Perkuat Keselamatan Navigasi, Kemenhub Tingkatkan Kompetensi Pengujian dan Penimbalan Kompas - Media PELABUHAN Nusantara (MPN News)

Breaking

Home Top Ad


 

 

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Jumat, 11 September 2026

Perkuat Keselamatan Navigasi, Kemenhub Tingkatkan Kompetensi Pengujian dan Penimbalan Kompas



MPN NEWS, JAKARTA (11/9) – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang keselamatan pelayaran melalui Bimbingan Teknis ujma Pengujian Penimbalan Kompas (_Compass Adjuster_) Tahun Anggaran 2026.

Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Samsuddin, mengatakan keselamatan navigasi merupakan aspek fundamental dalam pelayaran, termasuk memastikan ketepatan informasi arah dan haluan kapal bagi nakhoda dan perwira kapal.

“Keandalan peralatan navigasi, termasuk pedoman magnet atau magnetic compass, harus senantiasa dijaga dan dipastikan dapat berfungsi dengan baik. Karena itu, kompetensi personel yang melakukan penimbalan pedoman menjadi bagian penting dalam mendukung keselamatan navigasi kapal,” ujar Samsuddin.

Samsuddin menjelaskan, pedoman magnet dapat dipengaruhi faktor kemagnetan kapal, medan magnet bumi, perubahan konstruksi atau perlengkapan kapal, lokasi dan arah haluan kapal serta kondisi lingkungan yang dapat menimbulkan compass error sehingga perlu dikoreksi secara tepat.

“Kesalahan penimbalan atau penentuan compass error dapat menyebabkan ketidaktepatan informasi arah dan meningkatkan risiko kesalahan navigasi. Karena itu, penimbalan pedoman harus dilakukan secara profesional, cermat, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Samsuddin menekankan pentingnya keseragaman metode dan standar penimbalan pedoman di seluruh Indonesia agar hasilnya andal serta mendukung navigasi kapal yang akurat dan aman.

Melalui bimbingan teknis ini, peserta dibekali pengetahuan mengenai prinsip kerja pedoman magnet, sumber kesalahan pedoman, metode penimbalan, serta tata cara pengujian dan verifikasi hasil penimbalan. Materi tersebut disampaikan oleh narasumber dari KSOP Kelas I Tanjung Emas dan AMSAT International.

Selain pembekalan materi, peserta mengikuti praktik lapangan di Pelabuhan Tanjung Priok untuk mempelajari langsung pengujian dan penimbalan kompas magnetik guna memperkecil deviasi serta memastikan arah navigasi kapal lebih akurat dan aman.

Selain itu, Advisor dan Tenaga Ahli Ilmu Kepelautan dan Pelayaran AMSAT International, Capt. Hari Purwadi, menjelaskan bahwa praktik lapangan memberikan kesempatan kepada peserta untuk menerapkan secara langsung pengetahuan dan metode penimbalan kompas yang telah dipelajari.

“Melalui praktik lapangan, peserta dapat memahami secara langsung bagaimana mengidentifikasi deviasi, melakukan penimbalan, serta memastikan hasil penimbalan kompas dapat mendukung ketepatan informasi arah kapal. Kompetensi ini penting untuk mendukung keselamatan navigasi,” ujar Capt. Hari. (SHS/MPN)



SHS

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


Space Iklan Bawah Halaman 4

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here