Sabtu, 14 Maret 2026

Ditjen Hubla Gelar Market Sounding Pengembangan Backup Area Pelabuhan Patimban

 



MPN News, JAKARTA (14/3) – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Patimban terus mendorong percepatan pengembangan Pelabuhan Patimban sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN). Upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Seminar Penyampaian Hasil Tenant Demand Survey dan Diskusi Investasi (Market Sounding Tahap Awal) terkait pengembangan dan pemanfaatan Backup Area Pelabuhan Patimban yang dilaksanakan di Jakarta, Jumat (13/3).

Kegiatan ini bertujuan memaparkan hasil survei kebutuhan tenant yang disusun oleh tim Japan International Cooperation Agency (JICA) sekaligus menjadi forum dialog strategis antara pemerintah dengan para calon investor serta pelaku usaha di sektor logistik dan kepelabuhanan.

Mewakili Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Lollan Panjaitan, menyampaikan bahwa pengembangan backup area merupakan bagian integral dari ekosistem Pelabuhan Patimban yang akan memperkuat sistem logistik nasional.

"Kementerian Perhubungan berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif di sektor kepelabuhanan. Keberhasilan pengembangan kawasan ini tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh kemitraan yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha, dan mitra strategis," ujar Lollan.

Menurutnya, forum market sounding ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan pandangan antara pemerintah dan sektor swasta dalam pengembangan kawasan pendukung pelabuhan.

"Masukan dari para calon tenant dan investor sangat penting sebagai bahan penyempurnaan konsep pengembangan kawasan sehingga langkah tindak lanjut yang disusun dapat lebih terarah dan berkelanjutan," tambahnya.

Pelabuhan Patimban diproyeksikan menjadi salah satu simpul utama logistik nasional yang mendukung kegiatan ekspor, khususnya sektor otomotif, serta distribusi barang di kawasan Jawa Barat dan sekitarnya. 

Pengembangan backup area yang terintegrasi diharapkan dapat meningkatkan efisiensi logistik sekaligus memperkuat daya saing pelabuhan di tingkat regional dan global.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan JICA, pejabat di lingkungan Kementerian Perhubungan, pengurus KADIN Provinsi Jawa Barat, serta para direksi perusahaan dan pimpinan asosiasi di bidang logistik dan kepelabuhanan.



Sonny H. Sayangbati 

Jumat, 13 Maret 2026

Tuntas 100%, Rehabilitasi Causeway Pelabuhan Nusa Penida Siap Dukung Kelancaran Angkutan Lebaran 2026

 



MPN News, Klungkung, 13 Maret 2026 – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Nusa Penida memastikan pekerjaan Rehabilitasi Causeway Pelabuhan Nusa Penida Tahun Anggaran 2025 telah rampung sepenuhnya (progres fisik 100%). Keberhasilan ini ditandai dengan pelaksanaan Provisional Hand Over (PHO) atau serah terima pertama pekerjaan pada 5 Januari 2026, yang mencakup perbaikan jembatan penghubung trestle, gangway, hingga area causeway.


Kepala Kantor UPP Kelas II Nusa Penida, Ni Luh Putu Eka Suyasmin, menjelaskan bahwa selesainya proyek strategis ini memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan standar keselamatan dan keandalan fasilitas pelabuhan. Mengingat Nusa Penida merupakan destinasi pariwisata utama, pembenahan infrastruktur ini menjadi kunci dalam mendukung kenyamanan wisatawan domestik maupun mancanegara, serta mobilitas masyarakat lokal.


"Peningkatan fasilitas ini secara langsung meningkatkan efisiensi pelayanan di pelabuhan. Dengan kondisi jembatan penghubung yang sudah 100% prima, risiko kecelakaan kerja atau kendala operasional saat peak season dapat diminimalisir secara signifikan. Fasilitas spesifik yang paling dirasakan pengguna jasa adalah meningkatnya keselamatan penumpang dan kelancaran operasional kapal. Akses dari dan menuju dermaga kini terasa lebih cepat dan efisien dari segi waktu," ujar Ni Luh Putu Eka Suyasmin.


Dia menambahkan bahwa keberadaan infrastruktur baru ini juga membantu petugas di lapangan untuk bekerja lebih tertib dalam mengatur alur keluar-masuk penumpang. Untuk menjaga keberlangsungan sarana dan prasarana (sarpras) tersebut, UPP Kelas II Nusa Penida melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari operator kapal, agen, vendor e-ticketing, hingga penyedia jasa transportasi lokal.


Kesiapan Angkutan Lebaran 2026


Menghadapi periode Angkutan Lebaran 2026, UPP Kelas II Nusa Penida telah melakukan persiapan matang guna mengantisipasi lonjakan penumpang. Melalui ketersediaan 3 (tiga) dermaga yang ada, pelayanan akan dioptimalkan dengan pengaturan jadwal yang ketat.


"Kami membangun Posko Terpadu bersama unsur TNI, POLRI, Unit Siaga SAR, tenaga medis, dan Jasa Raharja untuk memastikan pengamanan maksimal. Kami juga bekerja sama dengan vendor e-ticketing untuk melakukan pengecekan identitas saat boarding agar manifes penumpang valid dan tidak melebihi kapasitas kapal," tegas Eka Suyasmin.


Meskipun saat ini gedung terminal permanen belum tersedia, pihak UPP telah mengoptimalkan ruang tunggu yang ada untuk mencegah penumpukan penumpang. Rapat evaluasi rutin dilakukan setiap awal bulan guna memastikan penetapan jadwal kapal berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.


"Kami mengajak seluruh pengguna jasa dan masyarakat sekitar pelabuhan untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan merawat fasilitas yang telah dibangun ini demi kenyamanan dan citra pariwisata Nusa Penida yang lebih baik," tutupnya.



Sonny H. Sayangbati

PT Pertamina Lubricants Salurkan Santunan Anak Yatim di Kelurahan Lagoa dalam Safari Ramadhan Jakarta - Perusahaan PT Pertamina Lubricants menggelar kegiatan Safari Ramadhan dengan memberikan santunan kepada anak-anak yatim di wilayah Lagoa pada Senin (9/3/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Acara berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan. Dalam kegiatan tersebut, santunan dari PT Pertamina Lubricants diserahkan secara simbolis kepada pihak kelurahan untuk kemudian disalurkan kepada anak-anak yatim yang berada di wilayah Kelurahan Lagoa. Kegiatan ini juga dihadiri Sekretaris Kelurahan Lagoa, Leila Fatmasari, yang mewakili jajaran pemerintah kelurahan. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Pertamina Lubricants atas kepedulian yang diberikan kepada masyarakat. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian PT Pertamina Lubricants melalui kegiatan Safari Ramadhan ini.Semoga santunan yang diberikan dapat membawa kebahagiaan dan menjadi berkah bagi anak-anak yatim di Kelurahan Lagoa,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, PT Pertamina Lubricants berharap dapat berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadhan sekaligus mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat. Pemerintah Kelurahan Lagoa juga berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilakukan sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di wilayah Jakarta Utara.



MPN News, Jakarta - Perusahaan PT Pertamina Lubricants menggelar kegiatan Safari Ramadhan dengan memberikan santunan kepada anak-anak yatim di wilayah Lagoa pada Senin (9/3/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

Acara berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan. Dalam kegiatan tersebut, santunan dari PT Pertamina Lubricants diserahkan secara simbolis kepada pihak kelurahan untuk kemudian disalurkan kepada anak-anak yatim yang berada di wilayah Kelurahan Lagoa.

Kegiatan ini juga dihadiri Sekretaris Kelurahan Lagoa, Leila Fatmasari, yang mewakili jajaran pemerintah kelurahan. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Pertamina Lubricants atas kepedulian yang diberikan kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian PT Pertamina Lubricants melalui kegiatan Safari Ramadhan ini.Semoga santunan yang diberikan dapat membawa kebahagiaan dan menjadi berkah bagi anak-anak yatim di Kelurahan Lagoa,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, PT Pertamina Lubricants berharap dapat berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadhan sekaligus mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat.

Pemerintah Kelurahan Lagoa juga berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilakukan sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di wilayah Jakarta Utara.



Sonny H. Sayangbati 

KANTOR KSOP KELAS II GRESIK MELEPAS MUDIK GRATIS ANGKUTAN LAUT LEBARAN TAHUN 2026 (1447 H) DI PELABUHAN GRESIK

 



MPN News, GRESIK (13/03) – Menindaklanjuti Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor KP-DJPL 106 Tahun 2026 tanggal 27 Februari 2026 tentang Penyelenggaraan Angkutan Laut untuk Program Tiket Gratis Selama Penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026 (1447 H), Kantor KSOP Kelas II Gresik melaksanakan Pelepasan Mudik Gratis Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026 (1447 H) di Pelabuhan Umum Gresik pada hari Jumat tanggal 13 Maret 2026.

Mudik Gratis Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026 (1447 H) merupakan program Kementerian Perhubungan dalam hal ini Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dimana salah satunya dialokasikan untuk melayani masyarakat yang melaksanakan mudik dari Pelabuhan Umum Gresik menuju Pulau Bawean.

Capt. Herbert E.P. Marpaung selaku Kepala Kantor KSOP Kelas II Gresik menyampaikan bahwa pada Tahun 2026, untuk rute Gresik – Bawean (PP) mendapat kuota 3.800 tiket mudik gratis dengan kapal laut dari Kementerian Perhubungan dimana hal ini merupakan bentuk kehadiran dan perhatian Pemerintah terhadap Masyarakat.

