lintas di kawasan sekitar pelabuhan selama masa angkutan Lebaran,” tutup Hendri.



Sonny H. Sayangbati 

Tingkatkan Pengawasan, KSOP Cirebon Lakukan Penandatanganan Kesepakatan Bersama Dengan Kejaksaan Negeri Kota Cirebon

 




MPN News, CIREBON (12/3) - Dalam upaya memperkuat pengawasan serta memastikan kepastian hukum dalam pelaksanaan tugas di lingkungan pelabuhan, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Cirebon melakukan penandatanganan kesepakatan bersama dengan Kejaksaan Negeri Kota Cirebon. Penandatanganan tersebut dilakukan pada hari Rabu (11/3).

Penandatanganan kesepakatan bersama tersebut dilakukan oleh Kepala Kantor KSOP Kelas II Cirebon, Ferry Anggoro Hendianto, bersama Kepala Kejaksaan Negeri Kota Cirebon, Alamsyah. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi dan sinergi antarinstansi, khususnya dalam penanganan permasalahan hukum di bidang perdata dan tata usaha negara.

Kepala Kantor KSOP Kelas II Cirebon, Ferry Anggoro Hendianto, menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakan bagian dari komitmen untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik serta memperkuat pengawasan dalam pelaksanaan tugas di lingkungan pelabuhan.

“Penandatanganan kesepakatan bersama ini merupakan langkah penting dalam memperkuat koordinasi antara KSOP Cirebon dengan Kejaksaan Negeri Kota Cirebon, khususnya dalam penanganan persoalan hukum di bidang perdata dan tata usaha negara,” ujar Ferry.

Ia menambahkan bahwa dukungan dari Kejaksaan Negeri Kota Cirebon diharapkan dapat memberikan pendampingan hukum yang optimal bagi KSOP dalam menjalankan tugas dan fungsi kelembagaan.

“Kami sangat mengapresiasi terjalinnya kesepakatan bersama ini. Kolaborasi ini menjadi bentuk komitmen bersama untuk memastikan setiap kebijakan dan langkah yang diambil berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” kata Ferry.

Menurutnya, kerja sama ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pelayanan di sektor kepelabuhanan.

“Dengan adanya sinergi ini, kami berharap pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan di lingkungan pelabuhan dapat semakin kuat, sehingga pelayanan kepada masyarakat dan pengguna jasa pelabuhan dapat berjalan dengan lebih baik,” lanjutnya.

Ferry juga menegaskan bahwa kolaborasi antara KSOP Cirebon dan Kejaksaan Negeri Kota Cirebon tidak berhenti pada penandatanganan kesepakatan bersama semata, tetapi akan terus dikembangkan dalam berbagai bentuk kerja sama ke depan.

“Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan semakin diperkuat ke depannya. Sinergi antarinstansi merupakan kunci penting dalam mendukung pembangunan nasional dan memajukan negara,” pungkasnya.




Sonny H. Sayangbati




PT PELINDO SINERGI LOKASEVA KEMBALI MENEBARKAN KE BERKAHAN DI BULAN RAMADHAN 1447 H/2026 M MENYALURKAN 4.000 PAKET BANTUAN KEPADA MASYARAKAT DI SEaKITR WILAYAH OPERASIONAL

 




MPN News, Jakarta – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (“SPSL”) beserta anak usaha kembali menebar keberkahan di bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M melalui rangkaian program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan menyalurkan lebih dari 4.000 paket bantuan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Program ini merupakan bagian dari inisiatif “Pelindo Berbagi Ramadhan” oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero). Melalui kegiatan tersebut, Perusahaan menyalurkan bantuan melalui tiga bentuk program, yaitu pembagian paket sembako, santunan anak yatim, serta berbagi takjil bagi tenaga kerja bongkar muat (TKBM), sopir truk dan masyarakat di sekitar kawasan operasional Perusahaan.

Senior Vice President Sekretariat Perusahaan PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Dewi Fitriyani, mengatakan bahwa bulan Ramadhan menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Ramadhan selalu menjadi momentum untuk memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian. Melalui berbagai program berbagi ini, kami ingin memastikan kehadiran PT Pelindo Sinergi Lokaseva tidak hanya dirasakan melalui aktivitas bisnis, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Dewi, Kamis (12/03/2026).

Menebar Kepedulian Melalui Berbagi Kebutuhan Pokok dan Santunan

Dalam rangka membantu masyarakat memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadhan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Group menyalurkan 1.965 paket sembako kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan keluarga, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Selain itu, perusahaan juga menyalurkan lebih dari 1.000 santunan kepada anak yatim yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas sosial di bulan suci Ramadhan. Program ini diharapkan dapat memberikan dukungan serta menghadirkan kebahagiaan bagi para penerima manfaat.

Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Abdul Rahman, Ketua LMK Kalibaru, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dukungan PT Pelindo Sinergi Lokaseva.

“Ramadhan menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial dan berbagi dengan sesama. Kami mengapresiasi dukungan PT Pelindo Sinergi Lokaseva dalam kegiatan santunan yang sangat berarti bagi masyarakat kami. Semoga program ini akan terus berjalan di tahun-tahun selanjutnya,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Dedi yang mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Alhamdulillah, bantuan sembako ini sangat berarti bagi kami. Semoga perusahaan semakin maju dan terus membawa manfaat bagi masyarakat. Terima kasih kepada PT Pelindo Sinergi Lokaseva dan Pelindo Group,” ungkapnya haru.

Berbagi Takjil, Menggerakkan UMKM LokalDalam rangka berbagi keberkahan di bulan suci Ramadhan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva juga membagikan 1.060 paket takjil kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional Perusahaan. Pembagian takjil ini menyasar masyarakat yang berada maupun melintas di sekitar kawasan operasional perusahaan menjelang waktu berbuka puasa.

Kegiatan berbagi takjil ini juga melibatkan pekerja PT Pelindo Sinergi Lokaseva sebagai bagian dari semangat Employee Social Responsibility (ESR). Melalui keterlibatan tersebut, perusahaan mendorong partisipasi aktif karyawan dalam berbagai kegiatan sosial sekaligus menumbuhkan kepedulian dan semangat berbagi di lingkungan kerja.

Menariknya, penyediaan menu berbuka tersebut turut melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai mitra penyedia makanan, sehingga program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima takjil, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi pelaku usaha lokal.

Salah satu pelaku UMKM yang terlibat, E. Sabik, mengaku senang dapat berpartisipasi dalam program berbagi takjil yang diinisiasi oleh PT Pelindo Sinergi Lokaseva.

“Kami sangat senang bisa dilibatkan dalam program ini. Selain membantu masyarakat yang membutuhkan menu berbuka, kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi UMKM seperti kami untuk tumbuh,” ujarnya.

Sebagai bagian dari Pelindo Group, PT Pelindo Sinergi Lokaseva dan anak usaha berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program TJSL yang memberikan dampak sosial nyata bagi masyarakat.

“Bagi kami, keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari kinerja bisnis, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat kami berikan kepada masyarakat dan lingkungan sekitar,” tutup Dewi Fitriyani.



Sonny H. Sayangbati 


Space Iklan Bawah Halaman 1


Space Iklan Bawah Halaman 4