Rabu, 24 Juni 2026

JICT Masuk Empat Besar Finalis Terminal Peti Kemas Terbaik Asia pada AFLAS Awards 2026


 

MPN News, Jakarta - Jakarta International Container Terminal (JICT) kembali mencatatkan prestasi di tingkat internasional dengan masuk dalam empat besar finalis kategori Best Container Terminal – Asia (Under 4 Million TEUs) pada Asian Freight, Logistics and Supply Chain (AFLAS) Awards 2026.

Pencapaian tersebut menempatkan JICT sejajar dengan sejumlah terminal peti kemas terkemuka di Asia, yaitu Colombo International Container Terminals (Sri Lanka), Dalian Container Terminal (Tiongkok), dan Pusan Newport International Terminal (Korea Selatan). Hanya empat terminal yang berhasil mencapai tahap finalis pada kategori tersebut.

Masuknya JICT sebagai finalis AFLAS Awards 2026 menjadi pengakuan internasional atas kinerja operasional, kualitas layanan, keandalan terminal, serta komitmen perusahaan dalam mendukung kelancaran rantai pasok dan perdagangan global.

Presiden Direktur JICT, Ade Hartono, mengatakan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh insan JICT dalam menjaga standar pelayanan dan operasional kelas dunia di tengah persaingan industri kepelabuhanan yang semakin kompetitif.

“Masuknya JICT dalam jajaran empat besar finalis terminal peti kemas terbaik Asia merupakan pencapaian yang membanggakan sekaligus pengakuan internasional atas upaya berkelanjutan yang kami lakukan dalam meningkatkan kualitas layanan dan kinerja operasional. Pengakuan ini menunjukkan bahwa terminal peti kemas Indonesia mampu bersaing dengan terminal-terminal terbaik di kawasan Asia,” ujar Ade Hartono.

Menurut Ade, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan seluruh pelanggan, pengguna jasa, mitra usaha, regulator, serta para pemangku kepentingan yang selama ini berkontribusi terhadap pengembangan layanan JICT.

“Di tengah dinamika perdagangan global yang terus berkembang, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan produktivitas, memperkuat transformasi digital, menjaga standar keselamatan kerja, serta menghadirkan layanan yang semakin efisien dan andal bagi para pengguna jasa. Pengakuan ini menjadi motivasi bagi JICT untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi industri logistik nasional dan perdagangan internasional Indonesia,” lanjutnya.

AFLAS Awards merupakan salah satu penghargaan paling bergengsi di sektor logistik, rantai pasok, pelayaran, dan kepelabuhanan di kawasan Asia. Penghargaan ini melibatkan partisipasi dan penilaian dari para pelaku industri, pelanggan, serta pengguna jasa logistik dari berbagai negara.

Keberhasilan JICT menjadi finalis AFLAS Awards 2026 memperkuat posisi Indonesia dalam peta logistik dan perdagangan kawasan Asia Pasifik. Pengakuan tersebut sekaligus mencerminkan meningkatnya daya saing pelabuhan nasional dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, investasi, dan konektivitas perdagangan internasional.

Pemenang AFLAS Awards 2026 akan diumumkan pada malam penganugerahan yang diselenggarakan pada 24 Juni 2026 di The St. Regis on the Bund, Shanghai, Tiongkok, yang akan dihadiri para pemimpin industri logistik, pelayaran, rantai pasok, dan kepelabuhanan dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik.



Sonny H. Sayangbati 

Kemenhub Gandeng U.S. Coast Guard Perkuat Implementasi ISPS Code di Batam

 


MPN News, Batam – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan bersama _United States Coast Guard (U.S. Coast Guard)_ melaksanakan kunjungan keamanan pelabuhan (Port Visit) ke empat fasilitas pelabuhan di Batam, Kepulauan Riau, pada 22–23 Juni 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau implementasi _International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code_ sekaligus memperkuat kerjasama kedua negara dalam mendukung keamanan transportasi maritim internasional.

Kunjungan dilakukan pada empat fasilitas pelabuhan yang telah menerapkan standar keamanan ISPS Code, yaitu Terminal Ferry Internasional Sekupang, Terminal Khusus PT McDermott Indonesia, PT Nongsa Terminal Bahari, dan PT Sarana Citranusa Kabil.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran, Triono, mengatakan bahwa kegiatan port visit merupakan agenda yang secara berkala dilakukan oleh _U.S. Coast Guard_ di sejumlah pelabuhan Indonesia untuk melihat konsistensi penerapan standar keamanan internasional pada fasilitas pelabuhan.