“Semoga pelaksanaan mudik gratis ini dapat memberikan kebahagiaan dan membantu masyarakat Kabupaten Gresik untuk dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga tercinta.” Ujar Capt. Herbert dalam sambutannya

Lebih lanjut Capt. Herbert menyampaikan kepada para calon pemudik untuk tetap menjaga keselamatan dan keamanan di atas kapal selama melaksanakan perjalanan, menghindari praktik percaloan tiket, tidak membawa barang berlebih maupun barang yang membahayakan di atas kapal seperti kembang api, petasan dan senjata tajam. Hal ini sejalan dengan tema Posko Angkutan Lebaran Tahun 2026 yaitu “Mudik Nyaman Bersama, Bersama Raih Kemenangan Jaga Keselamatan”

“Kantor KSOP Kelas II Gresik beserta seluruh pemangku kepentingan terkait selalu berkomitmen untuk mensukseskan penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran 2026 (1447 H) dengan memegang teguh prinsip keselamatan tanpa kompromi (Zero Tolerance for Safety) serta berharap seluruh masyarakat pengguna jasa transportasi laut di wilayah Gresik dapat merasakan kenyamanan dan pelayanan yang optimal.” pungkas Capt. Herbert.

Kegiatan Pelepasan Mudik Gratis Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026 (1447 H) turut di hadiri Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik, Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gresik, Branch Manager PT. Pelindo Multi Terminal Gresik, Perwakilan Satpolair Gresik serta pemangku kepentingan terkait.



Sonny H. Sayangbati 

Kamis, 12 Maret 2026

Kemeriahan Hari Raya Idul Fitri – Ancol mempersembahkan Festival Raya Kemenangan

 



MPN News, Jakarta, 12 Maret 2026 – Ancol Taman Impian menghadirkan rangkaian pekan libur Lebaran

bertajuk Festival Raya Kemenangan 19 Maret sd 05 April 2026, sebuah perayaan kebersamaan

yang menghadirkan beragam hiburan dan aktivitas rekreasi untuk seluruh keluarga. Melalui tema

ini, Ancol mengajak masyarakat menikmati momen silaturahmi dan kebahagiaan di hari

kemenangan dalam suasana wisata yang penuh keceriaan dan kehangatan, mulai dari pantai Ancol,

Dufan, Sea World Ancol, Samudra, Jakarta Bird Land, Atlantis hingga Putri Duyung Ancol.

Berbagai event tematik telah disiapkan untuk memberikan hiburan pengunjung dalam merayakan

hari kemenangan ini, diantaranya :

Di Kawasan Pantai :

 Sholat Idul Fitri berjamaah di tepi pantai Lagoon, tanggal 21 Maret 2026

 Pertunjukkan Kembang Api (Fireworks Show) di pantai Lagoon pada tanggal 22 dan 23

Maret 2026

 Konser musik bersama Hindia, Feast dan OM Sera di Panggung Pantai Festival pada tanggal

28 Maret 2026

Di Dunia Fantasi (Dufan) :

 Drama Musikal “Khayala” – The Festival Fireworks and Fantasy. Sebuah pertunjukkan di

mana fantasi, budaya, dan spektakuler visual bersatu dalam satu pengalaman tak terlupakan

yang ditutup dengan pertunjukkan kembang api spektakuler di Dufan. Berlangsung dari

tanggal 22 Maret sd 05 April 2026.

Di Sea World Ancol :

 Pertunjukkan Arabian Divers di Akuarium Raksasa (21 sd 29 Maret 2026)

 Games Berburu THR (21 sd 29 Maret 2026)

 Meet n Greet Twirly & Sharky (21 sd 29 Maret 2026)

 Rampak Beduk & Tari Sufi (21 & 22 Maret 2026)

 Midnight Glow – Explore the Light behind the Depths (21 Maret sd 05 April 2026)

Di Samudra & Jakarta Bird Land Ancol :

 Animal Parade tematik Lebaran (21-29 Maret & 4-5 April 2026)

 Treasure Hunter – Sealion Adventure (21-29 Maret & 4-5 April 2026)

 The Jungle Heroes part 2 (21 Maret sd 05 April 2026)

Di Atlantis Ancol :

 Raya Splash Carnival (22-23 & 28-29 Maret 2026)

 King Dragon Race (22-23 & 28-29 Maret 2026)

 Fun Atlantis - Water Games seru (21 Maret sd 05 April 2026)

 Life Guard & Fly Board Show (22-23 & 28-29 Maret 2026)

 Fun Zumba (22-23 & 28-29 M

Di Putri Duyung Ancol :

 The Majestic Raya Stay (18-26 Maret 2026)

 Staycation di Putri Duyung dengan tema Escape to The Lost World (27-29 Maret 2026)

Akses Lalu Lintas dan Fasilitas Libur Lebaran

Selama Pekan Libur Lebaran, Ancol Taman Impian telah menyiapkan penambahan area parkir, 

memperlancar lalu lintas dan menyiapkan berbagai fasilitas guna meningkatkan kenyamanan dan 

keamanan pengunjung. Kantong parkir telah disediakan dengan kapasitas 10.000 mobil dan 13.100 

motor.

Mobilitas di dalam kawasan Ancol, Manajemen telah menyiapkan 25 unit/hari bus Wara Wiri yang 

bisa digunakan pengunjung secara gratis serta 20 unit/hari Kendaraan Transcare khusus untuk 

lansia, ibu hamil dan pengunjung dengan kebutuhan khusus. Manajemen juga menyiapkan fasilitas 

penunjang yang dapat digunakan oleh seluruh pengunjung antara lain 1 masjid, 9 mushola, 26 toilet 

dan akan menambah 9 unit toilet ekstra tersebar di seluruh kawasan taman & pantai.

Demi memberikan rasa aman bagi pengunjung, Ancol juga akan menambah tenaga pengamanan 

gabungan yang terdiri dari kepolisian, TNI, Satuan Polisi pamong Praja, Dinas Perhubungan, Dinas 

Kebakaran dan Petugas Operasional. Selama liburan Lebaran dilengkapi dengan 8 Pos Lifeguard, 1 

Pos Pelayanan, 5 Pos Pengamanan, 8 unit Ambulance, 1 unit damkar dan 5 mobil derek. 

Promo Lebaran

Selain event-event tematik, untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang akan merayakan 

kemenangan bersama keluarga, Ancol memberikan promo-promo menarik, diantaranya :

 1. Promo Tiket Reguler Dufan : Beli 4 Gratis 1 Bonus Minuman Tomoro Coffee 

2. Promo Beli 4 Gratis 1 utk tiket regular Sea World, Samudra, Atlantis dan Jakarta Bird Land

Ketentuan Promo :

 Pembelian hanya di online ancol.com

 Pembelian H-1 sebelum kunjungan

 Periode Promo tanggal 21 sd 29 Maret 2026.

"Kami berharap Festival Raya Kemenangan dapat menjadi momen kebersamaan yang berkesan dan 

tak terlupakan bagi seluruh pengunjung Ancol Taman Impian," ucap Eddy Prastiyo, Direktur PT 

Pembangunan Jaya Ancol Tbk.

Jangan lewatkan kesempatan untuk merayakan Lebaran bersama keluarga dan sahabat di Ancol 

Taman Impian. Manfaatkan kemudahan-kemudahan dalam berekreasi dengan promo-promo 

menarik. Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal acara dan tiket masuk, kunjungi situs resmi



Sonny H. Sayangbati 

Pelindo Perkuat Koordinasi Lintas Instansi Jelang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026

 



MPN News, Jakarta, 11 Maret 2026 - Menjelang Lebaran 2026, Pelindo memperkuat koordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan guna mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas, khususnya di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Koordinasi tersebut melibatkan Polda Metro Jaya, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Priok, serta asosiasi-asosiasi terkait.

Langkah ini dilakukan menyusul prediksi meningkatnya mobilitas kendaraan dibandingkan tahun lalu selama periode mudik dan arus balik Lebaran yang berpotensi berdampak pada kelancaran lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama serta kawasan pelabuhan sebagai salah satu simpul penting distribusi logistik nasional. 

Direktur Lalu Lintas Polda Metrojaya, Kombes. Pol. Komarudin, S.I.K,. M.M, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan simulasi rekayasa lalu lintas jelang hari raya Idulfitri.

“Kami telah menyiapkan berbagai langkah rekayasa lalu lintas serta pengawasan terhadap kendaraan angkutan barang guna memastikan arus mudik dan balik dapat berjalan dengan aman dan lancar, khususnya di wilayah Jakarta dan sekitarnya, termasuk akses menuju kawasan Pelabuhan Tanjung Priok,” ujar Komarudin.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Capt. Heru Susanto mengatakan, koordinasi lintas sektoral antara Pelindo dengan asosiasi harus selalu terjaga, terutama jika dikaitkan dengan antisipasi arus barang yang akan dikeluarkan jelang hari raya Idulfitri.

"Koordinasi lintas sektor dan stakeholder terus kami galakan terutama dengan rekan-rekan asosiasi yang berkegiatan di kawasan pelabuhan, agar pengaturan arus barang tetap terjaga selama periode arus mudik dan balik," kata Heru.

Dukungan juga disampaikan oleh pelaku usaha angkutan barang, Suwarna Chiu dari Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (APTRINDO) Jakarta menyebut pihaknya berkomitmen untuk bersinergi mendukung langkah-langkah yang sudah ditetapkan demi kelancaran arus barang di Pelabuhan Tanjung Priok.

"Untuk kami, kelancaran adalah faktor utama. Jadi, kami tentunya mendukung tiap keputusan yang dibuat, dan kami selalu siap berkoordinasi, baik dengan regulator maupun operator pelabuhan," jelas Suwarna.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Hubungan Kelembagaan Pelindo, Hendri Ginting menyampaikan bahwa Pelabuhan Tanjung Priok memiliki peran strategis dalam menjaga kelancaran arus logistik selama periode Lebaran.

“Berbagai langkah antisipatif telah disiapkan untuk memastikan operasional pelabuhan tetap optimal di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat,” ungkap Hendri.

Hendri kemudian menambahkan bahwa pihaknya menyiapkan sejumlah strategi, antara lain pengelolaan traffic dan kapasitas terminal untuk mengendalikan tingkat penumpukan peti kemas, pengaturan jadwal sandar kapal, serta optimalisasi operasional terminal dengan menyiapkan sejumlah buffer area atau area penyangga bagi kendaraan logistik yang menunggu giliran masuk ke kawasan pelabuhan, di antaranya di kawasan Ex Inggom, Ex JICT 2, inner road pelabuhan, serta kawasan Tanah Merdeka.

