MPN News, Jakarta, 29 Mei 2026 – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) terus memperkuat kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi dalam mendukung transformasi bisnis perusahaan melalui berbagai program pengembangan talenta, peningkatan kompetensi, penguatan budaya kerja, hingga implementasi integritas di lingkungan perusahaan.
Inisiatif ini sejalan dengan arah pembangunan nasional sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 yang menempatkan penguatan kualitas sumber daya manusia sebagai salah satu prioritas strategis menuju Indonesia Emas 2045. Di tengah dinamika industri yang terus berkembang, perusahaan memandang talenta yang unggul, adaptif, profesional, dan berdaya saing sebagai fondasi penting dalam mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Sepanjang triwulan pertama 2026, PT Pelindo Sinergi Lokaseva terus memperkuat program pengembangan sumber daya manusia melalui pelaksanaan asesmen kompetensi internal bagi pekerja level BoD-4 (Pratama A/B) dan BoD-5 (Pelaksana) di lingkungan Pelindo Group tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan talenta yang kompeten dan berdaya saing.
Selain itu, perusahaan juga telah menyusun learning and development calendar 2026 sebagai panduan pengembangan kompetensi pekerja secara terarah dan berkelanjutan. Sebagai bagian dari peningkatan kapabilitas profesional, PT Pelindo Sinergi Lokaseva turut melaksanakan pelatihan dan sertifikasi Qualified Internal Auditor (QIA) Tingkat Dasar yang diikuti oleh para pekerja pada awal Maret 2026.
Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko, Herman Susilo, mengatakan bahwa penguatan kualitas SDM merupakan salah satu fokus penting perusahaan dalam memastikan kesiapan organisasi menghadapi dinamika industri maritim dan logistik nasional yang terus berkembang.
"Transformasi bisnis hanya dapat berjalan optimal apabila didukung oleh sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan memiliki semangat untuk terus berkembang. Karena itu, perusahaan terus berupaya menghadirkan berbagai program pengembangan kompetensi yang terstruktur agar insan perusahaan mampu menjawab kebutuhan bisnis saat ini maupun di masa depan," ujarnya.
Perkuat Budaya Adaptif dan Integritas Perusahaan
Tak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi teknis, PT Pelindo Sinergi Lokaseva juga terus memperkuat budaya kerja yang adaptif melalui pelaksanaan program Sharing Session serta implementasi program Change Catalyst 2026 melalui sistem Culture Management System (CMS). Program tersebut diharapkan mampu mendorong terciptanya budaya kerja yang lebih kolaboratif, adaptif, dan inovatif di seluruh lini perusahaan.
Sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan kerja yang profesional, transparan, dan berintegritas, PT Pelindo Sinergi Lokaseva juga telah menyelesaikan penandatanganan Pakta Integritas 2026 oleh seluruh pekerja sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari fraud maupun benturan kepentingan. Komitmen tersebut turut diperkuat melalui berbagai kegiatan sosialisasi secara berkala guna meningkatkan awareness pekerja terhadap pentingnya penerapan budaya integritas, pencegahan pelanggaran, serta kepatuhan terhadap prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
Komitmen tersebut diperkuat melalui penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) SNI ISO 37001:2016, pembentukan Fungsi Kepatuhan Anti Penyuapan (FKAP), serta sosialisasi berkelanjutan terkait kebijakan No Bribery, No Kickback, No Gift, dan No Luxurious Hospitality kepada seluruh pekerja, anak perusahaan, hingga perusahaan afiliasi. Untuk memastikan implementasi berjalan efektif, perusahaan juga secara rutin melaksanakan audit berkala dengan melibatkan lembaga sertifikasi independen berstandar internasional.
Herman menambahkan, perusahaan percaya bahwa talenta yang unggul harus berjalan beriringan dengan integritas yang kuat agar mampu menciptakan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
"Kami ingin membangun ekosistem kerja yang tidak hanya berorientasi pada kinerja, tetapi juga menjunjung tinggi profesionalisme, transparansi, dan tata kelola perusahaan yang baik. Dengan SDM yang kompeten dan berintegritas, SPSL optimistis dapat terus memberikan kontribusi terbaik bagi penguatan ekosistem logistik nasional," tutupnya.
Sonny H. Sayangbati



0 comments:
Posting Komentar