“Tahun ini Batam mendapat kesempatan untuk menerima kunjungan dari _U.S. Coast Guard_. Kegiatan ini menjadi momentum yang baik untuk saling berbagi pengalaman, meningkatkan pemahaman, serta memperkuat implementasi ISPS Code di fasilitas pelabuhan,” ujar Triono Rabu (24/06/2026).

Menurutnya, keempat fasilitas pelabuhan yang dikunjungi telah memperoleh _Statement of Compliance of a Port Facility (SoCPF)_, yang menunjukkan bahwa sistem keamanan, peralatan, serta sumber daya manusia yang dimiliki telah memenuhi standar internasional sesuai ketentuan ISPS Code.

Ia menekankan bahwa standar keamanan tersebut harus diterapkan secara konsisten dan berkelanjutan sehingga menjadi bagian dari budaya kerja seluruh pihak yang beraktivitas di pelabuhan. Dengan demikian, kewaspadaan terhadap potensi ancaman dan gangguan keamanan dapat terus ditingkatkan.

“Konsistensi penerapan ISPS Code sangat penting untuk membangun budaya keamanan di lingkungan pelabuhan. Hal ini menjadi kunci dalam menjaga keamanan fasilitas pelabuhan sekaligus mendukung kelancaran aktivitas transportasi laut,” jelasnya.

Sementara itu, delegasi _U.S. Coast Guard_ yang dipimpin oleh LCDR Nicole Emmons bersama para _International Port Security Specialist_ melakukan observasi lapangan terhadap penerapan sistem keamanan di masing-masing fasilitas pelabuhan. Hasil kunjungan tersebut selanjutnya akan menjadi bahan diskusi dan pertukaran informasi antara kedua pihak sebagai bagian dari upaya peningkatan keamanan maritim.

Melalui kolaborasi ini, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut berharap kerja sama dengan _U.S. Coast Guard_ dapat terus diperkuat guna mendukung penerapan standar keamanan pelabuhan yang berkelanjutan serta menjaga keamanan sistem transportasi maritim global.



Sonny H. Sayangbati

Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Berikan Bantuan 250 Bibit Pohon untuk Wilayah Kelurahan Penjaringan



MPN News, Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Sunda Kelapa menyerahkan bantuan sebanyak 250 bibit pohon kepada Kelurahan Penjaringan. Penyerahan dan penanaman pohon simbolis dilaksanakan di halaman Kantor Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (24/06/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Lurah Penjaringan Makhrus Nugroho Darojat, Kasi Pemerintahan Kelurahan Penjaringan, perwakilan PT Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa, Ketua RW 04, pengurus dan anggota PKK RW 04, serta PJLP PPSU Kelurahan Penjaringan.

Bantuan yang diberikan terdiri atas 30 pohon bibit mangga, 30 pohon pelangi, 60 pohon bungur, 60 pohon mahoni, dan 70 pohon trembesi. Seluruh bibit pohon tersebut rencananya akan ditanam di wilayah RW 04 yang saat ini mengikuti Program Kampung Iklim (ProKlim) tingkat nasional.

Lurah Penjaringan, Makhrus Nugroho Darojat, menyampaikan apresiasi kepada PT Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa atas dukungannya dalam upaya penghijauan dan adaptasi perubahan iklim di wilayah Penjaringan.

“Pohon-pohon ini rencananya akan ditanam di lingkungan RW 04 sebagai wilayah yang mengikuti Program Kampung Iklim (ProKlim) Nasional. Melalui upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, kita dapat terus berkolaborasi antara pihak swasta, perusahaan, pemerintah, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Semoga pohon-pohon ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua,” ujar Makhrus.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada PT Pelindo yang telah memberikan bantuan berupa pohon pelindung maupun pohon produktif yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Sementara itu, Manager SDM PT Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa, Herry Kusmiran, mengatakan bahwa penanaman pohon merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Kami berharap pohon-pohon keras yang ditanam ini dapat membantu menyerap karbon dioksida (CO2), mencegah erosi, dan menjadi paru-paru kota. Selain manfaat lingkungan, keberadaan pohon diharapkan juga memberikan manfaat sosial serta menambah ruang terbuka hijau yang dapat dimanfaatkan oleh warga sekitar,” kata Herry.

Melalui kegiatan ini, PT Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa bersama Kelurahan Penjaringan berharap dapat memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan sekaligus mendukung program pengendalian perubahan iklim melalui penghijauan di tingkat wilayah.


Sonny H. Sayangbati


Space Iklan Bawah Halaman 1

FORWAPINDO

FORWAPINDO
Forum Wartawan Pelabuhan Indonesia

Space Iklan Bawah Halaman 4