Di samping itu, Pelindo juga mengoptimalkan pemanfaatan Terminal Booking System (TBS) untuk mengatur jadwal kedatangan kendaraan logistik secara lebih tertib dan efisien, serta mengaktifkan Crisis Management Center (CMC) dan Business Continuity Management System (BCMS) guna memastikan keberlangsungan operasional selama periode angkutan Lebaran.

“Seluruh langkah ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memastikan arus logistik tetap berjalan lancar sekaligus mendukung kelancaran lalu lintas di kawasan sekitar pelabuhan selama masa angkutan Lebaran,” tutup Hendri.



Sonny H. Sayangbati 

Tingkatkan Pengawasan, KSOP Cirebon Lakukan Penandatanganan Kesepakatan Bersama Dengan Kejaksaan Negeri Kota Cirebon

 




MPN News, CIREBON (12/3) - Dalam upaya memperkuat pengawasan serta memastikan kepastian hukum dalam pelaksanaan tugas di lingkungan pelabuhan, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Cirebon melakukan penandatanganan kesepakatan bersama dengan Kejaksaan Negeri Kota Cirebon. Penandatanganan tersebut dilakukan pada hari Rabu (11/3).

Penandatanganan kesepakatan bersama tersebut dilakukan oleh Kepala Kantor KSOP Kelas II Cirebon, Ferry Anggoro Hendianto, bersama Kepala Kejaksaan Negeri Kota Cirebon, Alamsyah. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi dan sinergi antarinstansi, khususnya dalam penanganan permasalahan hukum di bidang perdata dan tata usaha negara.

Kepala Kantor KSOP Kelas II Cirebon, Ferry Anggoro Hendianto, menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakan bagian dari komitmen untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik serta memperkuat pengawasan dalam pelaksanaan tugas di lingkungan pelabuhan.

“Penandatanganan kesepakatan bersama ini merupakan langkah penting dalam memperkuat koordinasi antara KSOP Cirebon dengan Kejaksaan Negeri Kota Cirebon, khususnya dalam penanganan persoalan hukum di bidang perdata dan tata usaha negara,” ujar Ferry.

Ia menambahkan bahwa dukungan dari Kejaksaan Negeri Kota Cirebon diharapkan dapat memberikan pendampingan hukum yang optimal bagi KSOP dalam menjalankan tugas dan fungsi kelembagaan.

“Kami sangat mengapresiasi terjalinnya kesepakatan bersama ini. Kolaborasi ini menjadi bentuk komitmen bersama untuk memastikan setiap kebijakan dan langkah yang diambil berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” kata Ferry.

Menurutnya, kerja sama ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pelayanan di sektor kepelabuhanan.

“Dengan adanya sinergi ini, kami berharap pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan di lingkungan pelabuhan dapat semakin kuat, sehingga pelayanan kepada masyarakat dan pengguna jasa pelabuhan dapat berjalan dengan lebih baik,” lanjutnya.

Ferry juga menegaskan bahwa kolaborasi antara KSOP Cirebon dan Kejaksaan Negeri Kota Cirebon tidak berhenti pada penandatanganan kesepakatan bersama semata, tetapi akan terus dikembangkan dalam berbagai bentuk kerja sama ke depan.

“Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan semakin diperkuat ke depannya. Sinergi antarinstansi merupakan kunci penting dalam mendukung pembangunan nasional dan memajukan negara,” pungkasnya.




Sonny H. Sayangbati




PT PELINDO SINERGI LOKASEVA KEMBALI MENEBARKAN KE BERKAHAN DI BULAN RAMADHAN 1447 H/2026 M MENYALURKAN 4.000 PAKET BANTUAN KEPADA MASYARAKAT DI SEaKITR WILAYAH OPERASIONAL

 




MPN News, Jakarta – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (“SPSL”) beserta anak usaha kembali menebar keberkahan di bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M melalui rangkaian program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan menyalurkan lebih dari 4.000 paket bantuan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Program ini merupakan bagian dari inisiatif “Pelindo Berbagi Ramadhan” oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero). Melalui kegiatan tersebut, Perusahaan menyalurkan bantuan melalui tiga bentuk program, yaitu pembagian paket sembako, santunan anak yatim, serta berbagi takjil bagi tenaga kerja bongkar muat (TKBM), sopir truk dan masyarakat di sekitar kawasan operasional Perusahaan.

Senior Vice President Sekretariat Perusahaan PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Dewi Fitriyani, mengatakan bahwa bulan Ramadhan menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Ramadhan selalu menjadi momentum untuk memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian. Melalui berbagai program berbagi ini, kami ingin memastikan kehadiran PT Pelindo Sinergi Lokaseva tidak hanya dirasakan melalui aktivitas bisnis, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Dewi, Kamis (12/03/2026).

Menebar Kepedulian Melalui Berbagi Kebutuhan Pokok dan Santunan

Dalam rangka membantu masyarakat memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadhan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Group menyalurkan 1.965 paket sembako kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan keluarga, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Selain itu, perusahaan juga menyalurkan lebih dari 1.000 santunan kepada anak yatim yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas sosial di bulan suci Ramadhan. Program ini diharapkan dapat memberikan dukungan serta menghadirkan kebahagiaan bagi para penerima manfaat.

Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Abdul Rahman, Ketua LMK Kalibaru, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dukungan PT Pelindo Sinergi Lokaseva.

“Ramadhan menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial dan berbagi dengan sesama. Kami mengapresiasi dukungan PT Pelindo Sinergi Lokaseva dalam kegiatan santunan yang sangat berarti bagi masyarakat kami. Semoga program ini akan terus berjalan di tahun-tahun selanjutnya,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Dedi yang mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Alhamdulillah, bantuan sembako ini sangat berarti bagi kami. Semoga perusahaan semakin maju dan terus membawa manfaat bagi masyarakat. Terima kasih kepada PT Pelindo Sinergi Lokaseva dan Pelindo Group,” ungkapnya haru.

Berbagi Takjil, Menggerakkan UMKM LokalDalam rangka berbagi keberkahan di bulan suci Ramadhan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva juga membagikan 1.060 paket takjil kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional Perusahaan. Pembagian takjil ini menyasar masyarakat yang berada maupun melintas di sekitar kawasan operasional perusahaan menjelang waktu berbuka puasa.

Kegiatan berbagi takjil ini juga melibatkan pekerja PT Pelindo Sinergi Lokaseva sebagai bagian dari semangat Employee Social Responsibility (ESR). Melalui keterlibatan tersebut, perusahaan mendorong partisipasi aktif karyawan dalam berbagai kegiatan sosial sekaligus menumbuhkan kepedulian dan semangat berbagi di lingkungan kerja.

Menariknya, penyediaan menu berbuka tersebut turut melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai mitra penyedia makanan, sehingga program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima takjil, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi pelaku usaha lokal.

Salah satu pelaku UMKM yang terlibat, E. Sabik, mengaku senang dapat berpartisipasi dalam program berbagi takjil yang diinisiasi oleh PT Pelindo Sinergi Lokaseva.

“Kami sangat senang bisa dilibatkan dalam program ini. Selain membantu masyarakat yang membutuhkan menu berbuka, kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi UMKM seperti kami untuk tumbuh,” ujarnya.

Sebagai bagian dari Pelindo Group, PT Pelindo Sinergi Lokaseva dan anak usaha berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program TJSL yang memberikan dampak sosial nyata bagi masyarakat.

“Bagi kami, keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari kinerja bisnis, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat kami berikan kepada masyarakat dan lingkungan sekitar,” tutup Dewi Fitriyani.



Sonny H. Sayangbati 

Selasa, 10 Maret 2026

Pencapaian Solid 2025, Pertagas Fokus Pengembangan Infrastruktur Energi Nasional Berkelanjutan

 




MPN News, Jakarta, 10 Maret 2026 – PT Pertamina Gas (“Pertagas”), bagian dari Subholding Gas PT Pertamina (Persero), membukukan kinerja operasional yang solid sepanjang 2025 dengan pertumbuhan di seluruh lini bisnis utama. Peningkatan kinerja tercermin pada segmen transportasi gas, transportasi minyak, regasifikasi, serta transportasi LPG yang masing-masing mencatatkan kenaikan volume penyaluran dibandingkan tahun sebelumnya.

Capaian ini didorong oleh konsistensi perusahaan dalam memperkuat konektivitas jaringan pipa dengan sumber pasokan gas utama, pengembangan infrastruktur distribusi energi yang terintegrasi di sepanjang rantai bisnis, serta peningkatan kualitas layanan bagi pelanggan di berbagai sektor industri dan komersial di Indonesia.

Sepanjang 2025, lini bisnis transportasi gas mencatatkan volume penyaluran lebih dari 1.500 MMSCFD, meningkat sekitar 4 persen dibandingkan realisasi 2024. Sementara itu, transportasi minyak mencatatkan volume penyaluran lebih dari 174 ribu BOPD, atau tumbuh sekitar 8 persen, seiring meningkatnya aktivitas hulu migas dan tambahan pasokan dari sejumlah wilayah produksi.

Pada segmen regasifikasi, volume tercatat sekitar 155 BBTUD atau meningkat sekitar 6 persen, sedangkan produksi LPG mencatatkan pertumbuhan sekitar 5 persen dengan volume penyaluran lebih dari 450 ton per hari sepanjang 2025. Pertumbuhan di seluruh lini bisnis tersebut menegaskan peran Pertagas sebagai operator infrastruktur energi midstream yang semakin strategis dalam mendukung distribusi energi nasional secara efisien dan andal.

Direktur Utama Pertagas, Indra Sembiring, mengatakan kinerja positif perusahaan juga didukung oleh ekspansi basis pelanggan di berbagai sektor, mulai dari industri strategis hingga segmen rumah tangga dan UMKM. Saat ini layanan Pertagas menjangkau lebih dari 60 pelanggan industri strategis di sektor kelistrikan, pupuk, petrokimia, oleochemical, baja, keramik, dan kaca, serta lebih dari 250 ribu sambungan rumah tangga dan pelaku UMKM di berbagai wilayah Indonesia.

