Dengan adanya dermaga eksekutif I dan II, waktu keberangkatan kapal pada pelayanan dermaga eksekutif yang sebelumnya setiap satu jam sekali, sekarang menjadi 30 menit sekali.MPN News, Bandarlampung - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Lampung menyatakan operasional dua dermaga eksekutif di Pelabuhan Bakauheni yang melayani penyeberangan lintas Jawa-Sumatera dapat mendukung kelancaran Angkutan Lebaran 2026.
"Persiapan sarana dan prasarana dermaga serta penyeberangan Merak-Bakauheni terus dilaksanakan menjelang Angkutan Lebaran 2026. Operasional dua dermaga yang melayani kapal ekspres sudah dilakukan sejak Desember 2025 kemarin," ujar Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Bambang Sumbogo di Bandarlampung, Sabtu.
Ia mengatakan total dermaga yang ada di Pelabuhan Bakauheni dan melayani lintas Merak-Bakauheni ada sebanyak tujuh dermaga yakni dua dermaga eksekutif serta lima dermaga reguler.
"Dengan adanya dermaga eksekutif I dan II, waktu keberangkatan kapal pada pelayanan dermaga eksekutif yang sebelumnya setiap satu jam sekali, sekarang menjadi 30 menit sekali. Ini bisa membantu memperlancar pelaksanaan Angkutan Lebaran 2026 nanti," katanya.
Ia juga memaparkan total armada kapal yang tersedia mencapai 75 unit, dengan rincian di Pelabuhan Bakauheni-Merak 64 kapal, di Pelabuhan Ciwandan terdapat empat kapal dan Bandar Bakau Jaya (BBJ) ada enam kapal.
"Adapun armada kapal yang disiagakan ada 11 kapal. Lalu ada lima kapal baru dari total 66 kapal," ucap dia.
Kemudian layanan baru di dermaga eksekutif II ada sembilan kapal yang siap melayani, dermaga eksekutif I ada enam kapal, dan dermaga reguler ada 51 kapal, yang seluruhnya operasional untuk meningkatkan frekuensi penyeberangan.
"Terdapat pula dua kolam dermaga baru pada Pelabuhan PT Sumur Makmur Abadi, sehingga dapat menambah produksi. Dan untuk kapasitas parkir pelabuhan mencapai 5.738 unit kendaraan kecil atau 326 unit kendaraan roda empat, sehingga angkutan penyeberangan telah siap karena ada penambahan frekuensi penyeberangan dan produksi yang meningkat," tambahnya.
Sumber : Disadur dari artikel dan foto KBN Antara / Redaksi MPN News
MPN News, Bandarlampung - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Lampung menyatakan operasional dua dermaga eksekutif di Pelabuhan Bakauheni yang melayani penyeberangan lintas Jawa-Sumatera dapat mendukung kelancaran Angkutan Lebaran 2026.
"Persiapan sarana dan prasarana dermaga serta penyeberangan Merak-Bakauheni terus dilaksanakan menjelang Angkutan Lebaran 2026. Operasional dua dermaga yang melayani kapal ekspres sudah dilakukan sejak Desember 2025 kemarin," ujar Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Bambang Sumbogo di Bandarlampung, Sabtu.
Ia mengatakan total dermaga yang ada di Pelabuhan Bakauheni dan melayani lintas Merak-Bakauheni ada sebanyak tujuh dermaga yakni dua dermaga eksekutif serta lima dermaga reguler.
"Dengan adanya dermaga eksekutif I dan II, waktu keberangkatan kapal pada pelayanan dermaga eksekutif yang sebelumnya setiap satu jam sekali, sekarang menjadi 30 menit sekali. Ini bisa membantu memperlancar pelaksanaan Angkutan Lebaran 2026 nanti," katanya.
Ia juga memaparkan total armada kapal yang tersedia mencapai 75 unit, dengan rincian di Pelabuhan Bakauheni-Merak 64 kapal, di Pelabuhan Ciwandan terdapat empat kapal dan Bandar Bakau Jaya (BBJ) ada enam kapal.
"Adapun armada kapal yang disiagakan ada 11 kapal. Lalu ada lima kapal baru dari total 66 kapal," ucap dia.
Kemudian layanan baru di dermaga eksekutif II ada sembilan kapal yang siap melayani, dermaga eksekutif I ada enam kapal, dan dermaga reguler ada 51 kapal, yang seluruhnya operasional untuk meningkatkan frekuensi penyeberangan.
"Terdapat pula dua kolam dermaga baru pada Pelabuhan PT Sumur Makmur Abadi, sehingga dapat menambah produksi. Dan untuk kapasitas parkir pelabuhan mencapai 5.738 unit kendaraan kecil atau 326 unit kendaraan roda empat, sehingga angkutan penyeberangan telah siap karena ada penambahan frekuensi penyeberangan dan produksi yang meningkat," tambahnya.
Sumber : Disadur dari artikel dan foto KBN Antara / Redaksi MPN News



0 comments:
Posting Komentar