MPN News, Bau-bau, 14 Januari 2026 --- Cuaca ekstrem masih melanda perairan Sulawesi dalam sepekan terakhir. Kondisi ini menjadi latar pelayaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Nuku yang melayani lintasan Kendari–Konawe Kepulauan pada Minggu (11/1/2026). Di tengah hujan lebat disertai angin kencang, kapal feri tersebut tetap berhasil tiba dengan selamat di Pelabuhan Langara, Pulau Wawoni, sekitar pukul 22.00 Wita, dengan seluruh penumpang dalam kondisi aman.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kendari, Capt. Raman, memastikan situasi pelayaran tetap terkendali. Menurutnya, kesiapan teknis kapal dan fungsi mesin yang normal menjadi faktor utama keselamatan. “Penumpang selamat seluruhnya. Rasa kaget pasti ada, namun kapal tetap stabil dan prosedur keselamatan dijalankan,” ujarnya.
Sebelumnya, beredar rekaman video yang memperlihatkan kepanikan penumpang saat KMP Nuku menghadapi hujan deras, gelombang tinggi, dan angin kencang. Dalam rekaman tersebut, penumpang tampak mengenakan jaket pelampung berwarna oranye. Peristiwa ini menjadi gambaran nyata risiko pelayaran di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berlangsung.
Selain KMP Nuku, dampak cuaca buruk juga dialami KM Kendhaga Nusantara 4, kapal kargo yang dioperasikan ASDP, yang saat kejadian berada dalam kondisi anchor atau tidak beroperasi. Kapal tersebut dilaporkan larat akibat angin kencang dan ombak tinggi pada Senin (12/1) sekitar pukul 05.30 Wita di Makassar Anchorage Area. Berdasarkan berita acara internal, kondisi cuaca saat kejadian ditandai hujan deras dengan kecepatan angin barat mencapai 47 knot, yang mengakibatkan kapal mengalami kandas
ASDP segera melakukan langkah penanganan sesuai prosedur. Proses penarikan KM Kendhaga Nusantara 4 yang
melayani rute kargo Makassar–Ereke–Raha–Sikeli–Makassar telah selesai dan berjalan dengan baik. Kapal berhasil lepas dari kondisi kandas dan saat ini telah berlabuh dengan aman di area rede Anchorage. Seluruh tahapan penanganan berlangsung sesuai rencana tanpa kendala lanjutan.
Tingkatkan Kewaspadaan
Menanggapi rangkaian kejadian tersebut, ASDP menegaskan komitmen perusahaan dengan memperketat aspek keselamatan dalam setiap operasional penyeberangan, baik angkutan penumpang maupun logistik. Manajemen mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak memaksakan diri melakukan perjalanan laut di tengah kondisi cuaca ekstrem.
Imbauan ini sejalan dengan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan cuaca ekstrem di wilayah Sulawesi masih berpotensi berlanjut hingga pertengahan Januari 2026. Sejak pekan lalu, BMKG mencatat peningkatan intensitas hujan akibat dinamika atmosfer, antara lain La Niña lemah, aktivitas Madden–Julian Oscillation (MJO), anomali Outgoing Longwave Radiation (OLR) negatif, serta perambatan gelombang ekuator, yang berpotensi memicu hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa prakiraan BMKG menjadi dasar utama manajemen dalam mengambil kebijakan operasional penyeberangan. “Berdasarkan forecast BMKG, kondisi cuaca ekstrem di wilayah Sulawesi masih berpotensi berlanjut. Karena itu, ASDP menegaskan komitmen untuk mengutamakan keselamatan sebagai prioritas utama. Kami mengimbau masyarakat agar mengatur waktu perjalanan dengan sebaik-baiknya, mempersiapkan perjalanan secara optimal, serta tidak memaksakan diri untuk menyeberang apabila kondisi cuaca tidak aman. Keselamatan penumpang, awak kapal, dan pengguna jasa harus menjadi perhatian bersama,” ujar Heru.
ASDP secara konsisten melakukan pemantauan cuaca, pengecekan kesiapan kapal, serta koordinasi dengan KSOP, BPTD, BMKG, dan unsur TNI/POLRI sebelum setiap keberangkatan. Penyesuaian jadwal hingga penundaan operasional akan dilakukan apabila kondisi dinilai berisiko, sebagai bagian dari komitmen perusahaan mengutamakan keselamatan penumpang, awak kapal, dan pengguna jasa.
Dengan cuaca ekstrem yang masih berlangsung, ASDP mengajak masyarakat menjadikan informasi cuaca sebagai rujukan utama dalam merencanakan perjalanan. Untuk memperoleh informasi terkini mengenai jadwal kapal dan kondisi operasional pelabuhan, pengguna jasa dapat menghubungi Contact Center ASDP di 021-191, mengakses www.ferizy.com, mengikuti akun Instagram @asdp191, atau menghubungi layanan pelanggan melalui WhatsApp 0811-1021-191.
(Sonny H. Sayangbati / Corcom ASDP).



0 comments:
Posting Komentar