“Sebagai perusahaan infrastruktur midstream, Pertagas berkomitmen memastikan pasokan energi yang andal dari sumber produksi hingga ke berbagai sektor strategis nasional, mulai dari pembangkit listrik dan industri hingga kebutuhan energi rumah tangga masyarakat,” ujar Indra. Ia menambahkan bahwa distribusi energi yang efisien dan berkelanjutan menjadi faktor penting dalam mendukung operasional industri sekaligus memperkuat daya saing ekonomi nasional.

Saat ini Pertagas mengoperasikan jaringan pipa gas bumi sepanjang sekitar 2.930 kilometer serta pipa transmisi minyak bumi sepanjang 605 kilometer. Infrastruktur tersebut menjadi tulang punggung distribusi energi bagi berbagai sektor strategis nasional. Perusahaan terus memastikan keandalan operasional jaringan tersebut melalui penguatan sistem operasi, program pemeliharaan berkelanjutan, serta optimalisasi pengelolaan aset untuk menjaga stabilitas pasokan energi.

Dari sisi kinerja keuangan, sepanjang 2025 secara konsolidasi Pertagas mencatatkan pendapatan sebesar USD 861,51 juta dengan kontribusi utama dari bidang usaha transportasi dan niaga gas bumi serta transportasi minyak bumi. Kemudian EBITDA tercatat sebesar USD 427,46 juta atau mengalami kenaikan 15,90% dan laba bersih mencatat kenaikan 21,43% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Hal ini mencerminkan fundamental perusahaan yang solid dan operasional yang efisien, namun tetap mengutamakan keandalan dan keamanan operasi.

Memasuki 2026, Pertagas menargetkan peningkatan kinerja operasional pada lini bisnis utama, di antaranya volume transportasi gas mencapai sekitar 1.600 MMSCFD serta transportasi minyak sebesar 175 ribu BOPD. Untuk mencapai target tersebut, Pertagas akan melaksanakan berbagai inisiatif yang menopang pertumbuhan volume dan pelanggan. Kemudian sebagai upaya mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan maka tahun ini nilai capex direncanakan sekitar USD 75 juta untuk pengembangan infrastruktur energi dan peningkatan keandalan jaringan di beberapa wilayah operasi. 

Salah satu proyek utama yang tengah dikembangkan adalah pembangunan pipanisasi BBM Cikampek–Plumpang sepanjang 96 kilometer, yang diharapkan dapat memperkuat sistem logistik energi nasional, menurunkan biaya distribusi, serta mengurangi emisi dari transportasi darat di wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat. Selain itu, pasca rampungnya revitalisasi tangki F-6004 LNG Arun di Aceh, Pertagas juga akan mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas tersebut guna memperkuat pasokan gas bagi sektor industri dan kelistrikan sekaligus meningkatkan peran Indonesia dalam jaringan energi regional.

“Inisiatif strategis perusahaan pada 2026 difokuskan pada penguatan infrastruktur energi, peningkatan keandalan operasional, serta optimalisasi pemanfaatan sumber energi yang lebih bersih dan efisien. Melalui langkah ini, Pertagas berupaya menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan sekaligus mendukung ketahanan energi nasional,” ujar Indra.

Ke depan, Pertagas juga mendorong pengembangan peluang bisnis baru melalui peningkatan pemanfaatan infrastruktur gas dan LNG, penguatan efisiensi operasional rantai pasok, serta pengembangan energi masa depan seperti hidrogen dan biomethane. Inisiatif tersebut diharapkan dapat memperkuat portofolio bisnis energi perusahaan sekaligus mendukung transisi menuju sistem energi yang lebih berkelanjutan.

Sebagai perusahaan infrastruktur energi terintegrasi, Pertagas optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan kinerja sekaligus memperluas kontribusi dalam mendukung ketahanan energi nasional dan pertumbuhan ekonomi Indonesia di berbagai sektor yang selaras dengan Asta Cita Pemerintah.


-----------------------------


Sekilas PT Pertamina Gas (Pertagas)

Pertagas merupakan bagian dari Subholding Gas Pertamina yang didirikan pada 23 Februari 2007 untuk memenuhi ketentuan UU No. 22 tahun 2001 dan peningkatan kebutuhan komoditas gas di Indonesia. Pertagas bergerak di sektor midstream dan downstream industri energi di Indonesia yang secara berkelanjutan mengembangkan bisnisnya pada sektor energi baik gas, minyak maupun bentuk energi lainnya di seluruh Indonesia. Kegiatan usaha Pertagas didukung oleh 2 (dua) entitas Anak Usaha yaitu PT Pertagas Niaga dan PT Perta Arun Gas dan 2 (dua) entitas Joint Venture yaitu PT Perta Daya Gas dan PT Perta-Samtan Gas yang memiliki peran aktif dalam usaha Oil & Gas Transportation, Gas Sales, Terminal Usage, LPG Sales dan Facility Usage. Melalui tagline terbarunya Delivering Reliable Energy, Pertagas menggambarkan posisinya dalam bisnis transmisi dan distribusi energi di Indonesia yang telah bertransformasi sebagai penyalur sumber energi dengan memanfaatkan infrastruktur yang telah dibangun, dimiliki dan/atau dioperasikan oleh Pertagas dan afiliasin

ya. (www.pertagas.pertamina.com)



Sonny H. Sayangbati 

Jumat, 06 Maret 2026

Perkuat Efisiensi Layanan dan Penerimaan Negara, Kemenhub Teken Dua Perjanjian Konsesi Pengusahaan WTDP di Muara Sabak dan Sangatta

 




MPN News, JAKARTA (6/3) - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menandatangani dua Perjanjian Konsesi Pengusahaan pada Wilayah Tertentu di Perairan (WTDP) yang berfungsi sebagai pelabuhan, masing-masing di Perairan Muara Sabak, Provinsi Jambi, dan Perairan Sangatta, Provinsi Kalimantan Timur.

Penandatanganan dilaksanakan oleh Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Muara Sabak, Boyke Aries Sonatha dengan Direktur PT Sepakat Sejahtera Selamanya, Tito Suprianto serta Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Sangatta, Herman dengan Direktur PT Bumi Laut Biru, Mas Hengky Irawan bertempat di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (06/03/2026).

Penandatanganan perjanjian tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pengelolaan kepelabuhanan melalui keterlibatan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) dengan tetap mengedepankan aspek pengawasan pemerintah serta peningkatan penerimaan negara.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan pelabuhan sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian nasional maupun daerah.

“Kami mengapresiasi penandatanganan perjanjian konsesi ini sebagai upaya meningkatkan kuantitas, kualitas, efisiensi pengelolaan dan pemeliharaan kegiatan kepelabuhanan, baik di Perairan Muara Sabak maupun di Sangatta. Kami berharap kerja sama ini memberikan manfaat nyata bagi perekonomian nasional dan daerah serta turut mendorong pelibatan dan pemberdayaan masyarakat sekitar," ujar Dirjen Masyhud.

Dirjen Masyhud menjelaskan bahwa pemberian konsesi kepada Badan Usaha Pelabuhan merupakan mekanisme yang diatur dalam peraturan perundang-undangan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan pelabuhan.

Ia menambahkan bahwa proses pemberian konsesi dilakukan secara transparan dan akuntabel, termasuk melalui tahapan evaluasi dan reviu dari lembaga pengawasan.

“Penandatanganan kedua perjanjian konsesi ini telah melalui berbagai tahapan, termasuk proses pelelangan serta reviu dari BPKP untuk memastikan tata kelola yang baik dan akuntabel,” jelasnya.

Untuk pengusahaan wilayah perairan yang berfungsi sebagai pelabuhan di Muara Sabak, Provinsi Jambi, konsesi diberikan kepada PT Sepakat Sejahtera Selamanya melalui mekanisme pelelangan dengan jangka waktu konsesi selama 27 tahun. Dalam skema ini, perusahaan akan memberikan kontribusi pendapatan konsesi sebesar 5 persen dari pendapatan kotor kepada negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Sementara itu, pengusahaan wilayah perairan yang berfungsi sebagai pelabuhan di Sangatta, Provinsi Kalimantan Timur, diberikan kepada PT Bumi Laut Biru, juga melalui mekanisme pelelangan, dengan jangka waktu konsesi selama 24 tahun dan pendapatan konsesi sebesar 5 persen dari pendapatan kotor. 

*Dorong Efisiensi Layanan dan Daya Saing Pelabuhan*

Dirjen Masyhud menegaskan bahwa skema konsesi ini tidak hanya berdampak pada optimalisasi pengelolaan pelabuhan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi pengguna jasa pelabuhan.

“Dengan ditandatanganinya kedua perjanjian konsesi ini, kami berharap pelayanan kepada pengguna jasa dapat semakin efisien dan berdaya saing, sekaligus menjamin terciptanya keselamatan dan keamanan pelayaran,” ujar Dirjen Masyhud.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya koordinasi dan komunikasi antara Badan Usaha Pelabuhan dengan penyelenggara pelabuhan agar operasional berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami juga meminta agar Badan Usaha Pelabuhan senantiasa berkoordinasi aktif dengan penyelenggara pelabuhan untuk memastikan seluruh persyaratan operasional dan keselamatan dapat terpenuhi dengan baik,” imbuhnya.

Pengembangan pelabuhan melalui skema konsesi merupakan bagian dari implementasi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran beserta peraturan turunannya, yang mendorong peran serta badan usaha dalam pengembangan infrastruktur maritim nasional.

“Kami berharap perjanjian konsesi ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan amanat peraturan perundang-undangan di bidang kepelabuhanan, sehingga dapat memberikan manfaat optimal bagi sektor transportasi laut dan pembangunan ekonomi nasional,” tutup Dirjen Masyhud.

Penandatanganan perjanjian konsesi tersebut turut dihadiri oleh pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, perwakilan unit kerja di Kementerian Perhubungan, serta para pihak terkait dari Badan Usaha Pelabuhan dan penyelenggara pelabuhan.



Sonny H. Sayangbati 

Kamis, 05 Maret 2026

Pendapatan Usaha Elnusa Tembus Rp14,5 Triliun di 2025, Transformasi Bisnis Berbuah Penguatan Fundamental dan Kepercayaan Pasar

 



MPN News, Jakarta, 6 Maret 2026 – PT Elnusa Tbk (Elnusa), perusahaan jasa energi terintegrasi dalam Subholding Upstream Pertamina, membukukan kinerja positif sepanjang tahun buku 2025 dengan pendapatan usaha mencapai Rp14,5 triliun, tumbuh sekitar 8% dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini mencerminkan konsistensi transformasi bisnis yang dijalankan Perseroan melalui penguatan operasional, efisiensi berkelanjutan, serta pengelolaan risiko yang disiplin di tengah dinamika industri energi.

Pertumbuhan pendapatan tersebut diikuti oleh kinerja profitabilitas yang solid. Sepanjang 2025, Elnusa mencatatkan EBITDA sebesar Rp1,5 triliun dan laba bersih Rp718 miliar, menunjukkan kemampuan Perseroan menjaga kualitas pertumbuhan sekaligus memperkuat fundamental bisnis secara berkelanjutan.

Direktur Utama Elnusa, Litta Ariesca, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari strategi transformasi yang berfokus pada penguatan kapabilitas layanan, efisiensi operasional, serta peningkatan nilai tambah bagi pelanggan. “Dalam beberapa tahun terakhir, Elnusa secara konsisten memperkuat fondasi bisnis melalui peningkatan kapabilitas teknologi, optimalisasi portofolio layanan, serta disiplin operasional. Upaya tersebut menjadi kunci dalam menjaga kinerja yang sehat sekaligus memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap arah pertumbuhan Perseroan,” ujarnya.

Kinerja Elnusa didukung oleh portofolio bisnis yang terintegrasi, meliputi Jasa Hulu Migas Terintegrasi, Penjualan Barang dan Jasa Distribusi & Logistik Energi, serta Jasa Penunjang Migas. Sepanjang 2025, segmen Penjualan Barang dan Jasa Distribusi dan Logistik Energi menjadi kontributor terbesar dengan porsi sekitar 60% dari total pendapatan, diikuti Jasa Hulu Migas Terintegrasi sebesar 28%, serta Jasa Penunjang Migas sebesar 12%. Komposisi ini mencerminkan ketahanan model bisnis Elnusa yang mampu menghadirkan layanan terintegrasi dari hulu hingga hilir industri energi.

Dari sisi posisi keuangan, Perseroan mencatatkan total aset sebesar Rp10,9 triliun dan ekuitas Rp5,3 triliun, dengan arus kas operasi Rp1,7 triliun. Perseroan juga mampu menjaga Net Profit Margin di level 5,0%, yang menunjukkan kemampuan mempertahankan profitabilitas di tengah dinamika industri energi.

Kepercayaan pasar terhadap fundamental dan arah transformasi Elnusa turut tercermin pada kinerja saham Perseroan di Bursa Efek Indonesia. Hingga awal Maret 2026, saham ELSA mencatatkan kenaikan signifikan secara tahunan serta mencapai level harga tertinggi sejak Perseroan melantai di bursa pada 2008. Pergerakan tersebut mencerminkan meningkatnya perhatian investor terhadap fundamental bisnis dan prospek pertumbuhan Elnusa.

Penguatan persepsi pasar juga didukung oleh peningkatan peringkat kredit Perseroan oleh PEFINDO menjadi idAA+ pada 2025, Sebagai perusahaan terbuka, Elnusa terus menjunjung tinggi tata kelola perusahaan yang baik, transparansi informasi, serta komunikasi yang terbuka dengan investor dan pemangku kepentingan, sesuai dengan ketentuan regulator pasar modal.

Ke depan, Elnusa akan melanjutkan transformasi melalui penguatan inovasi, kapabilitas teknologi, serta optimalisasi sinergi dalam ekosistem Pertamina Group guna memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan sekaligus mendukung ketahanan energi nasional. “Elnusa akan terus berfokus pada penguatan fundamental perusahaan, peningkatan kapabilitas teknologi, serta operational excellence agar dapat menciptakan nilai berkelanjutan bagi pemegang saham sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi industri energi Indonesia,” tutup Litta.**


Sekilas Elnusa (IDX: ELSA)

PT Elnusa Tbk (Elnusa) merupakan Anak Perusahaan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, bergerak dalam bidang jasa energi yang terintegrasi untuk memberikan solusi total. Ketangguhan dan inovasi telah menjadi karakter dasar Elnusa selama lebih dari 56 tahun dalam industri energi, memiliki kompetensi inti pada jasa hulu migas terintegrasi, penjualan barang dan jasa distribusi & logistik energi serta jasa penunjang migas. Lini jasa hulu migas terintegrasi meliputi jasa Geoscience & Reservoir (land, transition zone & marine serta data processing), jasa pengeboran & pemeliharaan lapangan migas (drilling & workover), jasa engineering, procurement, construction & operation maintenance (EPC-OM). Lini penjualan barang dan jasa distribusi & logistik energi meliputi jasa transportasi BBM, pengelolaan depot, dan penjualan chemical. Lini jasa penunjang migas meliputi jasa marine support, fabrikasi, hingga manajemen data. Elnusa terus berkomitmen menerapkan Tata Kelola Perusahaan sesuai dengan prinsip-prinsip GCG dan juga ESG untuk mewujudkan Perusahaan yang berdaya saing tinggi, terus tumbuh dan memberikan kebermanfaatan yang keberlanjutan untuk seluruh pemangku kepentingan. Informasi lebih lanjut dapat diakses pada www.elnusa.co.id



Sonny H. Sayangbati 

Pertamina Jaga Pasokan Energi Nasional, Perkuat Monitoring lewat Pertamina Digital Hub

 



MPN News, Jakarta, 5 Maret 2026 – PT Pertamina (Persero) menjaga pasokan energi nasional, terutama momen Ramadan dan Idulfitri 2026 dengan berbagai langkah penguatan (build-up) pasokan energi seperti BBM dan LPG. Monitoring pasokan ini dilakukan secara ketat melalui Pertamina Digital Hub, sistem pengawasan dan pengendalian pasokan energi Pertamina yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. 

Pertamina Digital Hub juga menjadi salah satu strategi Pertamina untuk menjaga level cadangan energi, supaya secara konsisten tersedia setiap waktu. 

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron menjelaskan, pemanfaatan teknologi tinggi menjadi salah satu cara Pertamina dalam mengawasi pengelolaan energi secara real time. Pertamina Digital Hub sudah terkoneksi dengan seluruh bisnis Pertamina, sehingga semua aktivitas maupun proses bisnis terpantau dengan jelas. 

“Pada fasilitas ini, Pertamina mampu memetakan kondisi pasokan dan cadangan energi di setiap rantai pasok secara kontinyu, mulai dari sektor hulu, pengolahan, pengapalan dan pengangkutan, hingga distribusi ke SPBU-SPBU Pertamina. Kami memiliki akses terhadap data dan kamera pengawasan, bahkan pergerakannya setiap detik,” jelas Baron. 

Pada sektor hulu, operasional dipastikan berjalan sesuai standar, sehingga target operasional dari masing-masing entitas dapat terjaga. 

Sementara itu, pada sektor hilir, Pertamina mampu memonitor pergerakan kapal yang membawa produk ataupun minyak mentah, atau proyeksi ketibaan pengadaan produk atau minyak mentah tersebut, untuk kemudian diolah di enam kilang Pertamina. Optimalisasi operasional kilang dalam negeri terus dilakukan guna mendukung ketahanan energi nasional. 

Penggunaan teknologi tinggi juga memudahkan Pertamina dalam memonitor ketersediaan produk di outlet penjualan, seperti BBM di SPBU. Pertamina mampu memonitor awak mobil tangki dalam proses distribusi ke SPBU, hingga memonitor jumlah stok di masing-masing SPBU. 

“Melalui satu dashboard terpadu, Pertamina dapat mengidentifikasi pergerakan konsumsi BBM dan LPG di setiap wilayah, sehingga langkah antisipatif dapat dilakukan lebih dini apabila terjadi peningkatan permintaan, kondisi cuaca ekstrem, maupun dinamika global yang berpotensi memengaruhi rantai pasok energi,” ujarnya. 

Baron menambahkan, transformasi digital Pertamina menjadi kunci dalam menjaga stabilitas pasokan energi nasional. Sesuai dengan aturan Pemerintah, Pertamina telah mengamankan cadangan energi nasional di atas level minimum, yakni berkisar 21 – 23 hari. Bahkan, pada produk tertentu cadangannya hingga 35 hari. 

"Acuan cadangan Pemerintah menjadi ambang batas pengamanan yang harus selalu dipertahankan. Selama distribusi dan suplai berjalan normal, stok terus mengalami pergerakan, sehingga Pertamina terus menjaga cadangan di atas level minimum. Ini menjadi langkah mitigasi risiko dan bentuk komitmen Pertamina dalam menjaga ketahanan energi," jelas Baron.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan, dengan menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina, berkoordinasi dengan https://www.danantaraindonesia.co.id/.



Sonny H. Sayangbati 

Pertamina Patra Niaga Siagakan 345 Armada Kapal, Jaga Pasokan Energi Aman Selama Ramadan Idulfitri 2026


 


MPN News, Jakarta, 5 Maret 2026 – PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Downstream Pertamina memastikan kesiapan penuh dalam menjaga kelancaran distribusi energi nasional selama periode Satgas Ramadan dan Idulfitri 2026. Sebanyak 345 armada kapal disiagakan untuk mengamankan pasokan energi dari Indonesia Timur hingga Barat, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat dan sektor industri.

Dari total armada tersebut, 266 kapal melayani pengangkutan BBM dan Avtur, 27 kapal mengangkut Crude Oil, 45 unit melayani distribusi LPG, serta 7 unit mendukung pengangkutan Petrochemical dan berperan juga sebagai Floating Storage. Armada ini mendistribusikan berbagai produk strategis seperti Pertalite, Pertamax, Pertadex, B40, Avtur, LPG, minyak mentah, hingga produk petrokimia guna memastikan kebutuhan transportasi, penerbangan, industri, dan rumah tangga tetap terpenuhi selama periode peningkatan konsumsi energi.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo menjelaskan bahwa selama Ramadan dan Idulfitri, upaya untuk menyediakan energia melalui laut ini adalah bagian dari strategi penguatan distribusi energi pada momentum nasional Ramadhan dan Idulfitri.

"Sebagai negara kepulauan, transportasi laut memegang peranan vital dalam rantai pasok energi nasional. Karena itu, kesiapan armada menjadi faktor kunci dalam menjaga stabilitas pasokan di seluruh wilayah Indonesia," ujarnya.

Sementara itu Direktur Armada Logistik PT Pertamina Patra Niaga, Arif Yunianto, menambahkan bahwa operasional pengangkutan melalui laut dilakukan melalui perencanaan pelayaran yang disiplin, pengawasan distribusi secara real time, serta penerapan standar HSSE yang ketat. 

“Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan selama Ramadan dan Idulfitri, kami menyiagakan 345 armada kapal yang beroperasi dari Indonesia Timur hingga Barat. Armada ini menjadi tulang punggung distribusi BBM, LPG, crude oil, dan produk energi lainnya agar pasokan tetap aman dan tepat waktu,” ujar Arif Yunianto.

Selain penguatan jumlah armada, Pertamina Patra Niaga juga menyiapkan langkah mitigasi risiko operasional, termasuk antisipasi dinamika cuaca, pengaturan ulang rute pelayaran apabila diperlukan, serta optimalisasi terminal bongkar muat guna mempercepat suplai tambahan di wilayah dengan kebutuhan tinggi.

Dalam pelaksanaannya, Pertamina Patra Niaga turut memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, antara lain Kementerian Perhubungan, termasuk otoritas pelabuhan, Kepolisian Republik Indonesia, serta instansi terkait lainnya untuk memastikan kelancaran operasional distribusi energi selama periode Satgas Ramadan dan Idulfitri.

Arif menambahkan, kesiapsiagaan tersebut merupakan bagian dari komitmen Subholding Downstream dalam menjaga ketahanan energi nasional.

“Kami memastikan seluruh armada, sistem monitoring, dan dukungan operasional bekerja optimal selama periode Satgas Ramadan dan Idulfitri. Dengan koordinasi yang solid dan pengawasan berkelanjutan, kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalani Ramadan dan Idulfitri dengan tenang,” tutup Arif Yunianto.

Melalui sinergi operasional yang kuat dan kesiapsiagaan menyeluruh, Pertamina Patra Niaga terus menjaga aliran energi negeri tetap andal, aman, dan tepat waktu di seluruh penjuru Nusantara.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan, dengan menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina, berkoordinasi dengan https://www.danantaraindonesia.co.id/.



Sonny H. Sayangbati

Jelang Mudik Lebaran 2026: KSOP Kelas ll Kendari Pastikan Pelayanan Penumpang Kapal Aman dan Terkendali



MPN News, Kendari 05 Februari 2026 – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kendari menggelar rapat koordinasi persiapan angkutan lebaran tahun 2026 M atau 1447 H, yang dihadiri oleh berbagai stakeholder, termasuk dinas perhubungan provinsi Sultra, Dinas Perhubungan Kota Kendari, Lanal Kendari, Polairud, Satpol-pp, Basarnas, serta pemilik kapal dan keagenan.

Kepala KSOP Kelas II Kendari, Capt Rahman mengatakan, bahwa pihaknya berfokus pada keselamatan kapal dan memastikan pelayanan penumpang dengan aman, terkendali, baik, teratur, dan tidak kelebihan penumpang, termasuk uji petik pada kapal penumpang yang akan melayani pelayaran mudik.

“Kami telah melakukan uji petik pada beberapa kapal, namun masih ada beberapa temuan tersebut meliputi masalah keamanan, keselamatan, dan kenyamanan penumpang dan menindaklanjuti temuan-temuan tersebut pada hari Senin, dan jika tidak terpenuhi, maka kami bisa menunda keberangkatan kapal,” ujarnya, Kamis (05/03/2026).

KSOP Kendari juga telah menyiapkan posko angkutan lebaran yang akan dibuka pada tanggal 12 Maret. Posko terpadu akan dibuka di pelabuhan ferry, Bungkutoko, dan pangkalan perahu akan memantau situasi dan kondisi pelabuhan selama masa angkutan lebaran,

Puncak arus mudik atau lonjakan penumpang diprediksi akan terjadi pada tanggal 13 dan 14 Maret, karena pada hari Senin tanggal 16 dan 17 sudah kerja dari rumah atau WFH.

Lebih lanjut ia juga menjelaskan telah menyiapkan strategi untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, termasuk penambahan jadwal kapal dan peningkatan kapasitas pelabuhan untuk mematuhi aturan dan ketentuan yang berlaku selama masa angkutan lebaran.

“Kami berharap masyarakat dapat memahami dan mematuhi aturan-aturan tersebut demi keselamatan dan kenyamanan bersama,” pungkasnya Capt Rahman.Jelang Mudik Lebaran 2026: KSOP Kelas ll Kendari Pastikan Pelayanan Penumpang Kapal Aman dan Terkendali

Kendari – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kendari menggelar rapat koordinasi persiapan angkutan lebaran tahun 2026 M atau 1447 H, yang dihadiri oleh berbagai stakeholder, termasuk dinas perhubungan provinsi Sultra, Dinas Perhubungan Kota Kendari, Lanal Kendari, Polairud, Satpol-pp, Basarnas, serta pemilik kapal dan keagenan.

Kepala KSOP Kelas II Kendari, Capt Rahman mengatakan, bahwa pihaknya berfokus pada keselamatan kapal dan memastikan pelayanan penumpang dengan aman, terkendali, baik, teratur, dan tidak kelebihan penumpang, termasuk uji petik pada kapal penumpang yang akan melayani pelayaran mudik.

“Kami telah melakukan uji petik pada beberapa kapal, namun masih ada beberapa temuan tersebut meliputi masalah keamanan, keselamatan, dan kenyamanan penumpang dan menindaklanjuti temuan-temuan tersebut pada hari Senin, dan jika tidak terpenuhi, maka kami bisa menunda keberangkatan kapal,” ujarnya, Kamis (05/03/2026).

KSOP Kendari juga telah menyiapkan posko angkutan lebaran yang akan dibuka pada tanggal 12 Maret. Posko terpadu akan dibuka di pelabuhan ferry, Bungkutoko, dan pangkalan perahu akan memantau situasi dan kondisi pelabuhan selama masa angkutan lebaran,

Puncak arus mudik atau lonjakan penumpang diprediksi akan terjadi pada tanggal 13 dan 14 Maret, karena pada hari Senin tanggal 16 dan 17 sudah kerja dari rumah atau WFH.

Lebih lanjut ia juga menjelaskan telah menyiapkan strategi untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, termasuk penambahan jadwal kapal dan peningkatan kapasitas pelabuhan untuk mematuhi aturan dan ketentuan yang berlaku selama masa angkutan lebaran.

“Kami berharap masyarakat dapat memahami dan mematuhi aturan-aturan tersebut demi keselamatan dan kenyamanan bersama,” pungkasnya Capt Rahman.



Sonny H. Sayangbati

Ditjen Hubla Inisiasi Pemetaan Kluster Pelabuhan sebagai Langkah Strategis Mitigasi Bencana Alam


 

MPN News, Jakarta 5 Maret 2026 - Indonesia secara geografis dan geologis berada di kawasan ring of fire yang sangat rawan terhadap gempa bumi, tsunami, letusan gunung api, banjir, serta dampak perubahan iklim. Oleh karenanya, peningkatan kualitas sarana dan prasana transportasi laut harus direncanakan dengan mengadopsi mitigasi pengurangan risiko bencana. 

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, saat membuka acara Focus Group Discussion (FGD) Identifikasi/Pemetaan Klaster Pelabuhan dalam rangka Mitigasi Bencana Alam di Jakarta, Kamis (5/3).

Sejumlah peristiwa besar, seperti gempa dan tsunami di Palu pada tahun 2018, memberikan pelajaran berharga bahwa infrastruktur pelabuhan harus dirancang dan dikelola dengan pendekatan ketangguhan bencana.

“Oleh karena itu, identifikasi dan pemetaan klaster pelabuhan bukan hanya sekedar kegiatan administratif atau teknis, tetapi merupakan langkah fundamental khususnya dalam mengklasifikasikan tingkat risiko dan kerentanan pelabuhan terhadap berbagai jenis bencana,” kata Dirjen Masyhud, Kamis (05/03/2026).

Selain itu, pendekatan klaster juga akan memudahkan dalam melakukan perencanaan spasial, standardisasi keamanan, serta pengalokasian anggaran yang lebih tepat sasaran.

Lebih lanjut Dirjen Hubla menegaskan, mitigasi adalah investasi jangka panjang demi keselamatan masyarakat, keberlanjutan ekonomi, dan kedaulatan negara. Mitigasi bencana harus dilakukan secara kolaboratif dan berbasis data sehingga diperlukan sinergi antara kementerian teknis, pemerintah daerah, operator pelabuhan, dunia usaha, hingga komunitas lokal.

“Kita tidak boleh menunggu bencana terjadi untuk kemudian bergerak. Justru kita harus mengambil langkah proaktif dan antisipatif, demi mewujudkan sistem kepelabuhanan nasional yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Direktur Kepelabuhanan, Muhammad Anto Julianto berharap hasil FGD ini dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan nasional dan peta jalan penguatan ketahanan pelabuhan tahun 2026 dan seterusnya. 

“Diharapkan forum ini menghasilkan rekomendasi yang konkret, terukur, dan implementatif, baik dalam bentuk penyusunan regulasi, standar teknis, maupun rencana aksi lintas kementerian/lembaga untuk tahun 2026 dan seterusnya,” ujar Anto.

Ditjen Hubla memastikan bahwa pelabuhan tetap dapat berfungsi sebagai jalur distribusi bantuan kemanusiaan ketika bencana terjadi. 

“Dalam situasi krisis, pelabuhan sering kali menjadi titik masuk utama logistik, alat berat, dan tenaga medis. Dengan demikian ketangguhan pelabuhan menjadi bagian dari ketahanan nasional,” pungkasnya

Turut hadir perwakilan dari Kementerian Perhubungan dan UPT Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, serta menghadirkan narasumber yang berasal dari Kementerian ESDM, BMKG, BNPB, Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, kalangan Akademisi dan Praktisi.Ditjen Hubla Inisiasi Pemetaan Kluster Pelabuhan sebagai Langkah Strategis Mitigasi Bencana Alam

Jakarta - Indonesia secara geografis dan geologis berada di kawasan ring of fire yang sangat rawan terhadap gempa bumi, tsunami, letusan gunung api, banjir, serta dampak perubahan iklim. Oleh karenanya, peningkatan kualitas sarana dan prasana transportasi laut harus direncanakan dengan mengadopsi mitigasi pengurangan risiko bencana. 

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, saat membuka acara Focus Group Discussion (FGD) Identifikasi/Pemetaan Klaster Pelabuhan dalam rangka Mitigasi Bencana Alam di Jakarta, Kamis (5/3).

Sejumlah peristiwa besar, seperti gempa dan tsunami di Palu pada tahun 2018, memberikan pelajaran berharga bahwa infrastruktur pelabuhan harus dirancang dan dikelola dengan pendekatan ketangguhan bencana.

“Oleh karena itu, identifikasi dan pemetaan klaster pelabuhan bukan hanya sekedar kegiatan administratif atau teknis, tetapi merupakan langkah fundamental khususnya dalam mengklasifikasikan tingkat risiko dan kerentanan pelabuhan terhadap berbagai jenis bencana,” kata Dirjen Masyhud, Kamis (05/03/2026).

Selain itu, pendekatan klaster juga akan memudahkan dalam melakukan perencanaan spasial, standardisasi keamanan, serta pengalokasian anggaran yang lebih tepat sasaran.

Lebih lanjut Dirjen Hubla menegaskan, mitigasi adalah investasi jangka panjang demi keselamatan masyarakat, keberlanjutan ekonomi, dan kedaulatan negara. Mitigasi bencana harus dilakukan secara kolaboratif dan berbasis data sehingga diperlukan sinergi antara kementerian teknis, pemerintah daerah, operator pelabuhan, dunia usaha, hingga komunitas lokal.

“Kita tidak boleh menunggu bencana terjadi untuk kemudian bergerak. Justru kita harus mengambil langkah proaktif dan antisipatif, demi mewujudkan sistem kepelabuhanan nasional yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Direktur Kepelabuhanan, Muhammad Anto Julianto berharap hasil FGD ini dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan nasional dan peta jalan penguatan ketahanan pelabuhan tahun 2026 dan seterusnya. 

“Diharapkan forum ini menghasilkan rekomendasi yang konkret, terukur, dan implementatif, baik dalam bentuk penyusunan regulasi, standar teknis, maupun rencana aksi lintas kementerian/lembaga untuk tahun 2026 dan seterusnya,” ujar Anto.

Ditjen Hubla memastikan bahwa pelabuhan tetap dapat berfungsi sebagai jalur distribusi bantuan kemanusiaan ketika bencana terjadi. 

“Dalam situasi krisis, pelabuhan sering kali menjadi titik masuk utama logistik, alat berat, dan tenaga medis. Dengan demikian ketangguhan pelabuhan menjadi bagian dari ketahanan nasional,” pungkasnya

Turut hadir perwakilan dari Kementerian Perhubungan dan UPT Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, serta menghadirkan narasumber yang berasal dari Kementerian ESDM, BMKG, BNPB, Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, kalangan Akademisi dan Praktisi.



Sonny H. Sayangbati

Tingkatkan Pelayanan, KSOP Kelas II Cirebon Kerjasama dengan PT. Langgeng Jaya Maritim

 




MPN News, Cirebon – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Cirebon menjalin kerja sama dengan PT. Langgeng Jaya Maritim dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang pelayanan dokumen identitas pelaut. Penandatanganan kerjasama ini menjadi langkah konkret dalam mendukung penyelenggaraan pemberdayaan pendidikan dan pelatihan kepelautan di wilayah Cirebon dan sekitarnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor KSOP Kelas II Cirebon, Kamis (05/03/2026).

Kepala Kantor KSOP Kelas II Cirebon, Ferry Anggoro Hendianto, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam memperkuat tata kelola pelayanan kepelautan yang profesional, transparan, dan akuntabel.

“Pelayanan dokumen identitas pelaut merupakan aspek krusial dalam menunjang penyelenggaraan pemberdayaan pendidikan dan pelatihan kepelautan. Melalui kerjasama ini, kami ingin memastikan setiap pelaut mendapatkan layanan yang cepat, tepat, dan sesuai regulasi,” ujar Ferry Anggoro Hendianto.

Ruang lingkup kerja sama yang disepakati meliputi pembinaan sumber daya manusia, penerbitan, perpanjangan, serta pergantian Buku Pelaut bagi pelaut kapal niaga. Selain itu, kerja sama ini juga mencakup bidang lain yang berkaitan dengan pemenuhan kelengkapan dokumen identitas pelaut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Menurut Ferry, peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu fokus utama dalam pelaksanaan kerja sama ini.

“Kami tidak hanya berorientasi pada aspek administratif, tetapi juga pada pembinaan sumber daya manusia. SDM kepelautan yang kompeten dan terdokumentasi dengan baik akan berdampak langsung pada keselamatan dan profesionalisme di sektor pelayaran,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa sinergi dengan mitra strategis merupakan langkah penting dalam menghadapi tantangan pelayanan di era digital dan peningkatan mobilitas pelaut.

“Kerja sama ini diharapkan mampu mempercepat proses penerbitan, perpanjangan, dan penggantian Buku Pelaut, khususnya bagi pelaut kapal niaga, sehingga mereka dapat bekerja dengan kepastian hukum dan administrasi yang terpenuhi,” tambah Ferry.

Atas terlaksananya penandatanganan kerja sama tersebut, Ferry menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.

“Kami menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama ini. Semoga kolaborasi antara KSOP Kelas II Cirebon dan PT. Langgeng Jaya Maritim dapat memberikan manfaat nyata bagi para pelaut serta mendukung kemajuan sektor maritim di wilayah Cirebon,” tutupnya.

Dengan adanya kerja sama ini, KSOP Kelas II Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam bidang kepelautan, sebagai bagian dari upaya mendukung keselamatan pelayaran dan penguatan sektor maritim nasional.



Sonny H. Sayangbati

Rabu, 04 Maret 2026

Pelindo pastikan kelancaran kegiatan operasional Terminal Teluk Lamong


 


MPN News, Surabaya 4 Maret 2026 -Direksi PT Pelabuhan Indonesia (Persero) meninjau PT Terminal Teluk Lamong di Surabaya, Jawa Timur, untuk memastikan kelancaran operasional terminal sekaligus mengidentifikasi peluang optimalisasi layanan dan pengembangan bisnis kepelabuhanan.

“Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya memastikan optimalisasi pemanfaatan aset perusahaan sekaligus memperkuat kinerja operasional terminal agar semakin kompetitif dan berkelanjutan,” Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Achmad Muchtasyar di Surabaya, Jawa Timur, Rabu.

Dalam kunjungan tersebut, Achmad didampingi oleh Direktur Pengembangan Usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Prasetyo, Executive Director 3 PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Daru Wicaksono J, serta jajaran senior leader Pelindo Group.

Rombongan meninjau fasilitas Integrated Planning and Control Room yang merupakan pusat perencanaan dan pengendalian aktivitas terminal berbasis sistem digital dan real-time guna memastikan efektivitas dan efisiensi operasional.

Dalam kegiatan peninjauan itu turut berlangsung diskusi membahas potensi pengembangan bisnis ke depan serta isu-isu strategis yang dihadapi PT Terminal Teluk Lamong dalam mendukung pertumbuhan dan daya saing perusahaan.

Achmad mengatakan kunjungan ini juga menjadi bagian dari upaya meninjau pemanfaatan aset secara optimal, termasuk potensi optimalisasi aset terminal LNG yang berada di kawasan Terminal Teluk Lamong.

Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong David P. Sirait menilai kunjungan Direksi PT Pelindo merupakan bentuk komitmen dalam memastikan keselarasan strategi bisnis dan operasional sekaligus memperkuat tata kelola perusahaan yang baik di lingkungan Pelindo Group.

Berdasarkan data, arus peti kemas sepanjang 2025 mencapai 2.827.256 twenty-foot equivalent units (TEUs) atau naik enam persen dari tahun sebelumnya yang sebanyak 2.673.125 TEUs.

Sementara untuk tahun ini, pihaknya menargetkan arus petikemas sebesar 3.048.275 TEUs atau tumbuh 7,8 persen dibandingkan 2025 yang sebanyak 2.827.256 TEUs.

“Evaluasi dan arahan yang diberikan menjadi bagian penting dalam upaya optimalisasi dan akselerasi pertumbuhan bisnis perusahaan,” kata David.


Sumber : Berita dan Foto KBN Antara/Disadur Redaksi MPN News

Program UMiMAX Angkat Mereka yang Pernah Jatuh, Kini Jadi Penopang Harapan


 


MPN News, Jakarta, 4 Maret 2026 — Menjelang senja di Masjid Cut Meutia, Jakarta, deretan gelas kopi dan matcha tersusun rapi di atas meja. Kumandang azan yang menghantar iftar, makin istimewa dengan aroma minuman segar. Di balik meja sederhana itu, bukan barista profesional yang melayani, melainkan para pelaku usaha ultra mikro. Mereka yang pernah kehilangan pekerjaan, pernah berada di titik terendah, dan kini memilih bangkit bersama UMiMAX Pertamina.

Ahmad Gojali (38) masih mengingat jelas hari ketika ia terkena PHK sebagai tenaga penjual. Setelah itu, ia mencoba bertahan dengan menjadi tukang parkir. Penghasilannya sekitar 1,5 juta rupiah per bulan, hanya cukup untuk makan seadanya. Namun jauh dari cukup untuk menata masa depan dua anaknya.

“Hidup rasanya seperti jalan di tempat. Mau usaha tidak punya modal, mau kerja tetap belum dapat, bingung harus gimana” katanya pelan.

Kesempatan itu datang ketika ia mengenal program Ultra Mikro Pertamina Aksi (UMiMAX). Program UMiMAX Pertamina memberikan bantuan peralatan usaha dan pembinaan berkala, yang ditargetkan kepada korban PHK serta masyarakat ekonomi lemah untuk memulai usaha ultra mikro.

Dari bantuan dan pendampingan yang diterima, Ahmad memulai usaha kopi keliling. Perlahan, pelanggan mulai mengenalnya. Kini penghasilannya meningkat menjadi sekitar Rp3 juta per bulan. Ia dapat membayar kontrakan rumah dan memenuhi kebutuhan keluarga dengan lebih tenang.

“Alhamdulillah, yang berubah bukan cuma pendapatan, tapi rasa percaya diri saya yang mulai bangkit untuk terus melanjutkan hidup,” ujarnya.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron mengatakan, program UMiMAX yang diluncurkan di akhir 2025 itu telah memberikan dukungan kepada 168 penerima manfaat. “Program ini diluncurkan untuk ikut mendukung target pengentasan kemiskinan dari Pemerintah,” ujar Baron. 

Baron melanjutkan, total dana hibah yang tersalurkan mencapai lebih dari Rp1,17 miliar. Para pelaku usaha UMiMAX kini memiliki total perputaran omzet lebih dari 1,15 miliar rupiah dan total laba melampaui 416 juta rupiah. Rata-rata margin laba mingguan mitra UMiMAX tercatat 36,68 persen.

Khusus di bulan Ramadan, melalui dukungan Pertamina, para mitra UMiMAX memproduksi dan membagikan total lebih dari 15.000 gelas kopi dan matcha gratis sebagai takjil gratis bagi jamaah di Masjid Cut Meutia. Bagi para mitra, momen ini terasa berbeda. Usaha yang dulu lahir dari keterdesakan ekonomi kini menjadi sarana berbagi. Mereka tetap menjalankan roda usaha dengan dukungan program, tetap memperoleh penguatan ekonomi, namun di saat yang sama bisa membantu ribuan orang berbuka puasa.

“Kami pernah di posisi butuh dibantu. Sekarang rasanya luar biasa bisa ikut berbagi,” kata salah satu mitra UMiMAX.

Komunitas "UMiMAX Heroes" menunjukkan bahwa dengan akses dan pendampingan, kesempatan kedua bisa terwujud, membuktikan mereka memilih untuk tidak menyerah. Pertamina menegaskan UMiMAX sebagai ekosistem pemberdayaan ultra mikro berkelanjutan, bukan sekadar bantuan modal, tetapi upaya mengembalikan kemandirian ekonomi dan kepercayaan diri masyarakat rentan.

Di balik setiap gerobak yang kembali beroperasi, ada keluarga yang kembali memiliki harapan. Dan di setiap cangkir kopi yang dibagikan saat senja Ramadan, terselip kisah tentang perjuangan, solidaritas, dan keberkahan yang tumbuh bersama.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan, dengan menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina, berkoordinasi dengan https://www.danantaraindonesia.co.id/.



Sonny H. Sayangbati



Selasa, 03 Maret 2026

Hadiri Rakor Lintas Sektoral, Dirut Pertamina Pastikan Mudik Idulfitri 1447 H Nyaman dengan Pasokan Energi Aman


 


MPN News, Jakarta, 3 Maret 2026 – PT Pertamina (Persero) menyatakan kesiapan penuh untuk mengawal perjalanan masyarakat Indonesia dalam menyambut hari raya Idulfitri 1447 H. Komitmen ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Perayaan Idulfitri 1447 H di Auditorium Mutiara STIK-PTIK Jakarta (2/3), yang dihadiri oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, dan lembaga terkait. 

Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menyampaikan bahwa melalui Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI) 2026, Pertamina akan memastikan setiap pemudik mendapatkan akses energi dengan mudah dan nyaman selama di perjalanan maupun di kampung halaman.

“Fokus utama kami adalah memberikan ketenangan bagi masyarakat. Seluruh fasilitas operasional Pertamina akan bekerja 24 jam untuk menjamin ketersediaan BBM, LPG, dan Avtur tetap terjaga di tengah lonjakan mobilitas,” ujar Simon.

Berbasis data historis dan koordinasi lintas fungsi yang telah dilakukan, Pertamina memproyeksikan kenaikan konsumsi Gasoline sebesar 12 persen, LPG sebesar 4 persen, dan Avtur sebesar 2,8 persen selama periode ini, sementara gasoil diperkirakan menurun seiring berkurangnya aktivitas logistik berat. Untuk mengimbangi tren tersebut, Pertamina telah memperkuat ketahanan stok BBM nasional di level rata-rata 21 hingga 23 hari per 1 Maret 2026.

Untuk meningkatkan kenyamanan pemudik, Simon merinci empat pilar layanan utama yang disiapkan secara khusus oleh Pertamina. Pertama, layanan energi melalui penguatan ketersediaan stok BBM, LPG, dan avtur di seluruh titik pasok dengan monitoring kualitas dan kuantitas berkala. Kedua, layanan wilayah atensi dengan fokus pada jalur tol, rest area, bandara, pelabuhan, dan kawasan wisata yang mengalami lonjakan mobilitas. 

Ketiga, berbagai aktivitas Ramadan dan program promosi melalui layanan digital MyPertamina. Keempat, layanan tambahan berupa Serambi MyPertamina sebagai fasilitas istirahat bagi pemudik di berbagai titik strategis yang dilengkapi fasilitas pendukung seperti motoris BBM dan LPG serta layanan darurat.

“Kami menyiagakan 2.074 SPBU yang beroperasi 24 jam di jalur utama dan area dengan kepadatan kendaraan tinggi, 6.300 agen LPG, serta sebanyak 200 unit mobil tangki disiagakan sebagai suplai cadangan. Untuk daerah yang tidak terdapat SPBU permanen dan kawasan wisata, kami menyiapkan 64 titik Kios Pertamina Siaga dan layanan modular agar masyarakat tidak perlu khawatir kehabisan bahan bakar di tengah perjalanan,” tambah Simon.

Selain fokus pada penguatan suplai di koridor Sumatra-Jawa, jalur Trans Jawa, serta konektivitas Kalimantan-Sulawesi. Pertamina juga memberikan perhatian khusus pada wilayah rawan bencana dengan menyiapkan buffer stock (stok penyangga). Sementara remote area dan kepulauan mendapat pengiriman lebih awal dan melakukan monitoring secara intensif.

“Seluruh langkah ini adalah bentuk pengabdian kami agar masyarakat dapat menjalankan tradisi mudik dan merayakan kemenangan Idulfitri bersama keluarga dengan tenang, aman, dan penuh sukacita,” tutup Simon.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan, dengan menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina, berkoordinasi dengan https://www.danantaraindonesia.co.id/.



Sonny H. Sayangbati 


Senin, 02 Maret 2026

Pertamina Buka Mudik Gratis dan Arus Balik 2026, Lebih dari 15 Kota, Catat Tanggal Pendaftarannya


 


MPN News, Jakarta, 2 Maret 2026 – PT Pertamina (Persero) kembali menghadirkan program Mudik Bareng Pertamina 2026 sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H. 

Program mudik gratis ini dilengkapi fasilitas arus balik dan akan memberangkatkan pemudik ke lebih dari 15 kota tujuan di Pulau Jawa.

Pendaftaran program Mudik Bareng Pertamina 2026 dibuka mulai Selasa, 3 Maret 2026 pukul 10.00 WIB melalui laman resmi www.mudikpertamina2026.com. 

Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengatakan, program mudik bareng Pertamina ini bagian dari energi untuk masyarakat dengan memberikan kemudahan mudik gratis secara aman dan nyaman.

“Melalui program Mudik Bareng Pertamina 2026, kami ingin menghadirkan energi kebaikan bagi masyarakat yang ingin merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman. Ini adalah bagian dari komitmen Pertamina untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat untuk mendukung kelancaran dan keamanan perjalanan mudik,” ujar Baron.

Baron memerinci lebih lanjut, keberangkatan mudik dijadwalkan pada Minggu, 15 Maret 2026 dari Plaza Keong Mas, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. 

Adapun kota tujuan antara lain Tasikmalaya, Garut, Cirebon, Purwokerto/Banyumas, Kebumen, Wonosobo/Purworejo, Brebes/Tegal, Pemalang, Cilacap, Pekalongan/Kendal/Semarang, Yogyakarta, Surakarta/Wonogiri, Surabaya, Malang, Ngawi, Madiun, hingga Banyuwangi.

Selain fasilitas mudik, Pertamina juga menyediakan layanan arus balik yang dipusatkan di 4 kota yakni Cirebon, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya pada Sabtu, 28 Maret 2026, dengan tujuan akhir Pool Damri Cawang, Jakarta.

Baron menambahkan, aspek keselamatan dan kenyamanan menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan program mudik bareng Pertamina 2026.

“Kami memastikan seluruh armada yang digunakan memenuhi standar keselamatan dan kelayakan operasional,” terang Baron. 

Pertamina mengimbau masyarakat untuk melakukan pendaftaran hanya melalui kanal resmi dan mewaspadai potensi penipuan. Informasi resmi program hanya disampaikan melalui akun Instagram @pertamina, website resmi pendaftaran, serta hotline 0815-4006-0135 dan 0811-1380-3353.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan, dengan menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina, berkoordinasi dengan https://www.danantaraindonesia.co.id/.



Sonny H. Sayangbati


Space Iklan Bawah Halaman 1


Space Iklan Bawah Halaman 4